Senin-Jumat: 08:00 - 16:00 WITA(0411) 112 · info@makassarkota.go.id
Cerah Berawan29°CCerah Berawan•Kelembapan 77%•Angin 19.8 km/jam

Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

ᨆᨍᨘ ᨑᨗ ᨄᨚᨒᨙ ᨈᨚᨉᨚ (Maju ri pole todo)

Dari petikan dawai kecapi anak negeri di rindangnya rumpun bambu, mari kita jaga kekayaan tradisi Makassar agar terus hidup menyongsong masa depan!

Layanan Publik

Layanan Untuk Masyarakat

Ikon Layanan

Lontara+

Layanan Makassar Super Apps

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Dukcapil Online

Layananan Kependudukan dan Catatan Sipil

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SP4N Lapor

Layanan Lapor.go.id

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Mall Pelayanan Publik

Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Satu Data Kota Makassar

Portal Satu Data Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SolataBoss

Layanan Perizinan Non Berusaha

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SPMB

Sistem Pendaftaran Murid Baru

Akses Layanan →

Menyajikan Publikasi Data Publik

Transparansi Data Daerah

PDF

Transparansi • IPKD

06. Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

PERWALI 26 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD 2025

PDF

Transparansi • Pengumuman

01. Surat Edaran Pelaksaanaan Pembelajaran Daring Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

Surat Edaran Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring Bagi Murid Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

PDF

Transparansi • IPKD

13. Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • IPKD

11. Laporan Keuangan BUMD/Perusahaan Daerah.

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • APBD

LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2025

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Makasar Tahun Aggaran 2025

Jangan Lewatkan

Event Kota Makassar

Nikah Massal Gratis 2026
Event Terbaru

Nikah Massal Gratis 2026

02 Nov 2026Kota Makassar
Event akan dimulai dalam:
00Hari
00Jam
00Menit
00Detik
Selengkapnya

Data & Fakta

Kota Makassar dalam Angka

85,66 %

Indeks Pembangunan Manusia

6.61 %

Pertumbuhan Ekonomi

2,75 %

Inflasi Tahunan

0,391

Gini Rasio

4,43 %

Penduduk Miskin

9,60 %

Tingkat Pengangguran Terbuka

Publikasi Terkini

Berita & Informasi

Minggu, 1 November 2026

Puluhan Tenant UMKM Meriahkan Sunday Market, Pemkot Makassar Hadirkan Destinasi Wisata Belanja Baru

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar, menghadirkan inovasi baru dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan melalui Makassar Sunday Market 2026.Tidak sekadar menjadi pasar akhir pekan, kegiatan ini dirancang sebagai ruang kolaborasi, promosi, sekaligus interaksi masyarakat yang mempertemukan pelaku UMKM dan berbagai subsektor ekonomi kreatif.Kehadiran Sunday Market menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar yang diperingati pada 9 November 2026.Kegiatan perdana tersebut berlangsung di Anjungan Tugu MNEK, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (1/11/2026), dan dihadiri langsung Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, didampingi Ketua TP PKK Melinda Akda.Pada kesempatan ini, Wali Kota Munafri mengatakan, Sunday Market merupakan salah satu langkah konkret pemerintah kota dalam memberikan ruang lebih luas bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).Serta pengrajin lokal, pedagang untuk memperkenalkan dan memasarkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.Menurutnya, keberadaan pasar akhir pekan ini diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi rakyat sekaligus membuka peluang peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha kecil dan masyarakat di Kota ini."Sunday Market program yang kami canangkan untuk pemberdayaan UMKM. Ini bukan hanya tempat untuk jual beli, tetapi juga ruang interaksi yang bisa kita bangun," ujarnya."Bagaimana Sunday Market menjadi tempat masyarakat berkumpul, berbelanja, menikmati kuliner, sekaligus menemukan berbagai produk unik dan kreatif," sambung Munafri.Sebagai bentuk perhatikan Wali Kota Makassar kepada UMKM, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar, menghidupkan wajah baru kawasan wisata Anjungan Pantai Losari melalui kehadiran Makassar Sunday Market.Menghadirkan 31 tenant UMKM hasil kurasi, kegiatan ini tidak hanya menawarkan pengalaman wisata belanja, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi produk unggulan dan karya kreatif lokal.Tampak terlihat tenang, namun di balik layar mereka bergerak cepat dan berkejar dengan target untuk menampilkan produk UMKM terbaik.Appi juga mencontohkan sejumlah Sunday Market di luar negeri, termasuk di Melbourne, Australia, yang berkembang menjadi destinasi komunitas dengan memadukan aktivitas perdagangan, produk lokal, seni, hingga kuliner.Dari konsep tersebut, Munafri melihat ada tiga daya tarik utama yang dapat dikembangkan di Makassar, yakni vintage hunt atau berburu barang unik dan antik, ruang seni dan galeri untuk menampilkan karya kreatif, serta kawasan kuliner yang memberi kesempatan bagi UMKM memperluas pasar.Orang nomor satu Kota Makassar itu berharap, Makassar Sunday Market tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial menyambut hari jadi kota, tetapi dapat berlangsung secara rutin setiap akhir pekan.Bahkan, ia mendorong agar konsep penyelenggaraannya terus dievaluasi, termasuk penataan lapak dalam satu area atau tenda besar sehingga interaksi antara pedagang dan pengunjung lebih nyaman."Kalau bisa, kegiatan ini berjalan setiap minggu. Konsepnya juga kita benahi, tidak perlu lagi tenda satu-satu, tetapi satu tenda besar dengan lapak-lapak di dalamnya supaya orang bisa berinteraksi lebih baik," imbuh Appi.Ia juga menginginkan agar Sunday Market benar-benar diisi pelaku usaha yang memiliki produk untuk dipasarkan, sehingga aktivitas perdagangan berjalan optimal.Meski mengusung nama Sunday Market, Munafri membuka peluang pelaksanaan kegiatan selama beberapa hari percobaan, yakni Sabtu dan Minggu.Lebih jauh, Munafri menegaskan, Makassar Sunday Market bukan sekadar ajang promosi dan pemasaran produk ekonomi kreatif, melainkan langkah nyata untuk mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif melalui semangat kolaborasi dan kolaboraksi."Konsep ini, selaras dengan upaya mempertemukan berbagai subsektor unggulan, khususnya fashion, kuliner, dan kriya, dalam satu ekosistem yang saling menguatkan," tuturnya.Dijelaslan, ketiga subsektor tersebut memiliki keterkaitan erat. Fashion merepresentasikan identitas dan gaya hidup, kriya menampilkan keterampilan tangan serta kekayaan budaya lokal, sementara kuliner menjadi bagian dari kekayaan cita rasa dan tradisi masyarakat.Lanjut Appi, ketika dipertemukan dalam satu ruang, masing-masing subsektor dapat saling mendukung dan menciptakan nilai ekonomi yang lebih besar.Pengunjung yang datang untuk melihat produk kriya, misalnya, berpotensi menikmati kuliner yang tersedia. Begitu pula produk fashion dan berbagai karya kreatif lainnya dapat menjadi daya tarik yang mendorong masyarakat untuk kembali berkunjung."Ketika berbagai jenis produk berkumpul dalam satu tempat, kita membentuk ekosistem yang sama-sama menguntungkan. Inilah dampak positif dari kerja sama antarpelaku usaha kreatif yang kita harapkan terus berkembang," jelasnya.Pemerintah Kota Makassar, lanjut Munafri, akan terus mendukung berbagai inisiatif yang memperkuat kolaborasi antarpelaku ekonomi kreatif, memberikan ruang bagi mereka untuk menampilkan karya, serta memperluas jangkauan pemasaran produk lokal.Tujuannya agar produk kreatif anak bangsa, khususnya dari Makassar, semakin dikenal, diminati, dan mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan pendapatan serta kesejahteraan pelakunya.Selain aktivitas perdagangan, Makassar Sunday Market juga diramaikan dengan berbagai kegiatan pendukung, mulai dari perlombaan, aktivitas sosial, hingga edukasi yang melibatkan masyarakat."Ini adalah proses pemberdayaan yang dilakukan pemerintah kota bersama masyarakat. Kita ingin warga terlibat langsung, mengambil bagian, dan merasakan manfaat dari berbagai upaya yang kita lakukan," ungkapnya.Munafri optimistis, melalui kolaborasi pemerintah dan masyarakat, Makassar dapat terus mengembangkan kekuatan ekonomi lokal sekaligus menciptakan ruang-ruang produktif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif."Kita berharap Makassar Sunday Market 2026 berjalan lancar, memberikan manfaat luas bagi masyarakat, serta menjadi salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga Kota Makassar," tukas Appi.Digagas melalui Dinas Pariwisata Kota Makassar, Sunday Market dirancang sebagai wadah pengembangan aktivitas ekonomi pariwisata dan ekonomi kreatif dengan menghadirkan beragam produk kuliner, fashion, kerajinan atau kriya, serta berbagai produk kreatif masyarakat Kota Makassar.Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, Achmad Hendra Hakamuddin, mengatakan kehadiran Sunday Market merupakan salah satu upaya pemerintah kota dalam memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus menambah daya tarik destinasi wisata unggulan di Kota Makassar.Menurutnya, Anjungan Pantai Losari dan anjungan mandiri merupakan ruang interaksi publik yang memiliki posisi strategis sebagai salah satu ikon pariwisata Kota Makassar.Karena itu, selain memastikan aspek keamanan, kenyamanan, dan ketertiban, kawasan tersebut juga perlu diisi dengan berbagai aktivitas produktif yang mampu menarik kunjungan masyarakat lokal hingga wisatawan nusantara dan mancanegara."Anjungan Pantai Losari merupakan ruang interaksi publik sekaligus daya tarik wisata yang ikonik. Tentu, selain kenyamanan, keamanan, dan ketertiban, perlu ada aktivitas di dalamnya yang menambah daya tarik bagi masyarakat lokal, wisatawan nusantara, maupun wisatawan mancanegara," ujarnya.Ia menjelaskan, Makassar Sunday Market menjadi salah satu pilihan aktivitas yang dapat dinikmati masyarakat maupun para pendatang untuk mendapatkan pengalaman berbelanja yang berbeda.Menariknya, pada peluncuran perdana ini terdapat 31 tenant yang telah melalui proses kurasi oleh tim Dinas Pariwisata. Produk yang ditampilkan pun memiliki keunikan dan karakter masing-masing.Beberapa pelaku usaha yang selama ini hanya memasarkan produknya secara daring atau online, kini mendapatkan kesempatan untuk bertemu langsung dengan konsumen melalui penjualan secara luring atau offline.Bahkan, terdapat produk yang biasanya hanya dapat dipesan melalui sistem pre-order (PO), tetapi sudah bisa diperoleh secara langsung di lokasi kegiatan."Ini menjadi salah satu keunikan Sunday Market. Ada produk yang biasanya harus melalui PO, tetapi di sini bisa langsung dibeli," katanya."Ada juga pelaku usaha yang selama ini hanya berjualan online, sekarang bisa hadir secara offline dan berinteraksi langsung dengan pembeli," lanjutnya.Hendra menambahkan, pengembangan Sunday Market tidak hanya berorientasi pada aktivitas perdagangan, tetapi juga diarahkan untuk menumbuhkan industri kreatif lokal, khususnya subsektor fashion, kuliner, dan kriya.Untuk menciptakan suasana yang lebih hidup, kegiatan ini turut menghadirkan beragam konten pendukung, mulai dari zumba, live music, pertunjukan seni tari, pameran produk, lomba menggambar, hingga kelas public speaking.Ragam aktivitas tersebut diharapkan menjadikan Sunday Market sebagai ruang publik yang tidak hanya dikunjungi untuk berbelanja, tetapi juga menjadi tempat rekreasi, hiburan, edukasi, dan interaksi antarmasyarakat.Lebih jauh, Hendra menegaskan, Makassar Sunday Market bukan sekadar kegiatan temporer dalam rangka memeriahkan hari jadi kota.Ditambahkan, program ini dirancang menjadi agenda rutin yang dapat memberikan ruang berkelanjutan bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif untuk memperluas jangkauan pasar."Sebetulnya kegiatan ini merupakan program rutin yang akan terus berjalan. Namun, kita luncurkan bertepatan dengan momentum hari ulang tahun Kota Makassar 2026. Ini sekaligus menunjukkan kepada warga bahwa Makassar memiliki wajah baru lagi," tutup Hendra. (*)

Baca Selengkapnya
Sabtu, 31 Oktober 2026

Nyalakan Harapan dari Akar Budaya, Wali Kota Appi Buka Rangkaian HUT ke-419 Kota Makassar

MAKASSAR,—Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar resmi memulai rangkaian kegiatan menuju peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 tahun Kota Makassar yang jatuh pada tanggal 9 November.Sederet rangkaian kegiatan yang akan mengisi perayaan HUT Kota daeng selama lebih dari sepekan diawali dengan Pembukaan Festival Bulan Budaya 2026 di Anjungan Pantai Losari, Sabtu (31/10/2026) malam.Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, hadir bersama Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, dan Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, serta jajaran pemerintah kota, budayawan, seniman, dan pelaku seni.Kegiatan yang dihelat secara terbuka ini turut dipadati masyarakat Kota Makassar yang ingin menghabiskan Sabtu malam di kawasan Pantai Losari sambil menikmati suguhan berbagai penampilan kebudayaan Kota Makassar.Pembukaan Festival Bulan Budaya sekaligus menjadi penanda resmi dimulainya seluruh rangkaian peringatan HUT Kota Makassar, ditandai dengan prosesi penyiraman pohon oleh Munafri sebagai simbol harapan dan pertumbuhan. Sejalan dengan tema besar HUT Kota ke-419 yang bertajuk “Nyalakan Harapan Merawat Masa Depan”.“Kegiatan malam hari ini dalam rangka kita melaksanakan beberapa rangkaian kegiatan kedepannya untuk menyambut HUT Kota Makassar yang ke-419 tahun,” katanya.Dalam sambutannya, Munafri mengatakan Pemkot Makassar mengawali perayaan hari jadi Kota dengan menempatkan kebudayaan sebagai salah satu fondasi penting pembangunan kota.Langkah tersebut menunjukkan komitmen dan upaya Pemkot Makassar untuk menjaga identitas dan kekayaan tradisi lokal untuk generasi masa depan di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.Ia menjelaskan, perayaan Festival Bulan Budaya malam ini mengusung tema “Sulapa Appa’: Dari Empat Akar Penjuru Budaya, Nyalakan Cahaya Masa Depan”. Ia menjelaskan Sulapa Appa’ memiliki makna filosofis tentang kesempurnaan dan keseimbangan.Filosofi tersebut juga merepresentasikan empat karakter kepemimpinan dalam nilai budaya Bugis-Makassar, yakni Macca (kecendekiawanan), Lempu’ (kejujuran), Warani (keberanian), dan Getteng (keteguhan).“Di tengah himpitan teknologi yang semakin maju hari ini, akses ke dunia luar terbuka sangat luas. Tetapi yang paling penting, kita tidak bisa melupakan akar dari budaya yang kita miliki,” katanya.Ia menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Makassar untuk terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat menjaga adat istiadat dan tradisi agar tetap dikenal serta diwariskan kepada generasi berikutnya.“Untuk menjadikan generasi pelanjut yang ada di Kota Makassar ini menjadi generasi yang mengerti tentang adat istiadat, budaya, dan melaksanakan kehidupan sehari-hari dengan berlandaskan adat-adat budaya yang kita miliki,” ujarnya.Hal itu menurutnya penting mengingat Makassar memiliki keragaman budaya yang terbentuk dari perannya sebagai pintu gerbang Indonesia Timur dan ruang pertemuan berbagai latar belakang masyarakat.Untuk itu, Munafri menjelaskan pelibatan generasi muda Kota Makassar menjadi salah satu perhatian dalam Festival Kebudayaan ini. Ia menguraikan siswa sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dilibatkan untuk mengenal kekayaan budaya daerah, mulai dari tarian tradisional hingga budaya adat perkawinan masyarakat Makassar.Munafri pun memberikan apresiasi kepada Dinas Kebudayaan Kota Makassar dan seluruh pihak yang telah menginisiasi kegiatan. Ia berharap festival ini menjadi langkah nyata dalam membangun kesadaran generasi muda untuk mengenal, mencintai, dan melestarikan kebudayaan daerah.Lebih lanjut, Ia menyebutkan bahwa peringatan HUT ke-419 Kota Makassar akan diisi sekitar 50an agenda kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat. Berbagai kegiatan tersebut tidak hanya bersifat perayaan, tetapi juga mencakup agenda sosial sebagai upaya menghadirkan pelayanan pemerintah yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh warga.“Kota ini harus dibangun secara inklusif. Kota ini harus tumbuh tanpa membeda-bedakan siapa kamu, dari mana kamu, apa agamamu, apa warna kulitmu. Kota ini harus menjadi ruang interaksi untuk bisa tumbuh secara bersama-sama dari seluruh golongan yang ada,” tegasnya.Ia berharap seluruh rangkaian peringatan HUT Kota ke-419 tahun ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mewujudkan Makassar sebagai kota yang unggul, tangguh, inklusif dan berkelanjutan.Terakhir, Munafri tidak lupa mengajak langsung seluruh masyarakat untuk memanfaatkan berbagai layanan maupun mengikuti kegiatan yang telah disiapkan pemerintah kota selama rangkaian perayaan menuju 9 November mendatang.(*)

Baca Selengkapnya
Sabtu, 31 Oktober 2026

Munafri Apresiasi Rock In Celebes 17 Tahun Beri Panggung bagi Musisi Lokal

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri pembukaan gelaran festival musik Kota Makassar, Rock In Celebes, di Benteng Rotterdam, Sabtu (31/10/2026) malam.Kegiatan ini diselenggarakan selama dua hari, hingga besok, Minggu (1/11/2026). Rock in Celebes tahun ini dikemas dengan tema “The Culture” menghadirkan berbagai kegiatan musik, seni, budaya, hingga kepedulian lingkungan.Kehadiran Munafri menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terhadap konsistensi penyelenggaraan salah satu festival musik terbesar di kawasan Indonesia Timur tersebut.Munafri menyampaikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Rock In Celebes setia tahun. Ia menyebut festival ini menjadi salah satu ruang kreatif yang terus memberi kesempatan bagi musisi dan seniman lokal untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat luas."Festival ini memberikan ruang bagi musisi lokal kita," katanya.Ia berharap Rock In Celebes dapat terus mempertahankan eksistensinya sebagai ruang ekspresi dan kolaborasi bagi musisi dari berbagai genre, sekaligus memberikan panggung yang lebih luas bagi band dan talenta musik asal Makassar.Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh penyelenggara dan pihak yang telah berkontribusi menjaga keberlangsungan festival musik tersebut selama 17 tahun."Selamat untuk Rock In Celebes kini tahun ke-17," ucapnya.Munafri menegaskan, Pemerintah Kota Makassar akan terus mendukung ruang-ruang kreatif yang memberikan kontribusi terhadap pengembangan seni, budaya, pariwisata, dan ekonomi masyarakat.Ia berharap Rock In Celebes tidak hanya menjadi agenda hiburan tahunan, tetapi juga mampu memperkuat ekosistem industri musik dan ekonomi kreatif di Makassar.(*)

Baca Selengkapnya
Sabtu, 31 Oktober 2026

Wali Kota Makassar Ajak Jemaat GPIB Immanuel Perkuat Kepedulian Sosial dan Lingkungan

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengajak seluruh jemaat Gereja Protestan di Indonesia bagian Barat (GPIB) Immanuel Makassar untuk mengambil peran aktif dalam menjaga keamanan, kebersihan, dan kerukunan antarumat beragama.Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 GPIB di halaman Gereja Immanuel, Jalan Balaikota, Makassar, Sabtu (31/10/2026).Di hadapan para pendeta dan jemaat, Munafri terlebih dulu menyampaikan apresiasi atas kontribusi GPIB Immanuel dalam kehidupan sosial masyarakat. Ia menggaris bawahi, kerukunan umat beragama menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keharmonisan dan mendukung pembangunan Kota Makassar."Kami, Pemerintah Kota Makassar tentu sangat memberikan apresiasi dan perhatian terhadap bagaimana kerukunan umat beragama bisa terjalin dengan baik di kota ini," katanya.Munafri lantas menekankan, berbagai persoalan sosial yang terjadi di tengah masyarakat Kota Makassar membutuhkan keterlibatan seluruh elemen, termasuk lembaga keagamaan.Wali kota yang akrab disapa Appi ini mendorong agar para jemaat gereja Immanuel dapat menjadi mitra pemerintah dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda, agar turut menjaga keamanan, kebersihan dan ketertiban lingkungan.Ia menyoroti persoalan geng motor yang masih menjadi tantangan ketertiban masyarakat. Menurutnya, penanganan persoalan tersebut tidak cukup hanya dibebankan kepada pemerintah dan aparat keamanan. Penananganannya, lanjut Munafri, juga membutuhkan kepedulian bersama."Minimal dari gereja, jemaat sudah menyampaikan kepada anak-anak muda dan anak-anaknya untuk tidak melakukan kegiatan yang meresahkan bahkan mengganggu ketertiban di tengah masyarakat," jelasnya.Selain keamanan, Appi juga mengajak jemaat untuk berpartisipasi dalam menjaga kebersihan kota, terutama melalui kebiasaan mengelola sampah dengan baik yang saat ini juga sedang menjadi bagian dari program Pemerintah.Ia memperkenalkan peran Bank Sampah yang terus didorong Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari upaya membangun pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular masyarakat.Lebih lanjut, Appi menekankan pentingnya menjaga harmonisasi dan toleransi antarumat beragama sebagai tanggung jawab bersama seluruh masyarakat Kota Makassar.Ia berharap momentum perayaan HUT ke-78 GPIB menjadi penguat hubungan antara pemerintah dan komunitas keagamaan dalam merawat perdamaian serta menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis."Harapan kami besar, mudah-mudahan dengan kehadiran saya di acara ulang tahun ini menjadi perekat antara seluruh masyarakat Kota Makassar untuk terus menjaga perdamaian dan kedamaian, sehingga pembangunan bisa terlaksana dengan baik," harapnya.Sementara itu, Ketua Majelis Jemaat GPIB Immanuel Makassar, Pdt. Yance Tonapa, menyampaikan terima kasih atas kehadiran orang nomor satu Makassar ini dalam perayaan tersebut.Ia menyebut kehadiran langsung Munafri ditengah jemaat menjadi gambaran sinergi baik antara gereja dan pemerintah dalam membangun kehidupan masyarakat.“Terima kasih bapak wali kota telah hadir, yang menjadi tanda indahnya sinergi gereja dan pemerintah,” ujarnya.(*)

Baca Selengkapnya
Sabtu, 31 Oktober 2026

Hadir di Pengukuhan Pengurus Pelajar Muhammadiyah, Munafri Tawarkan Kolaborasi dan Sinergi Program

MAKASSAR,--Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri sekaligus memberikan sambutan pada kegiatan Pengukuhan Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Makassar Periode 2026–2028. Kegiatan yang mengusung tema “Membumikan Gerakan, Mencerdaskan Pelajar Mahasiswa” ini diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Kota Makassar, Sabtu (31/10/2026).Dalam arahannya, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menyampaikan apresiasi serta penghargaan tingggi kepada jajaran pengurus baru maupun pengurus lama IPM Kota Makassar. Ia menekankan bahwa keberhasilan sebuah organisasi sangat bergantung pada kesinambungan gagasan dan estafet kepemimpinan."Berhasilnya sebuah organisasi ketika tatanan pola perpindahan estafet ini selalu menghasilkan atau melanjutkan gagasan-gagasan baik dan punya gagasan-gagasan baru untuk memastikan keterlibatan seluruh anggota yang ada di dalamnya itu bisa bersama-sama aktif untuk membangun organisasi," katanya.Appi lalu menegaskan kepada seluruh pelajar Muhammadiyah yang hadir, bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada infrastruktur semata, tetapi juga pada pembangunan sumber daya manusia sebagai generasi emas kedepannya. Munafri menilai pelajar Muhammadiyah adalah cikal bakal lahirnya generasi tangguh, generasi Islam, dan generasi Al-Qur'an yang cerdas secara intelektual serta memiliki akhlakul karimah dan empati sosial."Kalau hari ini tidak diberikan kesempatan dalam hal ini pemerintah untuk bersama-sama, berarti kita tidak mempersiapkan generasi pemimpin masa depan yang akan datang itu," tegas Munafri.Oleh karena itu, Appi menawarkan peluang kolaborasi nyata kepada pengurus baru IPM Kota Makassar agar mereka dapat belajar langsung dari proses pembangunan. Ia mendorong pengurus IPM Kota Makassar menyusun program yang relevan dengan konsen pembangunan kota untuk di Kolaborasikan bersama."Maka dari itu, hari ini saya hadir untuk menawarkan membangun kolaborasi nyata bersama dengan Pemerintah Kota Makassar. Ini penting sekali. Makanya (IPM) ada pengurusnya. Pengurus inilah nanti yang akan mencoba membuat program-program kerja yang bisa disinergikan," pungksnya.Lebih jauh, Appi juga mempersilakan para pelajar Muhammadiyah untuk memanfaatkan fasilitas Makassar Creative Hub (MCH) sebagai laboratorium untuk meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan saat ini. Ia mencotohkan, kemampuan dan wawasan digital untuk mengawal perkembangan teknologi dan digitalisasi agar para generasi muda tidak terjerembab dalam dampak negatif algoritma siber, seperti judi online, pinjaman online ilegal, maupun penipuan digital.Menutup sambutannya, Appi berpesan kepada pengurus yang baru dikukuhkan agar bekerja dengan ikhlas, solid, serta saling support. Ia juga mengajak kader IPM untuk turut serta mencegah berbagai persoalan sosial di Kota Makassar, seperti aksi geng motor dan kekerasan terhadap anak, melalui kegiatan positif di dalam organisasi.(*)

Baca Selengkapnya
Sabtu, 31 Oktober 2026

Di SPINAL ke-6 IKA FK UMI, Wali Kota Munafri: Makassar Jadi Pusat Medical Tourism

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan penguatan kolaborasi antara pemerintah, institusi pendidikan, dan organisasi profesi kesehatan untuk menjadikan Makassar.Hal ini, sebagai pusat layanan kesehatan unggulan sekaligus destinasi medical tourism di kawasan Indonesia Timur.Hal itu disampaikan Munafri saat menghadiri Silaturahmi dan Pertemuan Ilmiah Berkala Nasional (SPINAL) ke-6 Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Muslim Indonesia (IKA FK UMI), di Hotel Four Points by Sheraton, Jalan Andi Djemma, Makassar, Sabtu (31/10/2026)."Kota Makassar memiliki modal besar untuk mewujudkan cita-cita ini. Mulai dari keberadaan rumah sakit, infrastruktur kesehatan, hingga sumber daya manusia (SDM) tenaga medis yang dinilai cukup memadai," ujarnya.Menurutnya, potensi tersebut perlu dioptimalkan agar masyarakat dari berbagai daerah di Indonesia Timur tidak lagi harus berobat ke luar daerah, bahkan ke luar negeri, untuk mendapatkan pelayanan kesehatan berkualitas.Oleh sebab itu, Appi menyarankan agar pelayanan kesehatan yang optimal merupakan salah satu pilar utama dalam menjaga kualitas hidup dan keberlangsungan masyarakat.Ia menyebutkan, pembangunan sektor kesehatan tidak cukup hanya dengan menghadirkan fasilitas, tetapi harus ditunjang tenaga medis profesional, berintegritas, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.Lanjut dia, Kota Makassar memiliki peluang besar menjadi pusat rujukan kesehatan di kawasan timur Indonesia.Terlebih, sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan sekaligus kota terbesar di kawasan ini, Makassar telah memiliki berbagai fasilitas dan tenaga kesehatan yang dapat terus dikembangkan."Rumah sakit, infrastruktur kesehatan hampir lengkap di kota ini. Tenaga-tenaga kesehatan, dokter dan supporting-nya juga banyak sekali," katanya.Munafri juga menekankan bahwa perkembangan teknologi kedokteran membuka peluang besar bagi Makassar untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih modern, akurat, dan personal.Ia mencontohkan pendekatan kedokteran presisi yang tidak hanya berfokus pada pengobatan gejala penyakit, tetapi juga mengidentifikasi penyebab dan kondisi mendasar yang dialami pasien.Bahkan, ia berharap Makassar ke depan mampu mengembangkan ekosistem kesehatan seperti Mayo Clinic di Amerika Serikat, yang menjadi salah satu contoh pusat layanan medis dengan dukungan dokter spesialis dan pendekatan penanganan pasien secara komprehensif."Kota Makassar ini punya peluang yang sama untuk bisa besar. Kita tidak hanya ingin menghadirkan infrastruktur kesehatan, tetapi juga membangun yang namanya medical tourism," tuturnya."Orang datang ke Makassar bukan hanya untuk berkunjung, tetapi juga mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik," sambung orang nomor satu Kota Makassar itu.Di sisi lain, Munafri mengakui masih terdapat sejumlah persoalan kesehatan yang membutuhkan perhatian serius, mulai dari tingginya kasus HIV dan tuberkulosis (TB), hingga keterbatasan jangkauan fasilitas pelayanan kesehatan.Ia menyebut, dengan jumlah penduduk sekitar 1,4 juta jiwa, Makassar masih membutuhkan penguatan infrastruktur kesehatan yang lebih merata dan terencana.Salah satu perhatian pemerintah kota adalah pengembangan fasilitas rumah sakit milik daerah agar mampu memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi masyarakat.Munafri menegaskan, pembangunan sektor kesehatan merupakan investasi kemanusiaan yang tidak boleh berjalan setengah-setengah."Sehingga, kami di Pemerintah Kota Makassar secara bertahap terus berupaya membenahi berbagai persoalan ini," jelas Wali Kota.Karena itu, ia berharap Fakultas Kedokteran UMI beserta seluruh alumninya dapat mengambil peran lebih besar melalui kontribusi pemikiran, keahlian, serta rekomendasi strategis dalam mendukung pembangunan kesehatan di Makassar.Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan kalangan akademisi serta profesi medis menjadi kunci untuk membangun sistem pelayanan kesehatan yang unggul dan berkelanjutan."Harapan saya kepada para alumni Fakultas Kedokteran UMI, ayo kita bersama-sama dengan pemerintah. Banyak hal yang bisa kita lakukan dan banyak orang yang menanti kita dalam rangka membangun kesehatan di kota ini," ajaknya.Dalam kesempatan tersebut, Appi berharap pertemuan ilmiah tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antaralumni.Tetapi, juga ruang pertukaran pengetahuan, penguatan jejaring profesi, serta perumusan solusi konkret terhadap berbagai tantangan kesehatan masyarakat."Pemerintah Kota Makassar selalu membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi seluruh jajaran rumpun kesehatan UMI untuk bersama-sama membangun ekosistem kesehatan perkotaan yang unggul dan inklusif," pungkasnya. (*)

Baca Selengkapnya

Video Gallery

Kegiatan & Dokumentasi Video

Lihat Semua Video
Cara Menggunakan LONTARA+, Makin Dekat, Dalam Satu Genggaman

Cara Menggunakan LONTARA+, Makin Dekat, Dalam Satu Genggaman

Punya aduan tentang kondisi atau pelayanan di sekitar ta’? Kini, laporkan dengan mudah melalui aplikasi LONTARA+!Ikuti langkah-langkahnya, mulai dari membuka fitur Aduan Masyarakat, mengisi informasi aduan, hingga mengirimkan laporan. Pastikan informasi yang diberikan jelas agar aduan dapat diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.LONTARA+. Makin Dekat, Semua Dalam Satu Genggaman

Bus Sekolah Gratis: Melaju Bersama Menjemput Anak Bangsa

Bus Sekolah Gratis: Melaju Bersama Menjemput Anak Bangsa

Perjalanan ke sekolah kini menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Melalui program Bis Sekolah Gratis, anak-anak dapat berangkat dan pulang sekolah bersama teman-teman dengan lebih aman tanpa biaya perjalanan. Sebab, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Kenalkan, warga RT.002/RW.001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo. Bersama Ketua RT dan warga, mereka bergerak mengelola sampah dari lingkungan sendiri, mulai dari memilah sampah, mengolah sampah organik, hingga mengumpulkan sampah anorganik untuk dikelola kembali. Karena menjaga lingkungan bukan tugas satu-dua orang. Dari rumah, dari lorong, dari RT kita sendiri. Tidak perlu tunggu jadi superhero. Mulai dari sampah ta’. Kalau satu RT bergerak, satu lingkungan ikut berubah. Satu langkah kecil dari warga, jadi perubahan besar untuk Makassar.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa. Kami terus memperbaiki TPA Tamangapa, pelan-pelan tapi nyata. Sampah ditata dan ditimbun, jalan dibenahi, akses kendaraan diperbaiki, dan sapi-sapi dijaga tetap di kandangnya agar lingkungan di sekitar TPA semakin tertata. Memang masih banyak yang harus dikerjakan. Tapi kami ingin perubahan ini terus dirasakan, pembenahan ini kita lakukan bersama sama, dengan langkah sederhana pilah sampah ta', mulai dari rumah ta' sendiri. Sedikit demi sedikit, TPA Tamangapa harus menjadi tempat yang lebih baik bagi semua yang beraktivitas di sekitarnya.

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Melalui aplikasi LONTARA+, Pemkot Makassar menghadirkan ruang digital yang menghubungkan langsung suara warga dengan respons cepat dari OPD terkait — mulai dari pengaduan layanan publik, laporan infrastruktur, hingga informasi program pemerintah. LONTARA+ adalah wujud komitmen untuk hadir, mendengar, dan menyelesaikan demi Makassar yang lebih responif, transparan, dan terpercaya. Unduh sekarang LONTARA+ dan laporkan kejadian di sekitar-ta’ langsung dari HP. Karena setiap suara adalah bagian dari solusi.

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

Setahun berlalu, tetapi duka 29 Agustus 2025 tetap menjadi bagian dari ingatan kita. Mari mengenang mereka yang telah pergi dengan doa, dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk terus menjaga Makassar sebagai rumah bersama yang damai dan penuh persaudaraan.#jagamakassarta'#pemkotmakassar #kominfomks #lontaraplus

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Podcast kali ini, kita main ke Makassar Creative Hub (MCH) ruang kreatif-nya anak muda di Kota Makassar yang jadi tempatnya para seniman, kreator, komunitas, sampai anak muda belajar, berkolaborasi, dan berkarya. Di episode “Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?”, kami ajak kamu lihat langsung fasilitas, aktivitas harian, dan ekosistem kreatif yang sedang dibangun di sini. Mulai dari ruang produksi, studio kreatif, area komunitas, sampai program-program pengembangan talenta. Benarkah MCH ini tempat lahirnya ide-ide besar Makassar? Yuk nonton sampai habis dan nilai sendiri!

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Pemkot Makassar berhasil melibatkan berbagai perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR-nya dan turut andil dalam program pembagian seragam gratis. Dengan begitu setiap anak berangkat ke sekolah dengan percaya diri tanpa rasa minder karena keterbatasan. Ini bukan sekadar bantuan seragam, tapi langkah nyata menghadirkan kesetaraan pendidikan. Dari setiap sudut kota hingga kepulauan, kami pastikan seragam sampai tepat sasaran, karena Makassar percaya, setiap anak berhak melangkah menuju masa depan dengan bangga.

Jejak Rasa Kota Makassar

Jejak Rasa Kota Makassar

Jelajahi ragam hidangan autentik Kota Makassar yang menyentuh hati di setiap suapannya. Rasakan pengalaman kuliner yang tiada duanya hanya di Makassar, Kota Makan Enak!

Lompat ke Menu Aksesibilitas (Tekan ENTER)