Makassar Kota Anging Mammiri

Secara geografis, Kota Makassar terletak di pesisisr pantai barat bagian selatan sulawesi selatan, pada koordinat antara 119° 18’ 27,97” sampai 119° 32´31,03” bujur timur dan 5° 30´18” - 5° 14’ 49” lintang selatan. Ketinggian kota ini bervariasi antara 0-25 meter dari permukaan laut, suhu udara antara 20°c - 32°c, memiliki garis pantai sepanjang 32 km dan areal seluas 175,77 kilometer persegi, serta terdiri dari 14 kecamatan dan 143 kelurahan.

Dua sungai besar mengapit kota ini, yaitu : sungai tallo yang bermuara di sebelah utara kota dan Sungai Jeneberang bermuara pada bagian selatan kota. Kota ini berbatasan langsung dengan Kabupaten Maros di sebelah utara dan timur, berbatasan dengan Kabupaten Gowa disebelah selatan dan berbatasan dengan Kabupaten Pangkajene Kepulauan di bagian barat dan utara, pada perairan Selat Makassar.

Topografi wilayah pada umumnya berupa dataran rendah dan daerah pantai. Dataran rendah merupakan wilayah yang paling dominan di daerah ini, sehingga pada musim penghujan.

Selain memiliki wilayah daratan, Kota Makassar juga memiliki wilayah kepulauan  yang dapat dilihat sepanjang garis pantai Kota Makassar. Pulau ini merupakan gugusan pulau-pulau karang sebanyak 12 pulau, bagian dari gugusan pulau-pulau sangkarang, atau disebut juga pulau-pulau pabbiring, atau lebih dikenal dengan nama Kepulauan Spermonde. Pulau-pulau tersebut adalah Pulau Lanjukang (terjauh), Pulau Langkai, Pulau Lumu-Lumu, Pulau Bonetambung, Pulau Kodingareng Lompo, Pulau Barrang Lompo, Pulau Barrang Caddi, Pulau Kodingareng Keke, Pulau Samalona, Pulau Lae-Lae, Pulau Lae-Lae Kecil (gusung) dan Pulau Kayangan (terdekat).


Pola iklim di Kota Makassar dipengaruhi oleh dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Musim hujan berlangsung dari bulan Nopember – April, sedangkan musim kemarau, dimulai bulai Mei – Oktober, temperatur udara rata-rata periode 1996 – 2000 adalah 26,50°c, kelembapan udara 89,20% dengan persentase penyinaran matahari maksimum sebesar 89,0% terjadi pada bulan Agustus, minimum sebasar 15% yang terjadi pada bulan Desember. Berdasarkan pencacatan stasiun meteorologi maritim Paotere, secara rata-rata kelembapan udara sekitar 77,90%, curah hujan 2729 mm, hari hujan 144 hari, temperatur udara sekitar 26,5° - 29,8°c, dan rata-rata kecepatan angin 4 knot.

Penduduk Kota Makassar pada tahun 2005 tercatat sebanyak 1.173.107 Jiwa, terdiri dari laki-laki 578.416 Jiwa dan perempuan 594.691 Jiwa dan Tingkat Kepadatan Penduduk 6.525 Jiwa/km2. Namun pada siang hari, penduduknya dapat mencapai lebih dari 1,6 juta jiwa, dimana sebagian dari mereka bekerja dan berusaha di Makassar, dan bermukim di kabupaten sekitarnya, seperti Kabupaten Maros dan Kabupaten Gowa. Masyarakat kota Makassar terdiri dari beberapa Etnis Bugis, Etnis Makassar, Etnis Mandar, Etnis Toraja, Etnis Cina, dll.

Copyright © 2014-2016 Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Makassar | Pemerintah Kota Makassar