Pemkot Makassar Pastikan Pelataran Bahari Toraja-Mandar Rampung Tahun Ini

11 Maret 2014

admin

photo

Makassar,- Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memastikan pembangunan pelataran bahari Toraja-Mandar Pantai Losari rampung tahun ini yang kini tersisa satu setengah bulan lagi Pelataran Toraja Mandar Losari bakal menyusul land mark Bugis-Makassar dan City of Makassar Losari yang lebih dulu rampung. Konsep pelataran Toraja-Mandar pun berbeda, mengutamakan desain green space (ruang hijau).

"Insya Allah selesai akhir tahun, pelataran Toraja Mandar ini kita hijaukan areal publik space-nya. Ini akan didukung BLH tanam bakau Tallo dan Biringkanaya," kata Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkot Makassar Syahrir Sappaile, kemarin.

Rencana penyelesaian pelataran tersebut sekaligus merempungkan penataan Losari yang mulai dikerjakan sejak tahun 2006.
Konsep pelaksanaan Anjungan Pantai Losari memakai ruang baru hasil reklamasi seluas 11 hektar, dengan volume timbunan 600.000 meter kubik.

Wali Kota Makassar terpilih (2014-2019) Mohammad Ramdhan Pomanto sebagai arstekturnya. Danny Pomanto sekaligus penasihat tata ruang Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. Awalnya proyek revitalisasi Losari ini dijadwalkan rampung pada akhir 2008, namun molor lantaran adanya pemangkasan anggaran dari Departemen Pekerjaan Umum. Tahun 2008 sedikitnya Rp 3,1 miliar alokasi anggaran telah disiapkan untuk pembangunan talud, pemasangan geo tekstil, persiapan pembersihan dan penimbunan untuk menyelesaikan penimbunan Pantai Losari.

Proyek revitalisasi tersebut berlanjut pada tahun 2009. Pemerintah kota melalui Dinas PU Makassar menggelontorkan duit Rp 7 Miliar untuk penimbunan Pelataran Bugis-Makassar. Secara keseluruhan untuk pembiayaan struktur tiga pelataran para proyek revitalisasi Pantai Losari menghabiskan duit senilai Rp. 39,75 miliar. Di sepanjang pantai ikon Sulsel ini, terdapat 14 muara 14 outlet drainase kota, beberapa di antarnya adalah outlet besar dari hotel-hotel mewah, yang memberikan kontribusi besar dalam mencemari perairan Losari. (Tribun)

Copyright © 2014-2016 Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Makassar | Pemerintah Kota Makassar