photo

Alhamdulillah, Semua Untuk Rakyat.

Ranger App.Dev
Jumat, 03-02-2017

Piala WTN 2016 yang kita raih ini sangat spesial dan berbeda dengan piala WTN sebelumnya," ujar Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Dia mengatakan, piala WTN 2016 yang diraihnya lebih spesial dari tahun sebelumnya karena Makassar berhasil mendapatkan penghargaan pada dua kategori. Penghargaan ini diberikan oleh Menteri Perhubungan RI Budi Karya Sumadi yang disaksikan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla dan sejumlah kepala daerah lainnya di Istana Wakil Presiden RI. Penghargaan WTN Tahun 2016 diberikan kepada provinsi, dan kabupaten/kota yang dinilai berhasil menata sistem transportasi publik di daerahnya sekaligus membangun infrastrukturnya. Berbeda dengan tahun sebelumnya tahun 2011 hingga 2015, Makassar mendapatkan Piala WTN kategori lalu lintas. Tahun ini, prestasi yang diraihnya terbilang istimewa karena Makassar mampu meraih Piala WTN Penuh dengan 2 kategori, yaitu Kategori Lalu Lintas dan angkutan jalan. Penilaiannya berlangsung selama setahun di 2016 dengan berbagai indikator. Tim penilai yang berasal dari Kementerian Perhubungan RI turun ke 11 ruas jalan yang menjadi lokasi peninjauan. Dua di antaranya adalah Jalan Nasional, yakni Jalan Jenderal Ahmad Yani dan Jalan Andi Pangerang Petta Rani; satu Jalan Provinsi, yakni Jalan Letjen Hertasning; serta delapan Jalan Kota, yakni Jalan Jenderal Sudirman, Haji Bau, Dr. Sam Ratulangi, Pasar Ikan, Ujung Pandang, Riburane, Kalimantan, dan Tentara Pelajar. Penilaian dilakukan untuk mengukur kepatuhan pengguna jalan, kelengkapan infrastruktur lalu lintas, dan transportasi. Hasilnya menentukan layak tidaknya kota meraih WTN. Peninjauan yang dilakukan kala itu (Juni 2016) memberi gambaran secara umum kondisi lalu lintas dan penyelenggaraan sistem transportasi perkotaan di Makassar berjalan baik. Tim Penilai yang dikomandoi Benny Nurdin menyerahkan sejumlah rekomendasi yang dihasilkan oleh tim penilai WTN 2016 kepada Pemerintah kota (Pemkot) Makassar untuk ditindaklanjuti. Hasilnya, Makassar mampu bersaing dengan kota besar dan kota metropolitan lainnya di Indonesia dengan meraih Piala WTN Penuh Kategori Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk kota besar, dan kota metropolitan tahun 2016. Pengukuhan itu tertuang pada Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia. No.Kp 202.2017 Tentang Penerimaan Penghargaan WTN untuk Pemerintah Kota Makassar Tahun 2016. "Alhamdulillah tahun ini, Makassar kembali meraih Piala WTN Penuh Kategori Lalu Lintas dan Angkutan Jalan untuk kota besar, dan kota metropolitan tahun 2016," ungkap Walikota Danny usai penerimaan. Sementara itu, Wakil presiden Yusuf Kalla menyampaikan ucapan selamat kepada kabupaten/kota dan provinsi yang telah berhasil meraih penghargaan bidang lalu lintas dan angkutan kota. Menurutnya, inovasi pelayanan oleh pemerintah daerah tidak boleh berhenti dengan diterimanya penghargaan tersebut . Namun, hal ini harus diiringi dengan penerapan sistem manajemen traffic yang baik. “Seperti petunjuk dan pemasangan rambu-rambu lalu lintas yang mudah dipahami masyarakat dan pemasangannya di tempat yang tepat,” pungkas JK. Penghargaan WTN adalah penghargaan yang diberikan melalui penilaian yang dilakukan oleh tim penilai setahun sekali pada Kabupaten/Kota yang terpilih salah satunya adalah Kota Makassar yang dinilai berhasil menata Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Piala Wahana Tata Nugraha Wiratama merupakan penghargaan dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Provinsi yang memiliki komitmen yang kuat terhadap membina, membangun dan meningkatan kinerja lalu lintas dan angkutan jalan.

Anda Harus Login Untuk Memberi Komentar

Dinas Kominfo Kota Makassar