Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR

Makassar Satu-Satunya Kota di Sulawesi Raih IGA 2023

JAKARTA,- Pemerintah Kota Makassar satu-satunya kota di pulau Sulawesi yang meraih penghargaan Kota Terinovatif dalam acara Innovative Government Award (IGA) 2023. Acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) ini berlangsung di Kantor Kemendagri RI, 12 Desember 2023. Penghargaan ini diberikan atas prestasi Pemkot Makassar mengimplementasikan 75 inovasi dengan dua inovasi unggulan. Pertama, ‘Pakinta’ inovasi dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) yang telah memberikan kontribusi signifikan dalam upaya meningkatkan efisiensi pengelolaan pendapatan daerah. Selanjutnya, ‘Jampangi’ inovasi dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Kota Makassar, sebuah langkah terobosan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat. Inovasi ini mencerminkan komitmen Pemkot Makassar untuk terus berinovasi dalam berbagai sektor demi kesejahteraan dan kemajuan kota. Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, secara langsung menyerahkan penghargaan prestisius tersebut kepada Sekretaris Daerah Kota Makassar, Muh. Ansar, yang mewakili Wali Kota Makassar. Secara terpisah, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menyampaikan syukur dan terima kasih atas penghargaan ini. Ia menyatakan bahwa prestasi ini akan menjadi dorongan bagi Pemkot Makassar untuk terus berinovasi demi kemajuan kota Makassar. “Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen untuk berinovasi dalam bentuk digital maupun inovasi non digital guna meningkatkan pelayanan publik, tata kelola pemerintahan sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan Kota Makassar,” ucapnya. Selain Kota Makassar, sembilan kota lainnya juga meraih penghargaan Kota Terinovatif, seperti Mojokerto, Mataram, Bekasi, Semarang, Cimahi, Palembang, Sawah Lunto, Bandar Lampung, dan Pariaman. Dengan adanya penghargaan ini, diharapkan kota Makassar dapat menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia dalam menerapkan inovasi untuk mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto Akselerasi RKPD Makassar 2024 dengan Percepatan, Resilient dan Inklusif

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto terus mengakselerasi Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Makassar 2024 dengan Percepatan, Resilient dan Inklusif. Langkah-langkah ini tentunya sebagai upaya terus membuat percepatan dan dua kali tambah baik di Makassar menuju kota yang resilient dengan pertumbuhan inklusif. Danny Pomanto sapaan akrabnya mengatakan dalam langkah percepatan itu saat ini sudah jalan; ongoing. Sementara, resilient atau daya tahan atau ketangguhan kota tentu harus tangguh menghadapi keadaan ekonomi seperti inflasi, gini ratio. Dengan begitu, Pemkot Makassar ingin terus memperkuat kualitas ekonominya. Ekonomi yang berdaya tahan dan tidak mudah terpengaruh oleh situasi. Sedangkan, jika ekonomi yang resiliensi itu melibatkan semua orang maka itulah inklusif. “Dalam bahasa anak lorong itu untuk semua; baik untuk semua,” kata Danny yang didaulat sebagai narasumber dalam acara RKPD Makassar 2024, Percepatan Makassar Menuju Resilient City dengan Pertumbuhan Inklusif, di Makassar, Selasa, 12 Desember 2023. Dengan tiga aspek itu membuat ekonomi Makassar tumbuh bersama bukan hanya sebagian. Artinya mikro-makro tumbuh bersama. Itu juga dibuktikan dengan gini ratio yang menyempit; dari 0,400 menjadi 0,395 pada 2022. Inklusif sejatinya ialah lorong wisata itu sendiri. Program yang melibatkan semua elemen masyarakat dengan multi inovasi beserta 21 konten di dalamnya yang menghasilkan kemandirian pangan. Dari pemenuhan kebutuhan sendiri, ditanam sendiri, menghasilkan sosial kohesi yang bagus, adanya sirkulasi ekonomi, menggabungkan dengan teknologi metaverse maka ekonomi Makassar tumbuh inklusif kuat. Tak lupa, lanjut Danny, pada 2024 dirinya mencari sumber potensi pendapatan lain yang akan menambah banyak sektor penopang ekonomi masyarakat. Semisal, pembangunan utilitas underground utility yang mana siapa saja yang membutuhkan kabel udara akan diturunkan semua ke bawah dan disewakan. Jadi sektor jasa ini memiliki diversifikasinya dengan kebutuhan paling modern. Kebutuhannya untuk fiber optic dan lainnya. Itulah salah satu contohnya. Artinya Pemkot Makassar mengeksplorasi core ekonomi baru yang mendapatkan pendapatan baru. Sumber : Humas Kominfo Makassar

DWP Kota Makassar Berdayakan Perempuan Lorong Wisata Melalui Pelatihan Merajut

MAKASSAR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Kota Makassar dalam memberdayakan perempuan di lorong wisata melalui kegiatan pelatihan merajut. Kegiatan yang diselenggarakan dalam memperingati HUT DWP ke-24 ini berlangsung di Hotel Aston mulai tanggal 11 hingga 14 Desember 2023. Di hari kedua pelatihan merajut ini, melibatkan peserta dari unsur pelaksana DWP Kota Makassar dan masyarakat lorong wisata yang menjadi binaan DWP Kota Makassar. Ketua DWP Kota Makassar, Andi Batari Toja, berharap melalui pelatihan ini dapat meningkatkan keterampilan masyarakat lorong wisata untuk membuka peluang bisnis mereka. “Dengan adanya dukungan seperti ini, diharapkan masyarakat lorong wisata dapat lebih mandiri secara ekonomi dan memiliki pengetahuan serta keterampilan yang lebih luas dalam pengembangan produk kerajinan tangan,” ucapnya. Asniah, peserta dari lorong wisata Paropo, Kelurahan Paropo, mengaku gembira dengan adanya pelatihan ini. Ia mengaku akan giat berlatih untuk membuka bisnis. “Jadi pak Lurah Paropo menjanjikan memberikan modal kepada warga yang ingin membangun bisnis di lorong wisata, semoga saya membuka bisnis dari ilmu yang saya dapatkan di pelatihan ini,” ucapnya. Instruktur berpengalaman seperti Uun Fairah Hanis, Diayani Sukardi, dan Malasari membimbing peserta dalam merajut dompet dan tas menggunakan bahan benang wol berbagai warna, dengan harapan dapat menciptakan produk kreatif dan bernilai ekonomi. Partisipasi aktif anggota DWP Kota Makassar dan masyarakat lorong wisata dalam kegiatan ini menciptakan atmosfer kolaboratif yang memperkuat semangat pemberdayaan perempuan di kota Makassar. Dengan langkah-langkah seperti ini, diharapkan perempuan di lorong wisata dapat lebih mandiri secara ekonomi dan terus berkembang dalam dunia kerajinan tangan. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Hari Ibu Ke-95, Ketua TP PKK Makassar Ajak Perempuan Berkontribusi Aktif Majukan Indonesia

MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail mengajak kaum perempuan, khususnya di Kota Makassar, agar terus berkontribusi aktif dalam memajukan Indonesia. Hal itu disampaikan Indira saat memberikan sambutan pada puncak peringatan Hari Ibu ke-95 tahun yang digelar oleh Pemerintah Kota Makassar berkolaborasi dengan TP PKK Kota Makassar di Hotel Claro, Selasa (12/12/2023). Indira menyampaikan perempuan memiliki peran besar baik sebagai Ibu dan juga sekaligus dapat menjadi aktor strategis dalam pembangunan. Terlebih di Kota Makassar yang terdiri dari beragam suku, adat dan budaya tentu tidak terlepas dari berbagai permasalahan. “Termasuk diantaranya permasalah ketimpangan gender, kemiskinan ekstrem dan stunting,” jelas Indira. Indira melanjutkan, dengan keterlibatan langsung dari para perempuan di Kota Makassar pada program pemerintah. Sejumlah problem sosial tersebut dapat teratasi dengan baik. “Seperti program Grebek Stunting dan Orang Tua Asuh Stunting. Hal tersebut tidak lepas dari peran Ibu sebagai orang tua asuh dalam penurunan stunting,” tuturnya. Indira mengungkapkan, partisipasi perempuan dalam pembangunan Kota Makassar sebagai bentuk keadilan dan kesetaraan gender juga terus meningkat. Hal tersebut, kata Indira diwujudkan secara bertahap lewat berbagai program terkait pemberdayaan perempuan kolaborasi TP PKK dan Pemkot Makassar. Keterlibatan perempuan dalam pembangunan pada aspek kesehatan yang terus dilakukan secara berkesinambungan juga telah berhasil meningkatkan status kesehatan Kota Makassar. Olehnya, Indira mendorong perempuan di Kota Makassar untuk memahami perannya dan memberikan kontribusi aktif terhadap kemajuan kota. Indira mencontohkan kontribusi paling sederhana yang bisa dilakukan adalah menciptakan pola hidup sehat sebagai warga negara. Hal tersebut, kata Indira sejalan dengan tajuk Perayaan Hari Ibu yaitu ‘Hidup Sehat Awal Suksesmu’. “Mari kita sama sama mendukung dan mendorong perempuan untuk semakin berdaya dan terlibat aktif,” tutup Indira. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Kaesang Sebut Danny Pomanto Jago Promosikan Makassar Kota Makan Enak

MAKASSAR – Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep memuji Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto jago dalam mempromosikan Kota Makassar. “Pak Wali sebagai ‘sales’ yang sangat baik ‘menjual’ kota Makassar kepada kami. Bahwa Makassar seperti ini perkembangannya,” kata Kaesang tersenyum, usai menghadiri Jamuan Makan Siang di Kediaman Wali Kota, Jl Amirullah, Selasa, 12 Desember 2023. Meskipun perkembangan ekonomi sempat turun saat covid, tetapi lanjut dia, wali kota ini juaranya. Alhasil, ia pun menyinggung agar wali kota dua periode itu sudah saatnya menatap masa depan yang lebih baik kedepannya. “Pak wali jangan kelamaan jadi wali kota terus pak,” sarannya, sedikit tersenyum. Danny Pomanto mengatakan Kota Makassar merupakan kota baik untuk semua. Olehnya, dirinya sebagai wali kota dan pembina politik sangat berbahagia dikunjungi Kaesang Pangarep. “Ini sebuah kehormatan bagi Pemkot Makassar dan masyarakat Kota Makassar,” kata Danny di sela-sela menemani Kaesang. Apalagi, sebagaimana diketahui bahwa rumahnya di Jl Amirullah selalu menjadi bahagian untuk semua. Makanya, kediamannya itu terbuka bagi siapa saja. Ditambah lagi sosok Kaesang adalah orang muda dan merupakan ketua umum termuda. Dalam pertemuan yang berlangsung dua jam lebih, Danny Pomanto mengaku berbicara banyak mengenai Makassar. “Kita cerita-cerita memperkenalkan Makassar. Tugasnya wali kota itu kan ‘menjual’ Makassar,” ucapnya. Pun berbicara soal Makassar Kota Makan Enak. Pria berlatar pendidikan arsitektur perkenalkan ke Mas Kaesang bahwa ada branding baru juga sebagai Kota Festival Tepian Air. Dirinya juga berharap jika nantinya PSI setelah Pileg dan masuk dalam perpolitikan nasional yang lebih kuat tentunya Makassar butuh dukungan politik yang lebih kuat untuk Kota Makassar. Kaesang tiba di Amirullah sekitar pukul 10.19 Wita. Danny menerima dengan hangat. Mempersilakan sang ketum lalu berbincang hangat. Mereka berbicara di ruang tamu sembari menyantap makan siang. Usai itu mendengarkan live music beberapa menit lalu beranjak. Kaesang memiliki beberapa agenda, termasuk bertemu tokoh masyarakat di Sulsel. Sumber : Humas Kominfo Makassar  

Investor Jepang Temui Danny Pomanto Bahas Teknologi Pengurangan Resiko Bencana

MAKASSAR – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menerima kunjungan IMV Corporation di Kediaman Pribadinya Jalan Amirullah, Senin (11/12/2023). Pertemuan tersebut membahas terkait dengan pengurangan resiko bencana khususnya di Kota Makassar. IMV Corporation merupakan perusahaan dari Jepang yang bergerak di bidang manufacturing sensor seismometer untuk manajemen smart infrastruktur. “Tadi kita bertemu dengan sebuah perusahaan terbaik soal sensor, terutama sensor perkotaan baik mengenai disaster atau bencana yaitu gempa dan sensor-sensor lain,” kata Danny Pomanto. Dikarenakan Makassar bukan daerah rawan gempa, lanjut Danny Pomanto, pihaknya tetap tertarik menggunakan teknologi dari Jepang untuk memitigasi bencana banjir. “Yang kita butuhkan karena kita bukan daerah gempa maka kita butuh sensor monitoring air, agar air tidak ada yang tertumpa, sensor banjir, aliran air, dan sensor transportasi itu yang kita butuhkan sekarang,” ujarnya. Jika teknologi ini terapkan, maka pihaknya akan memonitoring ketinggian air melalui Makassar Economic Virtual Center (Marvec). “Bisa masuk di Marvecnya kita nanti. Jadi monitoringnya di sana,” tuturnya. Kepala BPBD Kota Makassar Achmad Hendra Hakamuddin mengatakan berdasarkan kajian resiko bencana gempa dan tsunami di Kota Makassar sangat kecil. “Namun dari konteks bencananya pak wali butuh teknologi yang bisa mengukur ketinggian air laut yang menurut jurnal terus meningkat sehingga kita bisa mengantisipasi hal-hal yang menjadi dampaknya,” ungkapnya. Hendra Hakamuddin menyebutkan kajian resiko bencana di Kota Makassar tertinggi yakni banjir. Sehingga berdasarkan arahan, BPBD diharap merancang Early Warning System (EWS) berbasis Water Level untuk mengukur ketinggian air di sungai atau anak-anak sungai yang berdampak banjir. “Sehingga kita bisa dengan cepat mengetahui jika ada luapan air yang signifikan dan ini bisa memberikan waktu kepada kita untuk mengurangi dampak dari bencana,” tutup Hendra. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto Luncurkan Dua Kapal Pinisi, Beri Nama Adama dan Tungguma

MAKASSAR, – Dua Kapal Pinisi yang dibangun Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar resmi diluncurkan Wali Kota Moh Ramdhan Pomanto, Senin (11/12/2023) sore. Peresmian kapal legendaris yang diberi nama Adama dan Tungguma itu ditandai dengan prosesi Annyorong Lopi atau penurunan kapal di Pantai Losari. Annyorong Lopi merupakan bentuk kearifan lokal masyarakat Bulukumba, memberi bukti nyata semangat kebersamaan, gotong royong, dan etos kerja. “Hari ini kita melihat budaya yang bernama Annyorong Lopi dan didalamnya ada prosesi passili yang tidak lain adalah doa-doa yang dipanjatkan untuk mengawal pinisi ini untuk selamat menjalankan tugas dan terhindar dari marabahaya,” kata Danny Pomanto. Setelah proses passili kemudian dilanjutkan dengan ‘ammarosi’ atau pembuatan pusar (possi) pada pertengahan lunas perahu menggunakan bor. Lalu tahap terakhir yaitu peluncuran perahu dengan menarik perahu pinisi ke laut Pantai Losari. Keberadaan dua Kapal Pinisi ini, lanjut Danny Pomanto adalah bentuk nyata dari komitmen Makassar sebagai pusat ibu kota Sulsel juga sekaligus untuk melestarikan budaya Sulsel. Apalagi Kapal Pinisi sudah menjadi Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO sebagai bentuk pengakuan dunia terhadap nilai-nilai budaya yang ada di Kapal Pinisi. Terkait namanya, kata Danny Pomanto, ia ingin kapal pinisi yang ada di pusat kota ini menjadi sejarah atas perjuangannya bersama dengan Fatmawati Rusdi. “Namanya perahu Pinisi Adama dan satu lagi Tungguma. Kita ingin secara sejarah, saya dan Bu Fatma meskipun Bu Fatma sudah berhenti tapi sejarah tetap sejarah,” ujarnya. Dua Kapal Pinisi ini menghabiskan anggaran Rp7,99 miliar dan dikerjakan selama delapan bulan atau 240 hari. Rencananya, Pemkot Makassar juga akan menambah dua unit pinisi lagi pada 2024 mendatang. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Kolaborasi DWP Makassar dan Diskop Makassar, Gelar Pelatihan Merajut untuk Pemberdayaan Perempuan

MAKASSAR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Makassar berkolaborasi dengan Dinas Koperasi Kota Makassar menggelar pelatihan merajut yang juga menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun DWP ke-24 Tahun. Pelatihan ini berlangsung di Hotel Aston, mulai tanggal 11 hingga 14 Desember 2023, melibatkan peserta dari pengurus DWP Kota Makassar, Dekranasda Makassar, PKK Makassar, UMKM Binaan Diskop Makassar, dan berbagai organisasi perempuan di Kota Makassar. Acara ini dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DWP Kota Makassar, Amalia Malik, yang mewakili Ketua DWP Kota Makassar. Dalam sambutannya, ia menyampaikan kegiatan ini menjadi wadah pemberdayaan perempuan, yang sebagian besar merupakan ibu rumah tangga. “Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan merajut, tetapi juga memperkuat jaringan dan solidaritas antar perempuan di Kota Makassar,” tambahnya. Ia pun berharap melalui kegiatan ini mampu mengembangkan potensi ekonomi kreatif di kalangan ibu rumah tangga dan pelaku UMKM di kota Makassar. Dalam empat hari kedepan, peserta akan mendapatkan panduan dari instruktur berpengalaman seperti Uun Fairah Hanis, Diayani Sukardi, dan Malasari. Mereka akan membimbing para peserta dalam merajut dompet dan tas menggunakan bahan benang wol berbagai warna. Keterlibatan yang antusias dari berbagai organisasi perempuan di Kota Makassar ini mencerminkan minat yang tinggi dalam memperoleh keterampilan merajut sebagai bentuk pengembangan diri dan pemberdayaan perempuan di Kota Makassar. Sumber : Humas Kominfo Makassar  

Ketua TP PKK Kota Makassar Dorong Peranan Perempuan dalam Majukan UMKM Lokal

MAKASSAR,- Di samping menjadi ibu rumah tangga, tak jarang perempuan juga turut menjadi tulang punggung keluarga dengan mendukung perekonomian rumah tangga. Melalui sektor UMKM, perempuan seringkali menjadi agen perubahan yang signifikan. Banyak perempuan menjadi pelaku usaha mandiri dengan mengelola bisnis kecil mereka sendiri, mulai dari warung makan, toko pakaian, hingga usaha kerajinan tangan. Oleh karena itu, peran perempuan dalam sektor UMKM tidak dapat disepelekan. Partisipasi perempuan tidak hanya menjadi pelaku, tetapi juga penggerak utama dalam ekonomi lokal. Hal ini pula yang terus didorong oleh Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail. Dalam seminar bertajuk “Peran Perempuan dalam Memajukan UMKM di Kota Makassar” yang digelar oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Makassar, Indira memberikan motivasi dan dorongan kepada para perempuan di Kota Makassar yang berkecimpung dalam bidang UMKM. “Tentu kita harus semangat, kalau kita tidak semangat, kita akan stagnan begini-begini saja,” ucap Indira, di Hotel Almadera, Senin (11/12/2023). Indira mengakui, memang ada beberapa tantangan yang dihadapi dalam mengembangkan UMKM. Kendati begitu, para pelaku UMKM harus memiliki semangat dan optimisme untuk terus maju. Terlebih lagi, banyak event nasional dan internasional yang dilaksanakan di Kota Makassar bisa menjadi ruang untuk memasarkan beragam produk hasil UMKM lokal. “Jangan malas belajar, kita harus kreatif karena kita harapkan apapun yang dihasilkan UMKM itu adalah produk berkualitas yang ujung-ujungnya bisa kita tawarkan ke orang lain yang berkunjung ke Makassar,” jelasnya. Lebih jauh, Indira juga meminta kepada pelaku UMKM untuk belajar marketing. Sebab tak jarang produk yang dihasilkan sudah mumpuni, namun terhalang pemasaran yang hanya di situ-situ saja. “Belajar marketing, bagaimana memasarkan produk secara online, manfaatkan momen-momen acara besar seperti APEKSI dan MNEK kemarin. Dari Dinas Perdagangan juga ada mobil inflasi, itu sudah kami pinjam khusus untuk memajang produk-produk UMKM,” jelas Indira. Dalam sesi tanya jawab, Indira juga dengan antusias memberikan jawaban yang komprehensif terhadap beragam pertanyaan yang diajukan peserta, memberikan pemahaman yang lebih mendalam terkait tantangan dan potensi kolaborasi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peran perempuan dalam sektor UMKM. Di tempat yang sama, Sekretaris Balitbangda Makassar, Haidil Adha menuturkan, peran perempuan tidak hanya berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga tapi juga kota dan negara. Seminar yang berlangsung ini diharapkan dapat menjadi titik awal bagi terciptanya kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah daerah, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam mendukung perempuan sebagai agen perubahan utama dalam memajukan UMKM di Kota Makassar. “Pemkot Makassar terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM, terutama yang dipelopori perempuan. Dengan kerja keras, dedikasi dan inovasi, UMKM Makassar bisa tumbuh berkembang membawa Makassar dua kali tambah baik,” pungkasnya. Sumber : Humas Kominfo Makassar

DWP Sulsel Apresiasi Kiprah DWP Kota Makassar Sebagai DWP Teraktif di Sulsel

MAKASSAR – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memberikan piagam penghargaan kepada DWP Kota Makassar dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun DWP ke-24 Tahun yang berlangsung di Hotel Four Points pada Senin, (11/12/2023). Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan keterlibatan DWP Kota Makassar yang telah menunjukkan keaktifan dalam menjalankan berbagai program di antara seluruh DWP di wilayah Sulsel. Penyerahan piagam penghargaan tersebut dilakukan secara langsung oleh Pelaksana Tugas (Pj) Ketua DWP Provinsi Sulsel, Andi Hanna Arsjad, kepada Ketua Bidang Sosial Budaya, Hj. A. Elya Zainal yang mewakili Ketua DWP Kota Makassar. Dalam sambutannya, Pj Ketua DWP Provinsi Sulsel, Andi Hanna Arsjad, menyampaikan terima kasih atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan oleh DWP Kota Makassar. “Prestasi ini merupakan bukti nyata komitmen dan semangat organisasi dalam mendukung berbagai program pembangunan dan kesejahteraan masyarakat umum terkhususnya perempuan di Sulsel,” ujarnya,” Secara terpisah, Ketua DWP Kota Makassar, Andi Batari Toja, mengucapkan terima kasih atas penghargaan tersebut dan berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam menjalankan agenda-agenda positif yang diemban DWP Kota Makassar. “Penghargaan ini akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi kemajuan Dharma Wanita Persatuan di Sulsel,” katanya. Di sisi lain, ia menitipkan pesan yang mendalam untuk pengurus dan anggota DWP Kota Makassar di masa akhir jabatannya sebagai Ketua DWP Kota Makassar. “Selama ini prestasi yang didapatkan DWP tidak lain karena kekompakan pengurus dan ibu DWP se -Kota Makassar yang luar biasa. Saya berharap kekompakan itu tetap terjaga agar kegiatan-kegiatan positif DWP tetap terlaksana untuk masyarakat kota Makassar,” harapnya. Peringatan Hari Ulang Tahun DWP ke-24 Tahun ini bukan hanya menjadi momentum untuk merayakan sejarah organisasi, tetapi juga sebagai kesempatan untuk menghargai kontribusi para anggota yang telah turut berperan dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Sulsel melalui kegiatan DWP. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Skip to content