Senin-Jumat: 08:00 - 16:00 WITA(0411) 112 · info@makassarkota.go.id
Cerah27°CCerah•Kelembapan 76%•Angin 1.8 km/jam

Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

Portal Resmi Kota Makassar. Menyajikan informasi seputar pemerintahan, pembangunan, dan layanan publik.

Layanan Publik

Layanan Untuk Masyarakat

Ikon Layanan

Lontara+

Layanan Makassar Super Apps

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Dukcapil Online

Layananan Kependudukan dan Catatan Sipil

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SP4N Lapor

Layanan Lapor.go.id

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Mall Pelayanan Publik

Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Satu Data Kota Makassar

Portal Satu Data Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SolataBoss

Layanan Perizinan Non Berusaha

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SPMB

Sistem Pendaftaran Murid Baru

Akses Layanan →

Menyajikan Publikasi Data Publik

Transparansi Data Daerah

PDF

Transparansi • IPKD

06. Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

PERWALI 26 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD 2025

PDF

Transparansi • Pengumuman

01. Surat Edaran Pelaksaanaan Pembelajaran Daring Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

Surat Edaran Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring Bagi Murid Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

PDF

Transparansi • IPKD

13. Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • IPKD

11. Laporan Keuangan BUMD/Perusahaan Daerah.

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • APBD

LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2025

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Makasar Tahun Aggaran 2025

Jangan Lewatkan

Event Kota Makassar

Nikah Massal Gratis 2026
Event Terbaru

Nikah Massal Gratis 2026

02 Nov 2026Kota Makassar
Event akan dimulai dalam:
00Hari
00Jam
00Menit
00Detik
Selengkapnya

Data & Fakta

Kota Makassar dalam Angka

85,66 %

Indeks Pembangunan Manusia

6.61 %

Pertumbuhan Ekonomi

2,75 %

Inflasi Tahunan

0,391

Gini Rasio

4,43 %

Penduduk Miskin

9,60 %

Tingkat Pengangguran Terbuka

Publikasi Terkini

Berita & Informasi

Sabtu, 10 Oktober 2026

Aliyah Mustika Ilham: Generasi Muda Harus Cerdas, Beriman, dan Berakhlak Mulia

MAKASSAR,- Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menegaskan pentingnya membangun generasi muda yang unggul dalam ilmu pengetahuan, kuat dalam iman, serta memiliki akhlak mulia. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri SPIDI Islamic Edu Fest 2026 yang dirangkaikan dengan Grand Launching SPIDI Makkah, Living & Learning in Saudi Arabia, di Gedung Manunggal, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu (10/10/2026). Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar SPIDI atas inisiatif menghadirkan kegiatan pendidikan yang memadukan pengembangan potensi akademik, kreativitas, penguatan nilai-nilai keislaman, dan perluasan wawasan global bagi peserta didik. Menurutnya, pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang sangat menentukan kualitas sumber daya manusia dan masa depan Kota Makassar. Karena itu, pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus mampu membentuk karakter, menanamkan nilai moral, serta membangun kepedulian sosial generasi muda. “Atas nama Pemerintah Kota Makassar, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada keluarga besar SPIDI atas terselenggaranya SPIDI Islamic Edu Fest 2026 serta peluncuran Program Immersion Makkah. Ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujar Aliyah Mustika Ilham. Ia menilai, SPIDI Islamic Edu Fest 2026 menjadi ruang positif bagi peserta didik untuk menampilkan potensi, kreativitas, inovasi, dan prestasi. Kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk mengembangkan kepercayaan diri, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta keberanian menghadapi tantangan. Aliyah Mustika Ilham menekankan bahwa kecerdasan intelektual perlu berjalan beriringan dengan kematangan spiritual dan keluhuran akhlak. Menurutnya, pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya mampu mengikuti perkembangan zaman, tetapi juga tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama. “Kecerdasan tanpa akhlak akan kehilangan arah. Sebaliknya, ilmu yang disertai iman dan akhlak akan menjadi kekuatan untuk membawa manfaat bagi sesama. Inilah generasi yang ingin kita bangun, generasi yang cerdas, berkarakter, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya,” tambahnya. Program Immersion Makkah Perluas Wawasan Peserta Didik Pada kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham juga menyambut baik peluncuran Program Immersion Makkah sebagai upaya memperluas pengalaman belajar peserta didik melalui pengenalan langsung terhadap sejarah, budaya, dan nilai-nilai peradaban Islam. Ia mengatakan, Makkah memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan umat Islam. Selain menjadi tempat berdirinya Masjidil Haram dan Ka'bah, kota suci tersebut juga menyimpan nilai sejarah dan keteladanan perjuangan Rasulullah SAW yang penting untuk dipahami generasi muda. Menurut Aliyah Mustika Ilham, program pembelajaran di luar lingkungan sekolah yang dirancang dengan baik dapat menjadi pengalaman berharga untuk memperkuat wawasan keislaman sekaligus menumbuhkan kemandirian, kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat belajar. “Kami berharap anak-anak kita tidak hanya membawa pulang kenangan perjalanan, tetapi juga perubahan positif dalam sikap, ibadah, kedisiplinan, dan semangat menuntut ilmu. Jadilah generasi yang memiliki cita-cita tinggi, berwawasan luas, tetapi tetap rendah hati dan berpegang teguh pada nilai-nilai agama,” pesannya. Ia berharap Program Immersion Makkah dapat menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman pendidikan yang bermakna, sehingga peserta didik memperoleh perspektif yang lebih luas tanpa kehilangan jati diri sebagai generasi muslim. Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, orang tua, dan masyarakat. Menurutnya, sekolah berperan memberikan pengetahuan dan pembinaan, sementara keluarga menjadi lingkungan pertama dalam menanamkan keteladanan, kasih sayang, kedisiplinan, serta tanggung jawab kepada anak. Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk terus membangun komunikasi dan kemitraan yang baik dengan pihak sekolah agar potensi setiap anak dapat berkembang secara optimal. Aliyah Mustika Ilham juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga pendidik atas dedikasi mereka dalam mencetak generasi penerus bangsa. “Seorang pendidik tidak hanya bertugas mentransfer pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai, membangun karakter, dan menginspirasi peserta didik agar berani meraih masa depan yang lebih baik,” katanya. Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar memandang lembaga pendidikan, termasuk lembaga pendidikan Islam, sebagai mitra penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kota Makassar membutuhkan generasi yang mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional, serta tetap menjunjung tinggi nilai agama, menghormati orang tua dan guru, dan mencintai daerahnya. “Generasi masa depan yang kita harapkan bukan hanya generasi yang sukses untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, dan Kota Makassar,” tuturnya. Menutup sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan selamat dan sukses atas penyelenggaraan SPIDI Islamic Edu Fest 2026 dan peluncuran Program Immersion Makkah. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat inovasi pendidikan, meningkatkan kualitas pembinaan karakter, serta melahirkan generasi muslim yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Maros Chaidir Syam beserta istri, Pembina Yayasan Pesantren Modern Makassar Muzayyin Arif, Direktur SPIDI Female Boarding School Mukhlisa Arif, perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan, perwakilan Kapolres Maros, Ustaz Muh Syamsir Ali, perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Asisten I dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, serta pimpinan SPIDI Female Boarding School.

Baca Selengkapnya
Jumat, 9 Oktober 2026

Kenal Pamit Kapolda Sulsel, Wali Kota Makassar Apresiasi Djuhandani dan Sambut Awal Chairuddin

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri acara Kenal Pamit Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan (Sulsel) di Aula Mappaodang Polda Sulsel, Jumat (9/10/2926) malam. Acara yang dikemas dalam suasana gala dinner penuh keakraban dan kekeluargaan tersebut menjadi momen perpisahan dengan Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro sekaligus penyambutan Irjen Pol M. Awal Chairuddin sebagai Kapolda Sulsel yang baru. Dalam kesempatan itu, Munafri mewakili para wali kota dan bupati se-Sulsel menyerahkan cenderamata kepada Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro. Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian dan sinergi yang telah terbangun selama menjalankan tugas di Sulsel. Munafri menyampaikan terima kasih atas kolaborasi yang selama ini terjalin antara jajaran Polda Sulsel dan Pemerintah Kota Makassar. Munafri juga menyampaikan selamat datang kepada Irjen Pol M. Awal Chairuddin yang kini mengemban amanah sebagai Kapolda Sulsel. “Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Irjen Pol Djuhandani Rahardjo Puro atas sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun bersama Pemerintah Kota Makassar selama ini,” katanya. “Kepada Bapak Irjen Pol M. Awal Chairuddin, kami mengucapkan selamat atas amanah baru sebagai Kapolda Sulawesi Selatan,”lanjutnya. Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara Pemerintah Kota Makassar dan Forkopimda Sulsel dapat terus diperkuat melalui estefet kepemimpinan Kapolda baru. Terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan lingkungan kota yang aman dan kondusif.(*)

Baca Selengkapnya
Jumat, 9 Oktober 2026

Wali Kota Makassar Kaji Kelayakan Pembangunan Pusat Pasar Hewan Terpadu di RPH Tamangapa

MAKASSAR,—Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus mematangkan langkah strategis dalam mewujudkan penataan ruang kota dan ketahanan pangan yang berkelanjutan. Sebagai kelanjutan dari kunjungannya melihat kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) di Tamangapa yang terbengkalai, Munafri bersama jajaran Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar kini tengah mengkaji kelayakan rencana revitalisasi area tersebut sebagai Pusat Pasar Hewan Terpadu, Jumat (9/10/2026). Langkah tersebut dirancang dalam menghidupkan kembali kawasan RPH dan mengembangkannya sebagai kawasan pasar hewan terpadu dengan menata sirkulasi perdagangan ternak yang lebih higienis dan terpusat. Pada pertemuan tersebut, Munafri menyimak kajian kelayakan kesiapan tata ruang dan lahan. Ia memastikan pusat perdagangan ternak ini dibangun dengan memenuhi seluruh fasilitas standar operasional prima. Seperti fasilitas pemeriksaan kesehatan, pemandian hewan, gudang pakan, irigasi air kotor, toilet, masjid, hingga integrasi langsung dengan area RPH. Selain tata ruang, kajian kelayakan juga membahas mitigasi potensi genangan melalui penambahan urukan tanah. “Kita harus memastikan regulasi terhadap pasar hewan ini sudah ada (terpenuhi) semua ya,” katanya. Adapun rencana pembangunan pasar hewan tersebut saat ini diproyeksikan untuk menampung komoditas ternak besar dan kecil secara terpusat, meliputi sapi, kerbau, kambing, dan domba. Kuota tampung area diperkirakan dapat memenuhi ke kebutuhan pasokan warga Makassar. Pada kesempatan tersebut, Munafri juga mencoba mengkaji cakupan luas area lahan dan mempertimbangkan integrasi komoditas hewan unggas. “Supaya jadi satu nanti semua, seperti one stop shopping lah,” pungkasnya. Dengan konsep tersebut, Munafri lantas menekankan agar tata ruang turut memprioritaskan kenyamanan infrastruktur penunjang. Seperti penyediaan area parkir yang luas bagi kendaraan pengangkut (pick-up) dan logistik agar mendukung mobilitas pedagang maupun pembeli. Lebih jauh, Munafri menegaskan regulasi tata ruang dan kebijakan harus berjalan beriringan untuk memastikan ketertiban kota sekaligus memberikan kepastian kenyamanan bagi pelaku usaha maupun masyarakat kedepannya. "Pendekatan kita bukan sekadar fair business, melainkan pendekatan pelayanan kepada masyarakat," ujarnya. Melalui konsep kawasan terpusat di Tamangapa ini, Munafri berharap langkah penataan ini mampu memperkuat ketahanan pangan kota, rantai pasokan ternak, sekaligus menghadirkan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang tertib dan nyaman bagi warga Makassar.(*)

Baca Selengkapnya
Jumat, 9 Oktober 2026

Munafri Minta Dukungan Pusat Perkuat Industri, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Makassar

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan sejumlah aspirasi pembangunan Kota Makassar kepada Komisi VII DPR RI. Mulai dari dukungan kebijakan untuk pengembangan industri, pembangunan infrastruktur, hingga penguatan sektor kepulauan, pariwisata dan ekonomi kreatif. Aspirasi tersebut disampaikan wali kota yang akrab disapa Appi ini dalam Pertemuan Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI Bersama Pemerintah Provinsi dan Kota di Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi selatan (Sulsel), Jumat (9/10/2026). Appi menjelaskan, Makassar memiliki posisi strategis sebagai pusat perdagangan barang dan jasa di kawasan Indonesia Timur. Dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 7,04 persen, ia menilai penguatan ekosistem usaha dan investasi perlu didukung kebijakan yang memungkinkan industri berkembang di daerah. "Kami tidak punya sumber daya alam, tapi kami punya letak geografis yang sangat menguntungkan. Kota ini menjadi kota yang sangat sentral, khususnya di ALKI II, sehingga pola perdagangan barang dan jasa menjadi backbone kami untuk tumbuh," jelasnya. Untuk itu, Appi menekankan pentingnya insentif terhadap bahan baku yang masuk untuk diolah di daerah. Menurutnya, kebijakan tersebut dapat membantu mendorong pertumbuhan industri di Makassar , termasuk industri garmen yang menghadapi tantangan tingginya biaya bahan baku. "Yang kami inginkan untuk membangun industri dan turunan industri yang ada, harusnya ada kebijakan dari pemerintah juga untuk memberikan insentif terhadap barang masuk sebagai bahan baku untuk diolah di tempat kami," jelasnya. Di sektor pariwisata, Munafri meminta dukungan untuk pembangunan sejumlah infrastruktur khusus. Seperti gedung representatif yang mendukung kegiatan pegelaran seni dan budaya warga Makassar. Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Makassar yang selalu menjadi pusat kegiatan skala nasional dan internasional memerlukan adanya gedung yang mampu menampung mengakomodasi penyelenggaraan berbagai kegiatan berkapasitas ribuan orang. “Beberapa tambahan infrastruktur, khususnya industri seni dan pagelaran. Di sini kami tidak punya satu tempat yang representatif untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan MICE yang cukup atau yang lebih spesifik,” ujarnya. Appi juga menjelaskan Kota Makassar sangat terkenal dengan gastronominya. Pinisi, kata Ia, sudah menjadi warisan takbenda yang sudah terdaftar di UNESCO. Sehingga Ia berharap pemerintah pusat dapat mendorong gastronomi Makassar dapat didaftarkan sebagai bagian dari warisan gastronomi UNESCO. Lebih jauh, Appi meminta dukungan terhadap pembangunan infrastruktur untuk wilayah Kepulauan. Ia mengatakan akses dermaga sangat dibutuhkan untuk menunjang aksesibilitas masyarakat dan pengembangan wisata bahari. Namun, Ia mengungkapkan bahwa kewenangan pemerintah kota dalam pembangunan infrastruktur di kawasan spermonde tersebut masih terbatas. Sehingga Pemerintah Kota tidak dapat melakukan intervensi. "Kami cuma punya kewenangan yang di daratnya. Sementara pembangunan dermaga dan sebagainya itu kami tidak punya kewenangan ada di sana. Sehingga kalau bisa, kami diberikan akses untuk bisa membangun dermaga di pulau-pulau kami," ungkapnya. Melalui pertemuan tersebut, Appi berharap aspirasi dapat menjemput dukungan dan perhatian pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan dan pertumbuhan ekonomi Kota Makassar. Sementara itu, Ketua Tim Kunjungan Kerja Reses Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menjelaskan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan DPR RI. Mereka memang hadir untuk menghimpun informasi dan memperoleh gambaran faktual mengenai tantangan yang dihadapi pemerintah daerah, khususnya di sektor perindustrian dan pariwisata. "Kami hadir dalam rangka menggali informasi dan memperoleh gambaran faktual dan catatan dan tantangan dan masalah yang dihadapi oleh pemerintah provinsi dan pemerintah kota," katanya.(*)

Baca Selengkapnya
Jumat, 9 Oktober 2026

TP PKK Makassar Dorong Desain Lokal Berbasis Budaya dan Inovasi Beretika

MAKASSAR — TP PKK Kota Makassar mendorong pengembangan desain lokal berbasis budaya melalui pelatihan peningkatan kapasitas desain dan inovasi beretika bertema “Terciptanya Desain Lokal Kecamatan”, yang digelar pada 8–9 Oktober 2026 di Auditorium TP PKK Kota Makassar. Kegiatan ini diikuti kader TP PKK dan masyarakat perwakilan kecamatan yang dipersiapkan untuk mengembangkan kreativitas serta keterampilan desain berbasis potensi budaya lokal. Pelatihan dibuka oleh Ketua Bidang III TP PKK Makassar, Prof. Hadijah Mahyuddin. Ia berharap kegiatan ini dapat melahirkan desainer lokal yang mampu mengangkat identitas budaya setiap kecamatan melalui karya kreatif dan inovatif. “Melalui kegiatan ini, kami berharap kader TP PKK dan masyarakat tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang desain, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas dengan mengangkat nilai-nilai budaya lokal. Kita ingin setiap kecamatan memiliki desain yang khas dan mencerminkan identitas daerahnya masing-masing,” ujarnya. Menurut Prof Hadijah, desain lokal memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya. Karena itu, kreativitas perlu diimbangi dengan pemahaman terhadap nilai dan etika dalam mengangkat identitas budaya daerah. “Yang terpenting, inovasi yang dihasilkan tetap memperhatikan etika dan menghargai budaya kita. Dengan begitu, desain lokal tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan budaya sekaligus meningkatkan potensi ekonomi masyarakat,” tambahnya. Pelatihan ini menghadirkan empat narasumber, yakni Fantri Pribadi, Nasir, Hilal Cahril, dan Muhammad Habil Anugrah Simanjuntak. Mereka berasal dari kalangan desainer, seniman batik, penggiat pembatikan, serta akademisi dan pengajar seni rupa. Para narasumber memberikan materi sekaligus pendampingan praktik agar peserta memahami proses kreatif dalam menghasilkan desain yang memiliki karakter dan ciri khas lokal. Peserta mempelajari tahapan pembuatan desain, mulai dari menggali inspirasi, menyusun konsep, membentuk pola, hingga mengembangkan motif yang dapat diterapkan pada media kain. Selain materi desain, peserta juga mengikuti praktik membatik secara langsung. Pendampingan ini memberikan pengalaman dalam mengolah motif menjadi karya sekaligus mengenalkan keterampilan dasar pembatikan. Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan mampu memadukan unsur budaya tradisional dengan kreativitas baru tanpa mengabaikan makna dan nilai yang terkandung di dalamnya. Kegiatan ini juga menjadi upaya TP PKK Kota Makassar dalam memperkuat peran kader sebagai penggerak pemberdayaan masyarakat. Keterampilan desain diharapkan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha kreatif berbasis potensi daerah. Perwakilan peserta dari berbagai kecamatan diharapkan dapat menerapkan ilmu yang diperoleh di wilayah masing-masing, sehingga pengembangan desain lokal dapat berlangsung secara berkelanjutan. Melalui pelatihan selama dua hari ini, TP PKK Kota Makassar berharap tercipta desain khas kecamatan yang mampu memperkuat identitas budaya, mendorong kreativitas masyarakat, serta membuka peluang ekonomi melalui produk lokal yang inovatif dan berdaya saing.

Baca Selengkapnya
Jumat, 9 Oktober 2026

Wawali Makassar Buka GEOMETRI 2026 di UNM, Dorong Mahasiswa Aplikasikan Matematika dalam Kehidupan Nyata

MAKASSAR — Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, mewakili Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara resmi membuka kegiatan Genius on Mathematics in Real Application (GEOMETRI) 2026 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM), di Ballroom Lantai 3 Gedung Phinisi UNM, Makassar, Jumat (9/10/2026). Dalam sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan apresiasi kepada HMJ Matematika FMIPA UNM atas penyelenggaraan GEOMETRI 2026 sebagai wadah pengembangan potensi akademik, kreativitas, serta kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Menurut Aliyah Mustika Ilham, matematika tidak sekadar berkaitan dengan angka, rumus, dan perhitungan, tetapi juga merupakan cara berpikir yang mengajarkan seseorang untuk bersikap logis, sistematis, kritis, dan teliti dalam menyelesaikan berbagai persoalan. Matematika juga memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari pengelolaan keuangan, perencanaan pembangunan, pengolahan data, pengembangan teknologi, hingga pengambilan keputusan berbasis data. “Matematika bukan hanya berada di ruang kelas atau di dalam lembar ujian. Matematika hadir dalam kehidupan kita sehari-hari. Matematika dapat membantu kita membaca masalah, mengolah data, memprediksi kondisi, dan merancang solusi,” ungkap Aliyah Mustika Ilham. Ia menilai, tema Mathematics in Real Application sangat relevan dengan kebutuhan saat ini, khususnya dalam mempersiapkan generasi muda yang tidak hanya menguasai teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan untuk menjawab berbagai persoalan nyata di tengah masyarakat. Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus berkomitmen membangun sumber daya manusia yang berkualitas sebagai fondasi utama pembangunan kota. Hal tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Makassar, yakni Makassar Unggul, Inklusif, Aman, dan Berkelanjutan. Menurutnya, penguasaan matematika, sains, teknologi, dan literasi digital menjadi bagian penting dalam menciptakan generasi muda yang kompeten, kreatif, berdaya saing, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Ia berharap GEOMETRI 2026 dapat menjadi ruang kolaborasi bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan, mengembangkan potensi, memperluas wawasan, serta membangun jejaring akademik yang produktif. Lebih lanjut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam pembangunan daerah. Mahasiswa tidak hanya dipersiapkan sebagai tenaga profesional, tetapi juga diharapkan menjadi agen perubahan yang mampu melahirkan gagasan dan inovasi bagi kemajuan masyarakat. Pemerintah Kota Makassar, lanjutnya, terbuka terhadap kolaborasi dengan dunia akademik untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan perkotaan melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan inovasi. Kepada seluruh peserta GEOMETRI 2026, Aliyah Mustika Ilham berpesan agar terus belajar dengan sungguh-sungguh, berani bertanya, mencoba hal baru, serta tidak takut melakukan kesalahan dalam proses belajar dan berinovasi. “Dari proses mencoba, kita belajar. Dari kesalahan, kita menemukan pengalaman. Dan dari pengalaman, kita membangun masa depan. Mari kita jadikan matematika bukan sekadar ilmu untuk menyelesaikan soal, tetapi ilmu untuk menyelesaikan persoalan kehidupan,” pesannya. Kegiatan tersebut turut dihadiri Staf Ahli I Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik Kota Makassar, H. Akhmad Namsum, S.Ag., M.M.; Wakil Dekan III FMIPA UNM, Prof. Uca, S.Si., M.P., Ph.D., yang mewakili Dekan FMIPA UNM; serta Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Makassar, Noptiadi, S.STP., M.M., yang mewakili Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar. Hadir pula Ketua Jurusan Matematika FMIPA UNM, Ja'faruddin, S.Pd., M.Pd., Ph.D., beserta jajaran, serta Ketua Umum HMJ Matematika FMIPA UNM Periode 2026–2027, Muhammad Hidayat Situru, bersama jajaran kepengurusan. Menutup sambutannya, Aliyah Mustika Ilham berharap GEOMETRI 2026 dapat berlangsung lancar dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh peserta, civitas akademika Universitas Negeri Makassar, Pemerintah Kota Makassar, serta masyarakat luas. Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh budaya berpikir kritis, kreativitas, dan semangat inovasi di kalangan mahasiswa sehingga mampu melahirkan generasi muda Makassar yang unggul dalam ilmu pengetahuan serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya

Video Gallery

Kegiatan & Dokumentasi Video

Lihat Semua Video
Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Kenalkan, warga RT.002/RW.001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo. Bersama Ketua RT dan warga, mereka bergerak mengelola sampah dari lingkungan sendiri, mulai dari memilah sampah, mengolah sampah organik, hingga mengumpulkan sampah anorganik untuk dikelola kembali. Karena menjaga lingkungan bukan tugas satu-dua orang. Dari rumah, dari lorong, dari RT kita sendiri. Tidak perlu tunggu jadi superhero. Mulai dari sampah ta’. Kalau satu RT bergerak, satu lingkungan ikut berubah. Satu langkah kecil dari warga, jadi perubahan besar untuk Makassar.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa. Kami terus memperbaiki TPA Tamangapa, pelan-pelan tapi nyata. Sampah ditata dan ditimbun, jalan dibenahi, akses kendaraan diperbaiki, dan sapi-sapi dijaga tetap di kandangnya agar lingkungan di sekitar TPA semakin tertata. Memang masih banyak yang harus dikerjakan. Tapi kami ingin perubahan ini terus dirasakan, pembenahan ini kita lakukan bersama sama, dengan langkah sederhana pilah sampah ta', mulai dari rumah ta' sendiri. Sedikit demi sedikit, TPA Tamangapa harus menjadi tempat yang lebih baik bagi semua yang beraktivitas di sekitarnya.

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Melalui aplikasi LONTARA+, Pemkot Makassar menghadirkan ruang digital yang menghubungkan langsung suara warga dengan respons cepat dari OPD terkait — mulai dari pengaduan layanan publik, laporan infrastruktur, hingga informasi program pemerintah. LONTARA+ adalah wujud komitmen untuk hadir, mendengar, dan menyelesaikan demi Makassar yang lebih responif, transparan, dan terpercaya. Unduh sekarang LONTARA+ dan laporkan kejadian di sekitar-ta’ langsung dari HP. Karena setiap suara adalah bagian dari solusi.

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

Setahun berlalu, tetapi duka 29 Agustus 2025 tetap menjadi bagian dari ingatan kita. Mari mengenang mereka yang telah pergi dengan doa, dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk terus menjaga Makassar sebagai rumah bersama yang damai dan penuh persaudaraan.#jagamakassarta'#pemkotmakassar #kominfomks #lontaraplus

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Podcast kali ini, kita main ke Makassar Creative Hub (MCH) ruang kreatif-nya anak muda di Kota Makassar yang jadi tempatnya para seniman, kreator, komunitas, sampai anak muda belajar, berkolaborasi, dan berkarya. Di episode “Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?”, kami ajak kamu lihat langsung fasilitas, aktivitas harian, dan ekosistem kreatif yang sedang dibangun di sini. Mulai dari ruang produksi, studio kreatif, area komunitas, sampai program-program pengembangan talenta. Benarkah MCH ini tempat lahirnya ide-ide besar Makassar? Yuk nonton sampai habis dan nilai sendiri!

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Pemkot Makassar berhasil melibatkan berbagai perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR-nya dan turut andil dalam program pembagian seragam gratis. Dengan begitu setiap anak berangkat ke sekolah dengan percaya diri tanpa rasa minder karena keterbatasan. Ini bukan sekadar bantuan seragam, tapi langkah nyata menghadirkan kesetaraan pendidikan. Dari setiap sudut kota hingga kepulauan, kami pastikan seragam sampai tepat sasaran, karena Makassar percaya, setiap anak berhak melangkah menuju masa depan dengan bangga.

Jejak Rasa Kota Makassar

Jejak Rasa Kota Makassar

Jelajahi ragam hidangan autentik Kota Makassar yang menyentuh hati di setiap suapannya. Rasakan pengalaman kuliner yang tiada duanya hanya di Makassar, Kota Makan Enak!