photo

Care and Rescue Centre (Carester)

Kominfo Makassar
Kamis, 03-11-2016

Saat ini pemerintah kota makin memaksimalkan peran teknologi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Tiap kota saling berlomba menciptakan produk teknologi yang mampu memberikan pelayanan publik secara maksimal. Sebagai kota besar, Makassar tentu tinggal diam dalam merespon fenomena tersebut. Sejak dipimpin oleh Walikota Mohammad Ramdhan Pomanto, Makassar makin berbenah untuk menciptakan Makassar sebagai Smart City. Pada bulan Oktober 2016, Makassar kembali meluncurkan dua program pelayanan publik berbasis teknologi. Pertama yaitu pengadaan kamera pintar, yang kedua adalah pembangunan sistem Panggilan Emergency 112. Makassar berhasil mengadakan teknologi pelayanan publik dalam bidang keamanan dengan pemasangan tiga kamera pintar atau kamera infra red. Perencanaan pemasangan tersebut akan didiskusikan dengan Bidang Teknologi Informasi Polda Sulawesi Selatan. Kamera yang dipasang oleh pemkot Makassar tersebut memiliki radius sepanjang 4 km dan mampu mendeteksi benda tajam, sekalipun dalam kondisi yang disembunyikan. Inovasi dalam bidang keamanan Kota Makassar atau yang lebih dikenal dengan nama War Room tersebut dianggap Walikota Danny sebagai bentuk pencegahan terhadap tindak kriminal sehingga mampu meringankan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan kota. "Titik pemasangannya kita bicarakan dengan Polda karena yang paling paham titik rawan tindak kriminal di Makassar adalah pihak kepolisian," beber Wali Kota Danny. Inovasi tersebut ternyata mendapatkan respon dari mitra kerja pemkot. Kabid TI Polda Sulsel Kombes Pol Adeni Muhan memuji teknologi War Room milik Pemkot Makassar yang dapat difungsikan memantau kondisi arus lalu lintas hingga pengamanan kota. Salah satu keberhasilannya adalah menggagalkan aksi kejahatan seksual yang nyaris menimpa seorang warga. "Teknologinya sangat bermanfaat bagi masyarakat. Polda juga punya tapi tak secanggih milik Pemkot," aku Kombes Pol Adeni Muhan. Selain pengadaan kamera pintar, inovasi keamanan kota juga bertambah dengan diciptakannya bentuk pelayanan publik lainnya yaitu Panggilan Emergency 112. Danny menjelaskan bahwa nomor tersebut dipersiapkan untuk berbagai kepentingan darurat seperti kebakaran, gangguan keamanan, kecelakaan, dan berbagai peristiwa darurat lainnya. Danny menamakannya Care dan Rescue Centre (Carester). Sederhananya, nomor tersebut berfungsi sama dengan panggilan darurat 911 yang terdapat di Amerika Serikat. Nomor tersebut mampu mewadahi segala kebutuhan masyarakat dalam satu wadah sehingga efisien dan terkordinasi dengan baik. Dua inovasi tersebut rencana akan resmi dipamerkan dalam perayaan ulang tahun Kota Makassar ke 409 pada tanggal 10 November 2016 di Benteng Fort Rotterdam. Acara akbar tersebut akan mengundang secara khusus seluruh mantan walikota dan wakil wali kota Makassar beserta keluarga. Undangan khusus juga diberikan pemkot Makassar kepada Raja-raja Bugis Makassar sebagai bagian dari sejarah perjalanan kota Makassar hingga mencapai usianya yang sekarang ini. Selain itu Danny juga akan mengundang RT/RW se-Makassar sehingga diperkirakan acara pembukaan yang bakal dilaksanakan di lapangan karebosi tersebut dihadiri setidaknya 10.000 warga. Untuk konsep kegiatan, Danny mengemas acara secara sederhana, lebih bernilai Makassar dan pada sesi hiburan sepenuhnya akan diisi oleh artis-artis lokal Makassar. - See more at: http://siperubahan.com/read/3118/Hadiah-Untuk-Ultah-Makassar-Ke-409--Inovasi-Teknologi-Pemerintah-Kota-Makassar-Untuk-Memaksimalkan-Pelayanan-Publik#sthash.vkZIXu0U.dpuf

Anda Harus Login Untuk Memberi Komentar

Dinas Kominfo Kota Makassar