Senin-Jumat: 08:00 - 16:00 WITA(0411) 112 · info@makassarkota.go.id
Berawan32°CBerawan•Kelembapan 62%•Angin 16.6 km/jam

Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

Portal Resmi Kota Makassar. Menyajikan informasi seputar pemerintahan, pembangunan, dan layanan publik.

Layanan Publik

Layanan Untuk Masyarakat

Ikon Layanan

Lontara+

Layanan Makassar Super Apps

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Dukcapil Online

Layananan Kependudukan dan Catatan Sipil

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SP4N Lapor

Layanan Lapor.go.id

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Mall Pelayanan Publik

Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Satu Data Kota Makassar

Portal Satu Data Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SolataBoss

Layanan Perizinan Non Berusaha

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SPMB

Sistem Pendaftaran Murid Baru

Akses Layanan →

Menyajikan Publikasi Data Publik

Transparansi Data Daerah

PDF

Transparansi • IPKD

06. Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

PERWALI 26 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD 2025

PDF

Transparansi • Pengumuman

01. Surat Edaran Pelaksaanaan Pembelajaran Daring Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

Surat Edaran Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring Bagi Murid Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

PDF

Transparansi • IPKD

13. Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • IPKD

11. Laporan Keuangan BUMD/Perusahaan Daerah.

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • APBD

LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2025

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Makasar Tahun Aggaran 2025

Jangan Lewatkan

Event Kota Makassar

Nikah Massal Gratis 2026
Event Terbaru

Nikah Massal Gratis 2026

02 Nov 2026Kota Makassar
Event akan dimulai dalam:
00Hari
00Jam
00Menit
00Detik
Selengkapnya

Data & Fakta

Kota Makassar dalam Angka

85,66 %

Indeks Pembangunan Manusia

6.61 %

Pertumbuhan Ekonomi

2,75 %

Inflasi Tahunan

0,391

Gini Rasio

4,43 %

Penduduk Miskin

9,60 %

Tingkat Pengangguran Terbuka

Publikasi Terkini

Berita & Informasi

Sabtu, 24 Oktober 2026

Menuju HUT ke-419 Makassar, Ribuan Santri Ikuti Munaqasyah FKTPQ, Wisuda Akbar Digelar November

MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar terus memperkuat literasi Al-Qur’an sejak usia dini melalui penyelenggaraan Munaqasyah ke-VI Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur'an (FKTPQ) Kota Makassar.Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya memperkuat pendidikan Al-Qur'an sejak usia dini sebagai upaya membangun generasi yang beriman, berakhlak mulia, sekaligus memberantas buta aksara Al-Qur'an di tengah masyarakat.Hal tersebut disampaikan Munafri saat menghadiri Munaqasyah ke-VI Forum Komunikasi Taman Pendidikan Al-Qur'an (FKTPQ) Kota Makassar di Masjid Raya Makassar, Jalan Bulu Saraung, Sabtu (24/10/2026).Kegiatan ini diikuti 1.500-5000 santri usia dini, dari ratusan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Kota Makassar.Pelaksanaannya turut mendapat dukungan Bagian Kesejahteraan Rakyat Pemerintah Kota Makassar dan Kementerian Agama Kota Makassar.Wali Kota Munafri yang akrab disapa Appi itu mengatakan, munaqasyah menjadi momentum penting untuk mengukur pemahaman santri terhadap materi pembelajaran yang telah mereka peroleh selama menempuh pendidikan di TPQ."Ini penting sekali, karena hari ini anak-anakku sekalian akan diuji, bagaimana pelajaran-pelajaran yang selama ini didapatkan benar-benar bisa dipahami dengan baik," ujarnya, mengawali sambutan.Ia mengapresiasi seluruh pihak yang berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut, khususnya Kementerian Agama Kota Makassar dan para pengelola TPQ yang terus berkontribusi dalam membangun pendidikan keagamaan bagi generasi usia dini.Menurut Munafri, pendidikan Al-Qur'an tidak boleh hanya berorientasi pada kemampuan membaca kitab suci dengan baik dan benar, tetapi juga harus menjadi fondasi pembentukan karakter, moral, dan keimanan anak sejak dini.Appi menegaskan, dari proses pendidikan Al-Qur'an diharapkan lahir generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan keimanan yang kuat.Lanjut dia, pembinaan tersebut menjadi salah satu investasi penting dalam menyiapkan generasi emas Indonesia pada 2045 mendatang."Sangat bermanfaat, dari kegiatan ini kita mengharapkan lahirnya generasi-generasi Qur'an, generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi punya akhlak yang baik dan keimanan yang kuat," tuturnya.Ia juga menegaskan, keberadaan TPQ merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pembangunan Kota Makassar, khususnya dalam memperkuat pendidikan karakter dan membangun fondasi moral anak sejak usia dini.Karena itu, Pemerintah Kota Makassar berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan Al-Qur'an agar semakin banyak anak memperoleh akses pembelajaran agama yang berkualitas.Appi berharap, TPQ tidak hanya menjadi tempat belajar membaca Al-Qur'an, tetapi juga ruang pembentukan karakter yang mengajarkan nilai-nilai kebaikan, kebersamaan, dan tuntunan hidup sesuai ajaran Al-Qur'an."Pendidikan Al-Qur'an ini tidak hanya memberikan pengetahuan bagaimana membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga bagaimana kita hidup dengan baik ketika bersanding dengan Al-Qur'an," jelasnya.Di hadapan para santri, Appi turut memberikan motivasi agar mereka mengikuti ujian dengan tenang, fokus, dan penuh percaya diri.Ia meminta para santri menjadikan hasil munaqasyah sebagai bahan evaluasi untuk terus meningkatkan kemampuan belajar.Bagi santri yang mampu menjawab pertanyaan dengan baik, ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi untuk terus berkembang.Sementara bagi yang masih mengalami kesulitan, ia berpesan agar tidak berkecil hati dan tetap semangat belajar."Jangan tegang, jangan takut. Ikuti ujiannya dengan baik, fokus, dan konsentrasi. Kalau masih ada yang belum bisa dijawab, jadikan itu motivasi untuk terus belajar," pesannya.Selain kepada santri, Appi juga mengajak para orang tua untuk mengambil peran aktif dalam mendampingi tumbuh kembang anak.Dia menekankan pentingnya memberikan bekal ilmu pengetahuan dan pendidikan karakter, bukan sekadar memenuhi keinginan atau kesenangan sesaat.Ia juga menitipkan harapan kepada para pengurus TPQ agar terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan menjaga amanah dalam mendidik generasi muda."Keberhasilan pendidikan Al-Qur'an membutuhkan keterlibatan bersama antara pemerintah, lembaga pendidikan keagamaan, pengurus TPQ, dan keluarga," imbuh Ketua IKA FH Unhas itu.Pada kesempatan tersebut, Appi turut menyampaikan rencana pelaksanaan wisuda santri TPQ se-Kota Makassar yang diperkirakan diikuti sekitar 5.000 santri.Ia berharap para peserta munaqasyah yang telah menyelesaikan ujian dapat turut mengikuti prosesi wisuda tersebut.Ditambahkan, melalui penguatan pendidikan Al-Qur'an sejak dini, ia berharap semakin banyak generasi muda yang tumbuh dengan kemampuan membaca Al-Qur'an, pemahaman nilai-nilai keagamaan, serta karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan."Upaya ini, menjadi bagian dari komitmen kami membangun sumber daya manusia yang unggul dan berakhlak mulia, demi mewujudkan generasi Qurani yang berkontribusi bagi Makassar dan Indonesia pada masa mendatang," harap Munafri.Sedangkan, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Kota Makassar, Muhammad Syarief, menjelaskan bahwa munaqasyah bukan sekadar ujian akhir.Tetapi juga instrumen untuk memastikan kemampuan santri dalam memahami dasar-dasar pembelajaran Al-Qur'an.Menurutnya, melalui ujian ini, kemampuan membaca, ketepatan tajwid, serta hafalan surat-surat pendek para santri dievaluasi berdasarkan pembelajaran yang telah mereka terima."Ini merupakan ujian akhir untuk menguji kembali kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an anak-anak. Hasilnya menjadi bahan evaluasi terhadap proses pembelajaran mereka selama ini," jelasnya.Sebanyak 1.500 santri mengikuti ujian akhir untuk mengukur kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an, sekaligus mengevaluasi hasil pembelajaran yang telah mereka jalani di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ).Ini menjadi tahapan penting sebelum para santri mengikuti wisuda akbar FKTPQ Kota Makassar yang dijadwalkan pada akhir November mendatang, yang rencana diikuti 5000 santri usia dini.Lebih lanjut Syarief menegaskan, keikutsertaan dalam munaqasyah tidak serta-merta menjamin seluruh peserta dinyatakan lulus.Santri yang belum memenuhi standar kemampuan akan diberikan kesempatan mengikuti ujian kembali pada tahun berikutnya.Dengan demikian, sertifikat atau syahadah yang diberikan nantinya diharapkan benar-benar mencerminkan kemampuan santri dalam membaca dan memahami dasar-dasar Al-Qur'an."Jadi, ini masih tahapan ujian. Tidak serta-merta semua dinyatakan lulus. Bagi yang belum memenuhi kriteria, akan diberikan kesempatan untuk mengikuti ujian kembali pada tahun mendatang," ujarnya.Lebih jauh, Syarief menyebutkan, syahadah atau ijazah santri TPQ diharapkan dapat memiliki nilai tambah dalam perjalanan pendidikan anak.Karena itu, pelaksanaan munaqasyah diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an di berbagai TPQ yang tergabung dalam FKTPQ Kota Makassar."Wisuda akbar yang kita proyeksikan diikuti sekitar 5.000 santri dari berbagai TPQ se-Kota Makassar akan menjadi agenda lanjutan pada akhir November, sekaligus bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar,' katanya.Momentum ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga TPQ, guru mengaji, dan orang tua dalam membangun generasi Qur'ani.Dia menambahkan, melalui proses pembelajaran yang terukur, Pemerintah Kota Makassar ingin memastikan pendidikan Al-Qur'an tidak berhenti pada kemampuan membaca, tetapi juga menjadi fondasi pembentukan karakter, akhlak, dan keimanan anak sejak dini."Kita juga ingin, memperluas literasi Al-Qur'an dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, demi melahirkan generasi Makassar yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia," tutup Syarief. (*)

Baca Selengkapnya
Sabtu, 24 Oktober 2026

Lomba Defile HKG PKK Makassar, 15 Kecamatan Tampilkan Ciri Khas dan Potensi Wilayah

MAKASSAR – Lomba defile menjadi salah satu agenda yang memeriahkan rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Kota Makassar, di Atrium Trans Studio Mall, Jumat (23/10/2026).Diikuti oleh 15 kecamatan binaan TP PKK Kota Makassar, kegiatan ini menjadi ruang bagi setiap kecamatan untuk menampilkan kreativitas, kekompakan, serta keunikan dan ciri khas daerah masing-masing.Dalam perlombaan tersebut, setiap kecamatan menghadirkan penampilan yang merepresentasikan identitas wilayahnya. Beragam unsur lokal ditampilkan melalui busana, atribut, hingga konsep defile yang disiapkan secara kreatif oleh masing-masing peserta.Keunikan tersebut menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperlihatkan kekayaan potensi yang dimiliki setiap wilayah di Kota Makassar.Tidak sekadar berjalan beriringan dalam sebuah barisan, lomba defile ini juga menjadi kesempatan bagi para kader PKK untuk menerjemahkan karakter dan potensi daerah ke dalam penampilan yang menarik.Setiap kecamatan berupaya menunjukkan ciri khasnya dengan tetap mengedepankan keserasian, kedisiplinan, dan kekompakan tim.Keikutsertaan 15 kecamatan ini mencerminkan semangat kebersamaan dalam gerakan PKK. Perbedaan karakter dan potensi wilayah justru menjadi kekuatan yang memperkaya penampilan, sekaligus memperlihatkan bahwa setiap kecamatan memiliki identitas dan keunggulan yang patut diapresiasi.Lomba defile ini juga menjadi momentum untuk memperkuat rasa bangga terhadap identitas lokal. Ciri khas yang dibawa masing-masing kecamatan tidak hanya menjadi pembeda dalam kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi wilayah kepada masyarakat yang lebih luas.Kreativitas dalam mengemas unsur lokal menunjukkan bahwa kegiatan PKK dapat menjadi ruang untuk mendorong pelestarian budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antarwilayah.Ketua Tim Penggerak PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, turut hadir sebagai salah satu juri dalam lomba defile tersebut. Ia didampingi oleh drg. Wiwik Elnangti Wijaya dari TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan serta Andi Patiware, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, yang bersama-sama bertugas melakukan penilaian terhadap penampilan para peserta.Penilaian dilakukan dengan memperhatikan penampilan peserta, kreativitas dalam mengangkat ciri khas wilayah, kekompakan barisan, serta kesesuaian konsep yang ditampilkan dengan ketentuan lomba.Melalui partisipasi aktif para kader, nilai-nilai kebersamaan, gotong royong, kreativitas, dan kecintaan terhadap potensi lokal diharapkan terus tumbuh dan diterapkan dalam berbagai program pemberdayaan masyarakat.(*)

Baca Selengkapnya
Sabtu, 24 Oktober 2026

Dorong Perubahan dari Sumber, Melinda Aksa Ajak Masyarakat Kelola Sampah dengan Bijak

MAKASSAR – Ketua Dewan Lingkungan Hidup Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pengelolaan sampah sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan.Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber dalam Seminar Nasional Ekoteologi bertema “Dari Ego ke Eco: Merawat Bumi, Menjaga Kehidupan”, yang merupakan rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Sulawesi Selatan di Hotel Horison Makassar, Sabtu (24/10/2026).Dalam seminar tersebut, Melinda membawakan materi bertajuk “Pilah Sampah dari Sumber”. Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah perlu dimulai dari kesadaran setiap individu, terutama melalui kebiasaan memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah tangga.Berdasarkan materi yang dipaparkannya, Kota Makassar dengan luas wilayah 175,77 kilometer persegi dan 15 kecamatan memiliki jumlah penduduk tercatat sebanyak 1.482.800 jiwa.Potensi timbulan sampah pada Oktober 2026 mencapai 541,93 ton per hari. Kondisi ini menjadi gambaran pentingnya upaya pengurangan sampah yang dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.Melinda menjelaskan, upaya penanganan persoalan persampahan perlu berjalan melalui tiga langkah utama, yakni pengurangan sampah dari sumber, penguatan fasilitas pengelolaan sampah organik dan anorganik, serta pelibatan masyarakat dan lintas sektor.Ketiganya menjadi bagian penting dalam mendorong sistem pengelolaan sampah yang lebih terarah di Kota Makassar.Sejalan dengan itu, Instruksi Wali Kota Makassar Nomor 3 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber menjadi salah satu landasan gerakan yang mendorong masyarakat untuk mengambil peran lebih aktif dalam mengurangi sampah.Dalam materinya, Melinda mengajak masyarakat membiasakan pemilahan sampah menjadi tiga kategori, yaitu organik, anorganik, dan residu.Kebiasaan tersebut perlu dibarengi dengan pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, pemilihan produk dengan kemasan ramah lingkungan, serta keterlibatan aktif dalam kegiatan kerja bakti dan kampanye gaya hidup minim sampah atau zero waste lifestyle.Selain pemilahan, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai metode sederhana untuk mengolah sampah organik di rumah.Beberapa alternatif yang diperkenalkan meliputi komposter, ember tumpuk, lubang biopori, dan budidaya maggot. Penerapan metode tersebut dapat disesuaikan dengan kondisi lingkungan dan kemampuan masing-masing rumah tangga.Materi yang disampaikan Melinda juga menempatkan keterlibatan masyarakat sebagai bagian penting dalam menjawab tantangan ekologis perkotaan.Selain itu, Melinda juga menjelaskan bahwa dalam enam bulan terakhir, penataan TPA Tamangapa mulai menunjukkan perubahan signifikan.Kondisi area TPA kini ditata lebih rapi, bau menyengat yang sebelumnya menjadi salah satu persoalan mulai berkurang, dan sebagian besar area timbunan sampah telah ditutup menggunakan lapisan tanah uruk serta membran plastik.Penataan ini menjadi bagian dari upaya pembenahan kondisi TPA agar lebih terkendali sekaligus mengurangi dampak lingkungan yang ditimbulkan.Meski demikian, upaya perbaikan tersebut perlu terus dilanjutkan dan diimbangi dengan pengurangan sampah dari sumber agar beban penanganan di TPA dapat berkurang secara bertahap.(*)

Baca Selengkapnya
Jumat, 23 Oktober 2026

TP PKK Makassar Luncurkan Logo Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera, Ajak Kader Perkuat Ekonomi Bersama

MAKASSAR — TP PKK Kota Makassar mengajak seluruh kader hingga masyarakat umum bergabung dalam Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera sebagai upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi keluarga dan meningkatkan kesejahteraan anggota.Ajakan tersebut disampaikan dalam peluncuran logo resmi Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera TP PKK Kota Makassar pada rangkaian Pameran UMKM dan Jambore TP PKK Kota Makassar dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.Kegiatan tersebut berlangsung di Atrium Trans Studio Makassar, Jumat (23/10/2026), sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan koperasi secara lebih luas kepada kader PKK dan masyarakat.Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera sebelumnya telah diresmikan pada 5 Oktober 2026 dalam kegiatan Capacity Building TP PKK Kota Makassar di Hotel Novotel Makassar. Peluncuran logo resmi ini menjadi langkah lanjutan untuk memperkuat identitas sekaligus memperluas pengenalan koperasi kepada masyarakat.Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa Munafri, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peluncuran logo koperasi bukan sekadar memperkenalkan identitas baru, tetapi juga menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi keluarga.“Melalui peluncuran logo koperasi, kita juga ingin menegaskan pentingnya semangat kebersamaan dan pemberdayaan ekonomi. Koperasi bukan sekadar wadah usaha, melainkan simbol gotong royong, kemandirian, dan kekuatan kolektif untuk meningkatkan kesejahteraan anggota serta keluarga,” ujarnya.Melinda mengajak seluruh kader TP PKK untuk memanfaatkan keberadaan koperasi sebagai wadah bersama dalam mengembangkan potensi ekonomi, memenuhi kebutuhan keluarga, serta membangun kemandirian melalui semangat gotong royong.Ia juga berharap koperasi tersebut dapat berkembang menjadi salah satu sarana pemberdayaan ekonomi yang memberikan manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat. “Dengan dukungan serta partisipasi bersama, koperasi diharapkan mampu memperkuat peran PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujarnya.Sementara itu, Ketua Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera TP PKK Kota Makassar, Prof. Dr. Ir. Hadijah Mahyuddin, M.Si., menjelaskan bahwa koperasi tersebut terbuka bagi seluruh anggota PKK maupun masyarakat umum yang ingin bergabung menjadi anggota.“Ini telah diluncurkan dan kami sampaikan kepada ibu-ibu, ini terbuka untuk semua anggota PKK, termasuk juga masyarakat umum yang ingin menjadi anggota,” ujarnya.Menurutnya, salah satu tujuan utama pembentukan koperasi adalah meningkatkan kesejahteraan anggota melalui pengelolaan usaha yang mengedepankan kebersamaan dan partisipasi aktif.Ia menambahkan, anggota berkesempatan memperoleh Sisa Hasil Usaha (SHU) apabila koperasi menghasilkan keuntungan. Selain itu, koperasi juga menyediakan penawaran paket sembako seharga Rp50.000 melalui tenant promosi sembako yang tersedia di lokasi kegiatan.“Karena itu, Ibu-ibu yang ingin mendapatkan manfaat dari koperasi ini, silakan mendaftar. Kami telah menyiapkan barcode untuk memudahkan proses pendaftaran. Mari manfaatkan kesempatan ini agar kita semua bisa mendapatkan kesejahteraan dari koperasi,” ajak Hadijah.Melalui peluncuran logo dan sosialisasi tersebut, TP PKK Kota Makassar berharap Koperasi Konsumen Keluarga Sejahtera semakin dikenal dan mendapat dukungan luas. Kehadiran koperasi ini diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu mendorong kemandirian ekonomi, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga di Kota Makassar.

Baca Selengkapnya
Jumat, 23 Oktober 2026

TP PKK Makassar Angkat Kisah Inspiratif Pelaku UMKM Lewat Lomba Vlog “Cerita di Balik Usahaku

MAKASSAR — Upaya mendorong promosi dan meningkatkan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), TP PKK Kota Makassar menggelar lomba vlog bertema “Cerita di Balik Usahaku” dalam rangkaian Pameran UMKM dan Jambore TP PKK Kota Makassar memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54.Kegiatan tersebut berlangsung di Atrium Trans Studio Makassar, Jumat (23/10/2026), dengan melibatkan pelaku UMKM binaan TP PKK dari sejumlah kecamatan di Kota Makassar.Lomba vlog ini merupakan bagian dari program kerja Pokja II TP PKK Kota Makassar. Melalui kompetisi tersebut, peserta didorong memperkenalkan produk sekaligus mengangkat kisah, perjuangan, dan proses kreatif di balik usaha yang mereka jalankan.Sebanyak enam UMKM dari enam kecamatan berhasil lolos menjadi finalis. Mereka adalah UMKM Kira-Kira Michi, Bakso Mama Dede, Laughi Craft, Fitria Syahban, UMKM PKK Makassar, dan UMKM PKK Ujung Tanah.Para finalis menampilkan video pendek yang mengisahkan perjalanan usaha masing-masing, mulai dari awal merintis bisnis, menghadapi tantangan, hingga mengembangkan produk agar semakin dikenal masyarakat.Ketua Pokja II TP PKK Kota Makassar, Dra. Andi Indrawaty, menyampaikan bahwa lomba vlog ini menjadi salah satu bentuk dukungan TP PKK terhadap pengembangan usaha masyarakat, khususnya pelaku UMKM yang membutuhkan ruang promosi dan kesempatan untuk memperkenalkan produknya.“Melalui penyampaian cerita yang kreatif dan menarik, lomba ini diharapkan menjadi sarana promosi yang efektif bagi pelaku UMKM. Pemanfaatan video pendek juga membuka peluang bagi produk lokal untuk menjangkau konsumen yang lebih luas melalui media sosial,” ujarnyaMenurutnya, setiap usaha memiliki cerita dan perjuangan tersendiri yang patut diapresiasi. Kisah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk berwirausaha sekaligus memberikan gambaran kepada konsumen mengenai proses dan nilai di balik produk yang ditawarkan.“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga mendorong pelaku UMKM agar semakin kreatif dalam memanfaatkan teknologi digital untuk memasarkan produk dan membangun identitas usahanya,” imbuhnyaPenilaian lomba melibatkan tiga juri, yakni editor konten Nurul Fathira, A. Kaputra Pratama, serta perwakilan pengurus Pokja II TP PKK Kota Makassar, A. Fatmalia Djabir. Para juri menilai karya peserta berdasarkan kreativitas, kualitas penyajian, kekuatan cerita, dan kemampuan video dalam memperkenalkan usaha kepada masyarakat.Kehadiran juri dari bidang konten dan unsur TP PKK diharapkan dapat memberikan penilaian yang mempertimbangkan aspek kreativitas sekaligus kesesuaian pesan dengan tujuan pemberdayaan UMKM. Dengan demikian, video yang dihasilkan tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga mampu menyampaikan nilai dan keunggulan usaha.Melalui lomba vlog “Cerita di Balik Usahaku”, TP PKK Kota Makassar berharap semakin banyak masyarakat mengenal produk lokal dan memberikan dukungan terhadap usaha yang dikembangkan pelaku UMKM. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya memperkuat peran TP PKK dalam mendorong pemberdayaan ekonomi keluarga dan pertumbuhan UMKM di Kota Makassar.

Baca Selengkapnya
Jumat, 23 Oktober 2026

Investasi Otomotif Terus Tumbuh di Makassar, Wali Kota Appi Resmikan Dealer Geely Pertama di Sulawesi

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meresmikan showroom Dealer Geely Ricklean Makassar milik PT Ricklean Budi Guna Sejahtera di Jalan Veteran Selatan, Jumat (23/10/2026).Kehadiran dealer ini menambah pilihan masyarakat Makassar dalam mendapatkan kendaraan, khususnya kendaraan listrik dan plug-in hybrid electric vehicle (PHEV).Munafri menyambut baik hadirnya investasi baru otomotif ini di Kota Makassar. Menurutnya, pembukaan usaha baru tidak hanya akan menambah pilihan produk bagi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak terhadap perekonomian daerah.Ia menjelaskan, keberadaan showroom dan dealer otomotif turut berkontribusi terhadap penerimaan daerah melalui pajak. Serta berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.“Usaha yang dibuka di setiap kota itu membantu memberikan nilai pertumbuhan ekonomi yang baik untuk kota itu,” katanya.Munafri mengungkapkan pertumbuhan ekonomi Kota Makassar mencapai 7,04 persen pada kuartal II. Hal itu sejalan dengan upaya Pemerintah Kota Makassar dalam mendorong kemudahan berusaha dan investasi yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif agar semakin banyak pelaku usaha tertarik mengembangkan bisnis di Makassar.Munafri berharap kehadiran dealer Geely Ricklean dapat meningkatkan persaingan industri otomotif sekaligus memberikan lebih banyak pilihan kendaraan bagi masyarakat.Di sisi lain, Ia mengingatkan pentingnya edukasi kepada konsumen mengenai aturan berlalu lintas. Menurutnya, penjualan kendaraan perlu diikuti pemahaman pengguna terhadap ketentuan berkendara dan penggunaan fasilitas jalan secara tertib.Ia menyoroti kebiasaan parkir di tempat terlarang, termasuk di jalur pejalan kaki, yang dapat mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat.Munafri pun meminta aparat kepolisian yang turut hadir agar menegakkan aturan secara konsisten terhadap pelanggaran lalu lintas agar tercipta budaya berkendara yang lebih tertib di Kota Makassar.Selain mendorong pertumbuhan investasi, Munafri turut menyinggung pentingnya penggunaan kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Ia menyebut penggunaan mobil listrik sebagai salah satu upaya mengurangi emisi gas buang.“Mobil dinas saya mobil listrik. Karena kita mencoba untuk mengurangi emisi gas buang, memberikan contoh kepada masyarakat,” tuturnya.Sementara itu, Sales & Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, mengatakan Makassar merupakan lokasi strategis bagi pengembangan pasar Geely di kawasan Indonesia Timur.Menurutnya, sebagai pusat bisnis dan perdagangan, Makassar memiliki kebutuhan mobilitas yang beragam, mulai dari aktivitas sehari-hari hingga perjalanan keluarga dan kegiatan usaha.“Dealer Geely Ricklean Makassar mengusung konsep 3S (Sales, Service, Spare Parts) yang memungkinkan konsumen mendapatkan layanan penjualan, perawatan kendaraan, dan suku cadang dalam satu lokasi,” jelasnya.Ia melanjutkan, kehadiran dealer tersebut juga menjadi bagian dari upaya Geely mendekatkan pilihan kendaraan energi baru kepada masyarakat, termasuk kendaraan listrik dan PHEV yang lebih efisien dan rendah emisi.(*)

Baca Selengkapnya

Video Gallery

Kegiatan & Dokumentasi Video

Lihat Semua Video
Cara Menggunakan LONTARA+, Makin Dekat, Dalam Satu Genggaman

Cara Menggunakan LONTARA+, Makin Dekat, Dalam Satu Genggaman

Punya aduan tentang kondisi atau pelayanan di sekitar ta’? Kini, laporkan dengan mudah melalui aplikasi LONTARA+!Ikuti langkah-langkahnya, mulai dari membuka fitur Aduan Masyarakat, mengisi informasi aduan, hingga mengirimkan laporan. Pastikan informasi yang diberikan jelas agar aduan dapat diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk ditindaklanjuti.LONTARA+. Makin Dekat, Semua Dalam Satu Genggaman

Bus Sekolah Gratis: Melaju Bersama Menjemput Anak Bangsa

Bus Sekolah Gratis: Melaju Bersama Menjemput Anak Bangsa

Perjalanan ke sekolah kini menjadi lebih nyaman dan menyenangkan. Melalui program Bis Sekolah Gratis, anak-anak dapat berangkat dan pulang sekolah bersama teman-teman dengan lebih aman tanpa biaya perjalanan. Sebab, setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meraih masa depan.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Kenalkan, warga RT.002/RW.001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo. Bersama Ketua RT dan warga, mereka bergerak mengelola sampah dari lingkungan sendiri, mulai dari memilah sampah, mengolah sampah organik, hingga mengumpulkan sampah anorganik untuk dikelola kembali. Karena menjaga lingkungan bukan tugas satu-dua orang. Dari rumah, dari lorong, dari RT kita sendiri. Tidak perlu tunggu jadi superhero. Mulai dari sampah ta’. Kalau satu RT bergerak, satu lingkungan ikut berubah. Satu langkah kecil dari warga, jadi perubahan besar untuk Makassar.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa. Kami terus memperbaiki TPA Tamangapa, pelan-pelan tapi nyata. Sampah ditata dan ditimbun, jalan dibenahi, akses kendaraan diperbaiki, dan sapi-sapi dijaga tetap di kandangnya agar lingkungan di sekitar TPA semakin tertata. Memang masih banyak yang harus dikerjakan. Tapi kami ingin perubahan ini terus dirasakan, pembenahan ini kita lakukan bersama sama, dengan langkah sederhana pilah sampah ta', mulai dari rumah ta' sendiri. Sedikit demi sedikit, TPA Tamangapa harus menjadi tempat yang lebih baik bagi semua yang beraktivitas di sekitarnya.

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Melalui aplikasi LONTARA+, Pemkot Makassar menghadirkan ruang digital yang menghubungkan langsung suara warga dengan respons cepat dari OPD terkait — mulai dari pengaduan layanan publik, laporan infrastruktur, hingga informasi program pemerintah. LONTARA+ adalah wujud komitmen untuk hadir, mendengar, dan menyelesaikan demi Makassar yang lebih responif, transparan, dan terpercaya. Unduh sekarang LONTARA+ dan laporkan kejadian di sekitar-ta’ langsung dari HP. Karena setiap suara adalah bagian dari solusi.

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

Setahun berlalu, tetapi duka 29 Agustus 2025 tetap menjadi bagian dari ingatan kita. Mari mengenang mereka yang telah pergi dengan doa, dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk terus menjaga Makassar sebagai rumah bersama yang damai dan penuh persaudaraan.#jagamakassarta'#pemkotmakassar #kominfomks #lontaraplus

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Podcast kali ini, kita main ke Makassar Creative Hub (MCH) ruang kreatif-nya anak muda di Kota Makassar yang jadi tempatnya para seniman, kreator, komunitas, sampai anak muda belajar, berkolaborasi, dan berkarya. Di episode “Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?”, kami ajak kamu lihat langsung fasilitas, aktivitas harian, dan ekosistem kreatif yang sedang dibangun di sini. Mulai dari ruang produksi, studio kreatif, area komunitas, sampai program-program pengembangan talenta. Benarkah MCH ini tempat lahirnya ide-ide besar Makassar? Yuk nonton sampai habis dan nilai sendiri!

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Pemkot Makassar berhasil melibatkan berbagai perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR-nya dan turut andil dalam program pembagian seragam gratis. Dengan begitu setiap anak berangkat ke sekolah dengan percaya diri tanpa rasa minder karena keterbatasan. Ini bukan sekadar bantuan seragam, tapi langkah nyata menghadirkan kesetaraan pendidikan. Dari setiap sudut kota hingga kepulauan, kami pastikan seragam sampai tepat sasaran, karena Makassar percaya, setiap anak berhak melangkah menuju masa depan dengan bangga.

Jejak Rasa Kota Makassar

Jejak Rasa Kota Makassar

Jelajahi ragam hidangan autentik Kota Makassar yang menyentuh hati di setiap suapannya. Rasakan pengalaman kuliner yang tiada duanya hanya di Makassar, Kota Makan Enak!

Lompat ke Menu Aksesibilitas (Tekan ENTER)