Senin-Jumat: 08:00 - 16:00 WITA(0411) 112 · info@makassarkota.go.id
Berawan28°CBerawan•Kelembapan 78%•Angin 6.6 km/jam

Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

Portal Resmi Kota Makassar. Menyajikan informasi seputar pemerintahan, pembangunan, dan layanan publik.

Layanan Publik

Layanan Untuk Masyarakat

Ikon Layanan

Lontara+

Layanan Makassar Super Apps

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Dukcapil Online

Layananan Kependudukan dan Catatan Sipil

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SP4N Lapor

Layanan Lapor.go.id

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Mall Pelayanan Publik

Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Satu Data Kota Makassar

Portal Satu Data Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SolataBoss

Layanan Perizinan Non Berusaha

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SPMB

Sistem Pendaftaran Murid Baru

Akses Layanan →

Menyajikan Publikasi Data Publik

Transparansi Data Daerah

PDF

Transparansi • IPKD

06. Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

PERWALI 26 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD 2025

PDF

Transparansi • Pengumuman

01. Surat Edaran Pelaksaanaan Pembelajaran Daring Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

Surat Edaran Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring Bagi Murid Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

PDF

Transparansi • IPKD

13. Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • IPKD

11. Laporan Keuangan BUMD/Perusahaan Daerah.

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • APBD

LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2025

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Makasar Tahun Aggaran 2025

Jangan Lewatkan

Event Kota Makassar

Nikah Massal Gratis 2026
Event Terbaru

Nikah Massal Gratis 2026

02 Nov 2026Kota Makassar
Event akan dimulai dalam:
00Hari
00Jam
00Menit
00Detik
Selengkapnya

Data & Fakta

Kota Makassar dalam Angka

85,66 %

Indeks Pembangunan Manusia

6.61 %

Pertumbuhan Ekonomi

2,75 %

Inflasi Tahunan

0,391

Gini Rasio

4,43 %

Penduduk Miskin

9,60 %

Tingkat Pengangguran Terbuka

Publikasi Terkini

Berita & Informasi

Selasa, 27 Oktober 2026

Hadapi Musim Banjir, Wali Kota Appi Cari Solusi Siapkan Kendaraan Penyedot Air Berteknologi dari Jepang

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin alias Appi mulai menyiapkan langkah antisipatif menghadapi musim hujan.Salah satunya dengan menjajaki pemanfaatan kendaraan penyedot berdaya tinggi dan kendaraan penyemprot bertekanan tinggi untuk mempercepat penanganan genangan, sekaligus membersihkan sedimentasi dan sampah yang menyumbat saluran air.Penjajakan tersebut dilakukan melalui kerja sama city-to-city antara Kota Makassar dan Kota Yokohama, Jepang, yang difasilitasi Nippon Koei Co., Ltd.Sebagai langkah awal, Wali Kota Munafri meninjau langsung demonstrasi penggunaan kendaraan penyedot dan penyemprot air tersebut di kanal depan Dankeslap TNI AD, Jalan Gunung Bawakaraeng, Makassar, Selasa (27/10/2026).Menurutnya, inovasi teknologi menjadi salah satu alternatif yang perlu dipertimbangkan untuk mempercepat respons pemerintah terhadap potensi genangan dan banjir di Kota Makassar."Ke depan, alat ini diharapkan bisa membantu mengantisipasi banjir dan genangan. Dengan begitu, penanganan air di kanal maupun selokan bisa dilakukan lebih cepat dan efektif," ujar Munafri.Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan infrastruktur drainase, terutama di kawasan permukiman dan titik-titik rawan banjir yang kerap terdampak saat intensitas hujan yang tinggi.Dalam peninjauan itu, Appi melihat langsung potensi pemanfaatan teknologi tersebut untuk membantu penanganan persoalan drainase, khususnya pada saluran yang sulit dijangkau dan membutuhkan peralatan dengan daya sedot serta tekanan air tinggi."Tentu, antisipasi perlu kita lakukan sejak dini, terlebih berdasarkan prediksi cuaca dari BMKG, Makassar diperkirakan memasuki periode peningkatan curah hujan pada akhir November hingga awal Desember," tuturnya.Karena itu, Pemkot Makassar mulai mengidentifikasi kebutuhan peralatan yang dapat mendukung penanganan drainase secara lebih optimal, terutama di kawasan yang selama ini menjadi langganan genangan.Bagi Munafri, langkah tersebut merupakan bagian dari ikhtiar pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus meminimalkan dampak yang ditimbulkan ketika hujan dengan intensitas tinggi terjadi."Kita ingin memastikan seluruh saluran drainase yang menjadi titik rawan banjir bisa diantisipasi sejak awal," katanya."Ini merupakan ikhtiar untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan mempercepat penanganan apabila ada warga yang terdampak," sambung Ketua IKA FH Unhas itu.Pada kesempatan ini, orang nomor satu Kota Makassar itu menilai, salah satu tantangan dalam penanganan drainase di Makassar adalah keberadaan saluran yang tertutup serta penumpukan sedimen dan sampah yang menghambat kelancaran aliran air.Kondisi tersebut membutuhkan dukungan peralatan yang mampu bekerja lebih efektif untuk mengangkat endapan, membersihkan kotoran, dan membantu memulihkan kapasitas saluran.Sehingga, melalui demonstrasi teknologi dari Yokohama, Pemkot Makassar ingin melihat sejauh mana kendaraan penyedot dan penyemprot bertekanan tinggi dapat menjawab kebutuhan tersebut.Appi menyebutkan, sistem mobil penyedot berpotensi dimanfaatkan untuk mengurangi genangan dengan memindahkan air menuju kanal utama atau saluran pembuangan yang sesuai.Sementara itu, semprotan bertekanan tinggi dapat membantu membersihkan kotoran dan endapan yang melekat pada saluran.Teknologi tersebut juga berpotensi mendukung pembersihan sedimen dan sampah di titik-titik tertentu yang sulit ditangani menggunakan metode konvensional."Kota Makassar memiliki banyak saluran, termasuk yang tertutup. Karena itu, kita membutuhkan alat yang bisa membantu proses penyedotan dan pembersihan secara lebih maksimal, sehingga persoalan sampah dan sedimentasi di saluran dapat ditangani dengan lebih baik,' ungkapnya.Meski demikian, Munafri menegaskan bahwa demonstrasi ini menjadi tahap awal untuk menilai kesesuaian teknologi dengan kondisi drainase di Kota Makassar, termasuk efektivitas, kebutuhan operasional, dan manfaatnya bagi penanganan banjir.Pihak Pemkot Makassar akan melihat perkembangan hasil penjajakan tersebut sebelum menentukan pemanfaatannya lebih lanjut.Lebih jauh, dikatakan upaya penjajakan teknologi ini menjadi bagian dari pendekatan penanganan banjir yang tidak hanya berfokus pada respons ketika genangan terjadi, tetapi juga pada pencegahan melalui pemeliharaan saluran air."Selain itu, pembersihan sedimen, pengangkatan sampah yang menyumbat aliran, serta pemeliharaan kanal dan drainase menjadi langkah penting untuk menjaga kapasitas saluran tetap optimal," imbuh Appu.Ditambhakan, dengan dukungan peralatan yang tepat, proses penanganan diharapkan dapat berlangsung lebih cepat, terutama ketika dibutuhkan respons darurat untuk mengurangi genangan di jalan maupun kawasan permukiman.Munafri berharap, penjajakan kerja sama dengan Kota Yokohama dapat membuka peluang penerapan teknologi yang sesuai dengan karakteristik wilayah Makassar dan kebutuhan penanganan banjir di lapangan.Bagi Appi kesiapsiagaan menghadapi musim hujan membutuhkan kombinasi antara perencanaan, pemeliharaan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, dan respons cepat terhadap kondisi yang dihadapi masyarakat."Melalui langkah antisipatif ini, kita berupaya memastikan penanganan genangan dan banjir dapat dilakukan secara lebih terukur, efektif, dan berorientasi pada keselamatan serta kenyamanan warga," pungkas Ketua terpilih DPD partai Demokrat Sulsel itu. (*)

Baca Selengkapnya
Selasa, 27 Oktober 2026

Wali Kota Makassar Ajak Pemuda Jadi Mitra Strategis Pemerintah, Kawal Pembangunan

MAKASSAR — Menyambut Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus membuka ruang dialog dan menyiapkan panggung aspirasi bagi generasi muda.Menurut Appi, pemuda tidak cukup hanya didengar, tetapi harus dilibatkan secara aktif dalam merumuskan solusi, menyusun kebijakan, hingga mengawal pelaksanaan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.Pesan tersebut disampaikan Appi saat memberikan sambutan pada Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2026 bertema "Dari Aksi Menjadi Kebijakan: Mengakar, Berdampak, dan Berkelanjutan" di Aula Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Selasa (27/10/2026)."Lewat kongres sumpah Pemuda ini, merupakan momen penting bagi Pemerintah Kota untuk mendengarkan saran dan aspirasi generasi muda," ujar Appi.Kegiatan yang diselenggarakan Basaibu Wiki-Sulsel bersama Rumah Budaya Rumata ini menjadi momentum memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah, termasuk mendorong pelestarian bahasa daerah melalui pemanfaatan teknologi dan platform digital.Pada kesempatan ini, Wali Kota Appi menilai, keterlibatan generasi muda sangat penting untuk memastikan arah pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada kebutuhan saat ini, tetapi juga mampu menjawab tantangan masa depan."Pemuda tidak hanya perlu didengar, tetapi harus dilibatkan dalam merumuskan solusi dan kebijakan yang menyangkut masa depan daerah kita," tegasnya.Menurutnya, pemuda adalah pilar masa depan bangsa yang memiliki perspektif segar, inovatif, dan relevan dengan perkembangan zaman.Mendengarkan suara mereka bukan sekadar formalitas, melainkan langkah strategis untuk membangun kebijakan yang inklusif dan berkelanjutan.Ia berharap, Kongres Pemuda Sulawesi Selatan dapat menjadi ruang strategis untuk menghimpun gagasan, kreativitas, dan inovasi anak muda, sekaligus menjembatani aspirasi mereka agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang nyata."Pemuda membawa ide-ide kreatif dan penguasaan teknologi yang adaptif terhadap tantangan modern," tuturnya.Oleh sebabitu, Munafri menuturkan proses pembangunan jangka panjang membutuhkan pemikiran dari seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda yang akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah kemajuan daerah.Karena itu, Appi mendorong agar gagasan yang lahir dari kongres tidak berhenti sebagai rekomendasi di atas kertas, tetapi berlanjut pada program konkret yang melibatkan pemuda sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan."Kita tidak bicara hanya tentang bonus demografi, tetapi bagaimana bonus demografi ini mampu bergerak menjadi sumber energi, kreativitas, dan inovasi yang menggerakkan perubahan," jelasnya.Untuk memperluas ruang partisipasi anak muda, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan Makassar Creative Hub (MCH) sebagai wadah interaksi, pengembangan keterampilan, dan akselerasi kreativitas generasi muda.Wali Kota Makassar itu menjelaskan, ruang tersebut dirancang untuk menjangkau anak muda dari berbagai latar belakang, termasuk pelajar SMA dan SMK yang tidak secara langsung berada dalam lingkup kewenangan pendidikan dasar pemerintah kota.Melalui Makassar Creative Hub, pemerintah ingin memastikan anak muda memiliki tempat untuk menuangkan ide, mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan (upskilling), serta melahirkan berbagai inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat."Makassar Creative Hub ini dibangun menjadi ruang interaksi dan ruang akselerasi bagi pemuda untuk meningkatkan kemampuan diri mereka," ungkapnya.Ia mengakui, penyediaan infrastruktur dan ruang kreativitas bagi generasi muda masih perlu terus diperluas. Karena itu, Pemkot Makassar berkomitmen memaksimalkan pengembangan fasilitas tersebut selama lima tahun kepemimpinannya.Appi menargetkan Makassar Creative Hub dapat hadir di 15 kecamatan di Kota Makassar, sehingga semakin banyak anak muda yang memiliki akses terhadap ruang pengembangan diri, kolaborasi, dan inovasi.Selain pengembangan kreativitas, Appi juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk menjaga keberlanjutan bahasa dan budaya daerah."Tentu, kemajuan teknologi harus menjadi peluang bagi generasi muda untuk memperkenalkan, mendokumentasikan, dan mengembangkan bahasa daerah agar tetap relevan di tengah perubahan zaman," kata Appi.Selain itu, dikatakan kongres Pemuda Sulawesi Selatan diharapkan dapat melahirkan gagasan yang menghubungkan pelestarian budaya dengan perkembangan teknologi, sehingga warisan lokal tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dapat diakses dan dipelajari oleh generasi berikutnya.Upaya tersebut, kata Appi, membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, komunitas budaya, pegiat digital, dan pemuda sebagai pelaku utama yang memahami perkembangan teknologi serta dinamika generasinya.Dia menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjalankan seluruh program pembangunan. Kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan menjadi kunci untuk menjangkau kebutuhan masyarakat yang semakin beragam."Tidak boleh ada yang terlewat, tidak boleh ada yang tertinggal, dan tidak boleh ada yang tidak kelihatan," imbuh mantan CEO PSM itu.Lebih jauh, Appi berharap Kongres Pemuda Sulawesi Selatan dapat menjadi ruang lahirnya gagasan lintas sektor, mulai dari lingkungan, teknologi, perubahan iklim, hingga berbagai persoalan yang dirasakan langsung oleh generasi muda.Ketua terpilih partai Demokrat Sulsel itu, juga berpesan agar kongres tersebut dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dengan cakupan peserta yang semakin luas, melibatkan pemuda dari seluruh wilayah Sulawesi Selatan, khususnya Kota Makassar.Pemkot Makassar, lanjutnya, terbuka untuk terus mendukung penyelenggaraan kongres sebagai ruang dialog sekaligus wadah mempertemukan gagasan anak muda dengan kebutuhan pembangunan daerah.Appi mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum tersebut secara serius untuk menghasilkan rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti bersama pemerintah."Jadilah generasi yang tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga mampu mengubah aspirasi menjadi aksi, dan aksi menjadi dampak bagi masyarakat," pesannya.Dia berharap, Kongres Pemuda Sulawesi Selatan 2026 mampu melahirkan rekomendasi, kolaborasi, dan komitmen berkelanjutan yang memperkuat kontribusi generasi muda bagi kemajuan Sulawesi Selatan dan Kota Makassar."Kami berharap semangat Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi peringatan tahunan, tetapi juga tercermin dalam keterlibatan nyata anak muda untuk menjaga identitas budaya, menghadirkan inovasi, dan ikut menentukan masa depan Kota Makassar tercinta," tutup Appi. (*)

Baca Selengkapnya
Selasa, 27 Oktober 2026

Wali Kota Appi Minta Warga Peduli Tetangga, Pastikan Akses Bansos Tak Terhambat

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung program prioritas nasional, khususnya dalam memperkuat perlindungan sosial dan memastikan bantuan sosial (bansos) dapat diakses masyarakat yang membutuhkan.Komitmen tersebut disampaikan Munafri saat mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, pada kegiatan Bimbingan Teknis Penguatan Kapasitas ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Direktorat Perlindungan Sosial Non Kebencanaan (PSNK), di Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Selasa (17/10/2026).Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Sosial RI tersebut mengangkat tema "Transformasi Digitalisasi Bantuan Sosial, Pendampingan KPM Menuju Graduasi Mandiri, dan Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat".Dalam sambutannya, Munafri menyampaikan bahwa Pemkot Makassar siap menjadi mitra pemerintah pusat dalam menjalankan berbagai program strategis yang sejalan dengan prioritas Presiden Prabowo Subianto."Pak Menteri, kami di Pemerintah Kota Makassar selalu siap mendukung dan menjalankan program Bapak Presiden Prabowo Subianto," ujar Appi.Komitmen itu, menurutnya, diwujudkan melalui keterlibatan Makassar sebagai salah satu daerah percontohan nasional dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga untuk Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang digagas Kementerian Sosial RI.Gerakan ini menjadi salah satu upaya memperluas jangkauan pelayanan sosial melalui keterlibatan masyarakat, sehingga warga yang membutuhkan bantuan tidak terkendala keterbatasan informasi maupun akses terhadap layanan pemerintah."Melalui semangat Peduli Tetangga, kami Pemkot Makassar mendorong agar kepedulian dimulai dari lingkungan terdekat," katanya."Kami memastikan warga yang membutuhkan memperoleh akses terhadap perlindungan sosial merupakan bagian penting dari upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan," sambung Wali Kota Makassar itu.Munafri menilai, penguatan perlindungan sosial menjadi kebutuhan penting bagi Makassar sebagai kota metropolitan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia timur.Dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa dan karakteristik masyarakat urban yang padat, Makassar menghadapi beragam persoalan sosial yang membutuhkan penanganan bersama, mulai dari kerentanan ekonomi hingga mitigasi bencana alam dan bencana sosial."Karena itu, kami dari pemerintah kota bersama seluruh pilar sosial terus memberikan penguatan, baik dalam mitigasi bencana alam maupun bencana sosial," jelasnya.Orang nomor satu Kota Makassar itu menegaskan, pertumbuhan ekonomi daerah harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.Pada kesempatan ini, Appi juga menyampaikan bahwa berdasarkan data yang disampaikan Munafri, pertumbuhan ekonomi Makassar pada kuartal terakhir mencapai 7,04 persen.Menurutnya, capaian tersebut tidak boleh hanya tercermin dalam angka statistik, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama kelompok rentan yang membutuhkan perhatian dan perlindungan pemerintah."Kita berharap pertumbuhan ekonomi ini tidak hanya di atas kertas, tetapi berbagai program nasional dan daerah, dapat memberikan dampak langsung kepada masyarakat yang ada di Kota Makassar," tuturnya.Munafri juga berharap kehadiran Menteri Sosial beserta jajaran dapat memperkuat sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam mengoptimalkan program perlindungan sosial, sekaligus meningkatkan kapasitas aparatur dan pilar sosial di lapangan.Salah satu langkah yang didorong dalam Gerakan Nasional Peduli Tetangga adalah memperluas keterlibatan masyarakat melalui Agen Perlinsos.Program ini membuka kesempatan bagi masyarakat untuk membantu tetangga, keluarga, maupun warga di sekitarnya dalam mengakses layanan pengajuan bantuan sosial, terutama bagi mereka yang mengalami keterbatasan akses terhadap layanan digital.Dikatakan, melalui pendekatan ini, perlindungan sosial tidak hanya bertumpu pada pelayanan pemerintah, tetapi juga diperkuat oleh kepedulian dan partisipasi masyarakat di lingkungan masing-masing.Munafri mengajak masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi orang-orang di sekitarnya. Sebab, tidak semua warga yang membutuhkan bantuan mampu mengakses informasi, memahami prosedur, atau mengurus layanan secara mandiri."Kehadiran RT/RW juga pendamping di lingkungan tempat tinggal warga, diharapkan dapat membantu menjembatani kebutuhan tersebut, sehingga akses terhadap layanan perlindungan sosial menjadi lebih mudah dijangkau," harap Appi.Pendaftaran Agen Perlinsos dapat dilakukan melalui portal resmi Kementerian Sosial di agen.perlinsos.kemensos.go.id dengan memilih menu pendaftaran agen, memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), menjalani verifikasi wajah, dan melengkapi data diri sesuai ketentuan.Calon agen juga perlu memenuhi persyaratan identitas digital yang berlaku. Registrasi atau aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat dilakukan secara paralel dengan proses pendaftaran, tetapi IKD harus sudah aktif ketika agen mulai membantu warga mengakses layanan.Melalui mekanisme tersebut, masyarakat diharapkan dapat berperan sebagai penghubung antara warga yang membutuhkan pendampingan dan layanan perlindungan sosial pemerintah.Appi menambahkan, penguatan perlindungan sosial bukan semata-mata persoalan penyaluran bantuan, melainkan juga memastikan masyarakat yang membutuhkan memperoleh informasi dan pendampingan yang memadai.Gerakan Nasional Peduli Tetangga menjadi dorongan untuk membangun kepedulian sosial dari lingkungan terdekat, dengan mengajak warga mengenali kebutuhan tetangga, mendengarkan kesulitan mereka, dan membantu mengakses layanan yang tersedia.Pendekatan ini juga diharapkan memperkuat peran pilar-pilar sosial sebagai mitra pemerintah dalam menjangkau masyarakat yang selama ini menghadapi hambatan administratif maupun keterbatasan akses digital.Oleh sebab itu, Munafri menegaskan, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparatur, pilar sosial, dan masyarakat agar program perlindungan sosial dapat berjalan lebih efektif.Ia berharap, sinergi dengan Kementerian Sosial dapat terus diperkuat sehingga berbagai program nasional mampu menjawab kebutuhan masyarakat Makassar secara lebih tepat sasaran."Sekali lagi, selamat datang di Kota Makassar. Kami berharap mendapat arahan dan bimbingan dari Pak Menteri agar kita bersama-sama bisa menjaga dan membangun Makassar, sekaligus melibatkan seluruh masyarakat dalam proses pembangunan," tukas mantan CEO PSM itu. (*)

Baca Selengkapnya
Senin, 26 Oktober 2026

Dedikasi Penanggulangan Bencana Wali Kota Makassar Diapresiasi Mensos RI

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima piagam penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya dalam upaya penanggulangan bencana, mulai dari fase prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.Penghargaan tersebut diterima Munafri saat menghadiri Apel Santiaji Taruna Siaga Bencana (Tagana) dalam rangka puncak Jambore Tagana se-Sulawesi Selatan (Sulsel) yang digelar Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan di halaman Kantor Dinas Perhubungan Sulsel, Senin (26/10/2026) malam.Kegiatan ini dihadiri langsung Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf, yang bertindak sebagai pembina apel. Apel tersebut juga diikuti Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, para bupati/wali kota dan relawan Tagana dari berbagai kabupaten dan kota di Sulsel.Pemberian penghargaan dan apresiasi menjadi bagian dari rangkaian kegiatan tersebut. Selain kepada Munafri, Mensos juga memberikan apresiasi kepada sejumlah kepala daerah, kepala OPD Provinsi, para anggota Tagana senior, serta kepada 24 ketua Forum Tagana kabupaten/kota se-Sulsel.“Pemberian penghargaan ini sekaligus bertujuan meningkatkan motivasi dan kolaborasi terhadap penguatan penanggulangan bencana,” katanya.Selain itu, khusus kepada seluruh relawan Tagana, Saifullah memberikan sejumlah arahan. Ia menekankan, kegiatan apel dan jambore merupakan momentum untuk memperkuat konsolidasi, kesiapsiagaan, dan kapasitas relawan kebencanaan dalam menjalankan tugas kemanusiaan.Tagana bukan sekadar barisan relawan, melainkan kekuatan sosial yang hadir membantu masyarakat saat bencana terjadi, mendukung proses pemulihan, sekaligus membangun kesiapsiagaan sebelum bencana datang,” pesannya.Selain menerima penghargaan, kehadiran Munafri juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk memperkuat sinergi Pemerintah Daerah dan Pusat. Ia turut menyambut baik instruksi Saifullah dalam mendukung peran Tagana di masing-masing kota/kabupaten melalui Dinas Sosial daerah masing-masing.“Dukungan yang diharapkan itu mencakup penguatan kapasitas Tagana melalui pelatihan, pemenuhan kebutuhan operasional, serta pelibatan relawan dalam upaya kesiapsiagaan dan penanganan bencana, yang tentu sudah kita jalankan dan akan selalu kita matangkan,” katanya.(*)

Baca Selengkapnya
Senin, 26 Oktober 2026

Aliyah Mustika Ilham Resmikan Gerai Keempat Tianlala Abdesir, Dorong Pemberdayaan Masyarakat dan Ekonomi Lokal

MAKASSAR,- Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mengapresiasi kehadiran gerai keempat Tianlala Abdesir yang dikelola CV Abba Nora Sejahtera. Kehadiran usaha tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar. Apresiasi tersebut disampaikan Aliyah Mustika Ilham saat menghadiri Grand Opening Tianlala Abdesir yang berlokasi di Jalan Abd. Daeng Sirua No. 19A, Kota Makassar, Senin (26/10/2026).Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Muchlas Abrar, atas pengembangan usaha yang dinilainya menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata putra daerah dalam menggerakkan perekonomian masyarakat.“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Makassar, kami mengucapkan selamat dan sukses atas hadirnya gerai Tianlala ini. Semoga membawa manfaat dan keberkahan bagi masyarakat, khususnya di Kecamatan Panakkukang,” ujar Aliyah Mustika Ilham.Ia mengaku bangga melihat kiprah Muchlas Abrar yang mampu mengembangkan usaha sekaligus menciptakan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.Menurutnya, keberadaan pelaku usaha lokal memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Aliyah Mustika Ilham berharap Tianlala dapat terus berkembang dan memperluas jangkauan usahanya ke berbagai wilayah di Kota Makassar.“Kami berharap usaha ini terus berkembang, membuka cabang di daerah lain, dan kalau memungkinkan bisa hadir di setiap kecamatan di Kota Makassar. Yang tidak kalah penting, terus berdayakan masyarakat sekitar agar mereka juga merasakan manfaat dari kehadiran usaha ini,” tambahnya.Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menekankan pentingnya kolaborasi antara pelaku usaha, pemerintah setempat, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem ekonomi yang produktif dan berkelanjutan.Ia mengapresiasi keterlibatan unsur pemerintah wilayah dalam kegiatan tersebut, mulai dari Camat Panakkukang, Lurah Tamamaung, hingga para ketua RT dan RW se-Kelurahan Tamamaung.Menurutnya, sinergi tersebut merupakan langkah positif dalam membangun hubungan yang baik antara pelaku usaha dan pemerintah setempat, sekaligus memastikan keberadaan usaha dapat memberikan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.Aliyah Mustika Ilham juga mengungkapkan kedekatan personalnya dengan Muchlas Abrar yang telah terjalin sejak 2018, ketika dirinya masih menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi IX periode 2014–2024. Saat itu, Abrar turut terlibat dalam kegiatan sosialisasi dan dikenal sebagai Duta Generasi Berencana (GenRe).Ia menilai semangat Abrar dalam mengembangkan usaha sejalan dengan pesan yang selama ini disampaikannya, yakni agar setiap individu mampu memberikan manfaat bagi orang lain.Sementara itu, Muchlas Abrar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan memberikan dukungan pada peresmian gerai tersebut.Abrar mengatakan, keputusannya mengembangkan Tianlala tidak semata-mata berorientasi pada bisnis, tetapi juga didorong oleh keinginan untuk memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat.“Saya sering mendapat nasihat dari Ibu Aliyah Mustika Ilham bahwa saya harus bermanfaat bagi banyak orang. Karena itu, saya menghadirkan Tianlala ini dengan harapan bisa memberikan manfaat, bukan hanya bagi diri sendiri, tetapi juga bagi masyarakat,” ujar Abrar.Ia menjelaskan, saat ini Tianlala telah mempekerjakan delapan orang karyawan. Sebagai bentuk perhatian terhadap perlindungan dan kesejahteraan pekerja, seluruh karyawan tersebut telah didaftarkan dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.Selain itu, Tianlala menghadirkan lima varian rasa untuk memenuhi pilihan pelanggan. Setelah menjalani operasional awal sejak 6 Oktober 2026, gerai tersebut kini resmi menggelar grand opening.Abrar berharap Tianlala dapat terus tumbuh dan berkembang serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang, dan Kota Makassar secara keseluruhan.Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah setempat dan masyarakat yang telah turut menyukseskan kegiatan peresmian tersebut.Kegiatan Grand Opening Tianlala Abdesir turut dihadiri Camat Panakkukang Syahril, Lurah Tamamaung, serta para ketua RT dan RW se-Kelurahan Tamamaung.Kehadiran gerai keempat Tianlala ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pertumbuhan usaha lokal, memperluas kesempatan kerja, dan meningkatkan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat di Kota Makassar.

Baca Selengkapnya
Senin, 26 Oktober 2026

Wali Kota Appi Tinjau Penimbunan Stadion Untia Pastikan Konstruksi Mulai Awal 2027

MAKASSAR,—Progres pembangunan Stadion Untia mulai terlihat di lapangan. Pemerintah Kota Makassar, kini memaksimalkan penimbunan dan pemadatan lahan untuk mengejar target dimulainya konstruksi stadion pada awal 2027, dengan target pengerjaan satu tahun.Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau proses pembangunan Stadion Untia, di Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya yang kini sudah di tahap pekerjaan fisik, penimbunan dan pemadatan lahan.Peninjauan dilakukan Wali Kota yang akrab disapa Appi pada, Senin (26/10/2026), ini untuk memastikan pekerjaan tahap awal pembangunan stadion sepak bola berkapasitas sekitar 15000 penonton tersebut dapat berjalan lancar sesuai target"Hari ini, saya bersama Dinas PU dan pihak Kontraktor melihat kondisi dimulai penimbunan. Kita sudah mulai proses penimbunan, memaksimalkan timbunan untuk menjadi dasar pembangunan stadion," ujar Munafri.Orang nomor satu Kota Makassar itu mengatakan percepatan penimbunan menjadi perhatian utama Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar konstruksi stadion dapat dimulai pada awal 2027.Karena itu, ia menekankan agar progres pekerjaan di lapangan harus dimaksimalkan, terutama dengan mempertimbangkan kondisi cuaca yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan pekerjaan."Dengan adanya progres sudah berjalan, tentu progres yang kita kejar bisa maksimal di akhir bulan, untuk memastikan konstruksi itu sudah bisa jalan di awal tahun depan," katanya, di lokasi lahan penimbunan stadion.Lebih lanjut, mantan CEO PSM itu menekankan, dalam tahap penimbunan lahan ini, diperhatikan adalah faktor cuaca menjadi salah satu tantangan yang harus diantisipasi.Sehingga, Pemkot Makassar lewat Dinas PU bersama pihak kontraktor harus memanfaatkan sisa musim kemarau secara maksimal untuk pemadatan lahan agar pengerjaan fisik dasar tidak terkendala hujan curah tinggi.Selain mengejar waktu, Appi juga memastikan pemenuhan persyaratan teknis pembangunan. Ia mencontohkan seperti material timbunan yang digunakan harus dipastikan memenuhi standar legalitas administrasi agar proses pembangunan tidak terhambat masalah hukum.Munafri juga menegaslan pengawasan terhadap seluruh tahapan pekerjaan harus dilakukan secara konsisten agar pengerjaan fisik awal pembangunan stadion ini berjalan lancar hingga tahap konstruksi stadion."Legalitas terhadap quarry penting, artinya kualitas quarry ini kita pastikan punya legalitas yang baik, jangan sampai menghambat proses hanya karena persoalan administrasi yang tidak selesai," tegasnya.Pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya merupakan salah satu program strategis prioritas Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.Lebih jauh, Appi juga berpesan agar sosialisasi kepada masyarakat terus dilakukan melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat, pemerintah kecamatan, dan kelurahan.Langkah tersebut menurutnya penting untuk membangun pemahaman bersama mengenai tahapan pembangunan sekaligus menjaga kelancaran pekerjaan di lapangan.Oleh sebab itu, Appi menargetkan pembangunan Stadion Untia rampung pada akhir Desember 2027. Untuk mencapai target tersebut, lanjutnya, seluruh tahapan pekerjaan harus berjalan efektif dengan memperhatikan ketepatan waktu hingga kualitas pekerjaan."Targetnya kita, di 2027 akhir Desember, insya Allah ini sudah bisa rampung untuk proses pembangunan stadion Untia," jelasnya.Di sisi lain, Appi meminta kontraktor pembangunan Stadion Untia turut memberikan dampak langsung bagi ekonomi masyarakat sekitar.Ia menegaskan agar warga setempat turut diberdayakan dalam pembangunan fasilitas olahraga tersebut.Karena itu, ia mendorong kontraktor untuk membuka peluang bagi masyarakat sekitar yang memiliki kemampuan dan dapat membantu pelaksanaan pekerjaan."Artinya masyarakat yang ada di Untia ini tidak hanya jadi penonton di dalam proses pembangunan stadion ini. Karena ini juga akan memberikan dampak ekonomi yang baik buat masyarakat yang ada di sekitar Kelurahan Untia," tutup Appi. (*)

Baca Selengkapnya

Video Gallery

Kegiatan & Dokumentasi Video

Lihat Semua Video
Cara Menggunakan LONTARA+, Makin Dekat, Dalam Satu Genggaman

Cara Menggunakan LONTARA+, Makin Dekat, Dalam Satu Genggaman

Punya aduan tentang kondisi atau pelayanan di sekitar ta’? Kini, laporkan dengan mudah melalui aplikasi LONTARA+!Ikuti langkah-langkahnya, mulai dari membuka fitur Aduan Masyarakat, mengisi informasi aduan, hingga mengirimkan laporan. Pastikan informasi yang diberikan jelas agar aduan dapat diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.LONTARA+. Makin Dekat, Semua Dalam Satu Genggaman

Bus Sekolah Gratis: Melaju Bersama Menjemput Anak Bangsa

Bus Sekolah Gratis: Melaju Bersama Menjemput Anak Bangsa

Perjalanan ke sekolah kini menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Melalui program Bis Sekolah Gratis, anak-anak dapat berangkat dan pulang sekolah bersama teman-teman dengan lebih aman tanpa biaya perjalanan. Sebab, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Kenalkan, warga RT.002/RW.001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo. Bersama Ketua RT dan warga, mereka bergerak mengelola sampah dari lingkungan sendiri, mulai dari memilah sampah, mengolah sampah organik, hingga mengumpulkan sampah anorganik untuk dikelola kembali. Karena menjaga lingkungan bukan tugas satu-dua orang. Dari rumah, dari lorong, dari RT kita sendiri. Tidak perlu tunggu jadi superhero. Mulai dari sampah ta’. Kalau satu RT bergerak, satu lingkungan ikut berubah. Satu langkah kecil dari warga, jadi perubahan besar untuk Makassar.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa. Kami terus memperbaiki TPA Tamangapa, pelan-pelan tapi nyata. Sampah ditata dan ditimbun, jalan dibenahi, akses kendaraan diperbaiki, dan sapi-sapi dijaga tetap di kandangnya agar lingkungan di sekitar TPA semakin tertata. Memang masih banyak yang harus dikerjakan. Tapi kami ingin perubahan ini terus dirasakan, pembenahan ini kita lakukan bersama sama, dengan langkah sederhana pilah sampah ta', mulai dari rumah ta' sendiri. Sedikit demi sedikit, TPA Tamangapa harus menjadi tempat yang lebih baik bagi semua yang beraktivitas di sekitarnya.

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Melalui aplikasi LONTARA+, Pemkot Makassar menghadirkan ruang digital yang menghubungkan langsung suara warga dengan respons cepat dari OPD terkait — mulai dari pengaduan layanan publik, laporan infrastruktur, hingga informasi program pemerintah. LONTARA+ adalah wujud komitmen untuk hadir, mendengar, dan menyelesaikan demi Makassar yang lebih responif, transparan, dan terpercaya. Unduh sekarang LONTARA+ dan laporkan kejadian di sekitar-ta’ langsung dari HP. Karena setiap suara adalah bagian dari solusi.

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

Setahun berlalu, tetapi duka 29 Agustus 2025 tetap menjadi bagian dari ingatan kita. Mari mengenang mereka yang telah pergi dengan doa, dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk terus menjaga Makassar sebagai rumah bersama yang damai dan penuh persaudaraan.#jagamakassarta'#pemkotmakassar #kominfomks #lontaraplus

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Podcast kali ini, kita main ke Makassar Creative Hub (MCH) ruang kreatif-nya anak muda di Kota Makassar yang jadi tempatnya para seniman, kreator, komunitas, sampai anak muda belajar, berkolaborasi, dan berkarya. Di episode “Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?”, kami ajak kamu lihat langsung fasilitas, aktivitas harian, dan ekosistem kreatif yang sedang dibangun di sini. Mulai dari ruang produksi, studio kreatif, area komunitas, sampai program-program pengembangan talenta. Benarkah MCH ini tempat lahirnya ide-ide besar Makassar? Yuk nonton sampai habis dan nilai sendiri!

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Pemkot Makassar berhasil melibatkan berbagai perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR-nya dan turut andil dalam program pembagian seragam gratis. Dengan begitu setiap anak berangkat ke sekolah dengan percaya diri tanpa rasa minder karena keterbatasan. Ini bukan sekadar bantuan seragam, tapi langkah nyata menghadirkan kesetaraan pendidikan. Dari setiap sudut kota hingga kepulauan, kami pastikan seragam sampai tepat sasaran, karena Makassar percaya, setiap anak berhak melangkah menuju masa depan dengan bangga.

Jejak Rasa Kota Makassar

Jejak Rasa Kota Makassar

Jelajahi ragam hidangan autentik Kota Makassar yang menyentuh hati di setiap suapannya. Rasakan pengalaman kuliner yang tiada duanya hanya di Makassar, Kota Makan Enak!

Lompat ke Menu Aksesibilitas (Tekan ENTER)