|
“Engkau merangkak mencari mulia, dan orang-orang yang mencarinya
berusaha sepenuh jiwa menempuh kelelahan, mereka mengejar mulia hingga
banyak yang jemu, yang akan menemukannya hanya yang sungguh-sungguh dan
bersabar. Jangan engkau mengira bahwa mulia adalah kurma yang akan kau
makan, tak akan pernah kau dapatkan mulia sebelum pahitnya sabar” Sebuah Syair La Tahzan |