Senin-Jumat: 08:00 - 16:00 WITA(0411) 112 · info@makassarkota.go.id
Cerah25°CCerah•Kelembapan 66%•Angin 6.5 km/jam

Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

Portal Resmi Kota Makassar. Menyajikan informasi seputar pemerintahan, pembangunan, dan layanan publik.

Layanan Publik

Layanan Untuk Masyarakat

Ikon Layanan

Lontara+

Layanan Makassar Super Apps

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Dukcapil Online

Layananan Kependudukan dan Catatan Sipil

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SP4N Lapor

Layanan Lapor.go.id

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Mall Pelayanan Publik

Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

JDIH

Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum

Akses Layanan →
Ikon Layanan

Satu Data Kota Makassar

Portal Satu Data Kota Makassar

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SolataBoss

Layanan Perizinan Non Berusaha

Akses Layanan →
Ikon Layanan

SPMB

Sistem Pendaftaran Murid Baru

Akses Layanan →

Menyajikan Publikasi Data Publik

Transparansi Data Daerah

PDF

Transparansi • IPKD

06. Peraturan Kepala Daerah tentang penjabaran APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

PERWALI 26 Tahun 2025 tentang Perubahan APBD 2025

PDF

Transparansi • Pengumuman

01. Surat Edaran Pelaksaanaan Pembelajaran Daring Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

Surat Edaran Nomor 400.3.5/17/Disdik/IX/2026 Tentang Pelaksanaan Pembelajaran Daring Bagi Murid Jenjang TK, SD, DAN SMP di Kota Makassar

PDF

Transparansi • IPKD

13. Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (Batang Tubuh dan Lampiran)

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • IPKD

11. Laporan Keuangan BUMD/Perusahaan Daerah.

Dokumen catatan informasi keuangan dan laporan kinerja keuangan daerah pada periode 2026

PDF

Transparansi • APBD

LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH KOTA MAKASSAR TAHUN ANGGARAN 2025

Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kota Makasar Tahun Aggaran 2025

Jangan Lewatkan

Event Kota Makassar

Nikah Massal Gratis 2026
Event Terbaru

Nikah Massal Gratis 2026

02 Nov 2026Kota Makassar
Event akan dimulai dalam:
00Hari
00Jam
00Menit
00Detik
Selengkapnya

Data & Fakta

Kota Makassar dalam Angka

85,66 %

Indeks Pembangunan Manusia

6.61 %

Pertumbuhan Ekonomi

2,75 %

Inflasi Tahunan

0,391

Gini Rasio

4,43 %

Penduduk Miskin

9,60 %

Tingkat Pengangguran Terbuka

Publikasi Terkini

Berita & Informasi

Kamis, 1 Oktober 2026

Sapa Pengemudi Gojek, Munafri Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan dan Jaminan Sosial

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyapa langsung para mitra pengemudi Gojek dalam kegiatan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Gojek yang berlangsung di Nipah Mall, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Kamis (1/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran para pekerja, khususnya pengemudi transportasi daring, untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan sebagai langkah deteksi dini terhadap berbagai penyakit. Munafri mengatakan, pemeriksaan kesehatan secara rutin penting dilakukan meski seseorang belum merasakan gejala penyakit. "Pemeriksaan kesehatan sangat penting, deteksi sejak dini dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi tubuh sekaligus mencegah risiko kesehatan," ujarnya. Pada kesempatan ini, Appi juga menekankan pentingnya perlindungan terhadap pekerja dan keluarganya, terutama mereka yang menjadi tulang punggung keluarga dengan kondisi ekonomi yang rentan. Ia menggambarkan kondisi sebuah keluarga yang hanya bergantung pada penghasilan kepala rumah tangga, sehingga lewat PBJS ketenaga kerjaan Pemkot menyiapkan Jaminan hari tua bagi Go Ojek. "Ketika pencari nafkah utama mengalami musibah atau meninggal dunia, kondisi tersebut dapat berdampak langsung terhadap keberlangsungan hidup seluruh anggota keluarga," tuturnya. Pemerintah Kota Makassar melalui Program Makassar Berjasa (Makassar Berbagi Jaminan Sosial) memberikan perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada 81.466 pekerja rentan untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Dan Jaminan Kematian (JKM), dengan sebagian di antaranya (sekitar 45.000 pekerja) juga mendapatkan tambahan perlindungan Jaminan Hari Tua (JHT) Karena itu, ia menilai keberadaan berbagai bentuk jaminan sosial dan perlindungan bagi pekerja menjadi hal penting. Jaminan tersebut, kata dia, memberikan rasa aman bagi pekerja untuk menjalankan aktivitasnya sekaligus memastikan keluarga tetap mendapat perhatian ketika terjadi risiko. "Jaminan BPJS inilah yang akan memberikan kekuatan kepada mereka bahwa di dalam konsentrasi bekerja ada negara yang menjamin kehidupan keluarga mereka, ada negara yang terus memperhatikan kehidupan mereka," katanya. Munafri berharap kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis seperti yang digelar Gojek dapat terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Ia juga mengingatkan para mitra pengemudi Gojek agar tetap menjaga kesehatan, mengutamakan keselamatan saat bekerja, serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas. "Kami Pemkot Makassar terus menyiapkan berbagai jaminan sosial bagi masyarakat. Memberikan bantuan, memberikan pertolongan, inilah yang menjadi harapan kita bersama," tuturnya. Lebih jauh, Munafri mendorong agar perhatian terhadap kesehatan tidak hanya diberikan kepada para pengemudi, tetapi juga diperluas kepada anggota keluarga mereka. Dia menyebut Pemerintah Kota Makassar akan terus mendorong pelaksanaan program cek kesehatan yang dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas. Di akhir kesempatan, Munafri menyampaikan apresiasi kepada Gojek yang telah membuka ruang kolaborasi melalui pelaksanaan program CKG tersebut. "Sinergi kita diperkuat sehingga kesehatan masyarakat, khususnya kelompok pekerja yang menjadi tulang punggung keluarga, dapat menjadi perhatian bersama," pungkasnya. (*)

Baca Selengkapnya
Kamis, 1 Oktober 2026

TPA Tamangapa Punya Potensi Ekonomi, Oikos Earth Tawarkan Perdagangan Karbon

MAKASSAR — Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Antang, mulai dilirik sebagai aset lingkungan yang berpotensi menghasilkan nilai ekonomi bagi Kota Makassar. Gas metana dari timbunan sampah yang selama ini berpotensi lepas ke atmosfer dijajaki untuk dikelola melalui skema perdagangan karbon (carbon trade). Peluang tersebut ditawarkan perusahaan Oikos Earth kepada Pemerintah Kota Makassar dalam audiensi bersama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Kamis (1/10/2026). Hadir Ketua Dewan Lingkungan Kota Makassar, Melinda Aksa. CEO Oikos Earth, Muh. Syiraz, mengatakan pihaknya tengah mengeksplorasi kemungkinan pengembangan proyek pengurangan emisi berbasis pengelolaan gas metana di TPA Tamangapa. Menurutnya, TPA Tamangapa memiliki potensi besar karena timbunan sampah telah terbentuk sejak dekade 1990-an. Proses pembusukan sampah organik dalam timbunan tersebut menghasilkan gas metana yang perlu ditangkap dan dikelola. "Hari ini kami sudah melihat langsung ke lokasi (TPA Antang). Sudah ada kegiatan untuk melakukan penangkapan metana (methane capture) dari landfill TPA," ujar Syiraz. Ia menjelaskan, gas metana yang berhasil ditangkap dapat memiliki nilai ekonomi apabila memenuhi persyaratan teknis dan mekanisme pengurangan emisi yang berlaku. Pengurangan emisi tersebut selanjutnya berpotensi dikonversi menjadi instrumen lingkungan berupa kredit karbon (carbon credit). "Metana yang tadinya bisa terlepas ke atmosfer, dengan kita tangkap, itu bisa kita terbitkan instrumen lingkungan yang namanya carbon credit," katanya. "Jadi, eksplorasi ini sebenarnya ingin melihat bahwa TPA itu bukan cuma cost, tetapi juga bisa menjadi pendapatan, bisa menjadi PAD," tambah dia. Menurut Syiraz, pemanfaatan gas metana sekaligus dapat menjadi bagian dari upaya pengelolaan TPA yang lebih berkelanjutan. Pasalnya, metana merupakan gas rumah kaca yang memiliki dampak pemanasan global yang signifikan. Dengan sistem penangkapan yang baik, gas tersebut tidak langsung dilepaskan ke atmosfer, melainkan dikelola untuk mengurangi emisi dan, pada tahap berikutnya, berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi. Selama TPA ini sudah terbentuk sejak tahun 1990-an, tentu potensi metana yang selama ini terlepas ke atmosfer cukup besar. "Dengan capture, kita mencegah emisi metana tersebut. Tinggal bagaimana upaya yang dilakukan Pemkot melalui dinas dan seluruh pihak ini juga bisa memberikan pendapatan," jelasnya. Tak berhenti pada perdagangan karbon, Oikos Earth juga melihat peluang pemanfaatan metana sebagai bahan bakar alternatif. Gas metana yang berhasil ditangkap, kata Syiraz, berpotensi diolah dan dimurnikan menjadi biometana terkompresi yang selanjutnya dapat dipasarkan kepada sektor industri. "Setelah gas metannya diambil, ada potensi untuk kita jual sebagai bio-CNG. Kita proses, kita kompres, kemudian bisa dijual ke industri. Itu salah satu hal yang sedang kami coba eksplorasi bersama Pemkot," ungkapnya. Dalam kesempatan tersebut, tim Oikos Earth bersama Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Makassar, Helmy Budiman dan Ketua Tim Ahli Pemkot Makassar Andi Hudli Huduri, juga meninjau langsung kondisi TPA Tamangapa. Oleh sebab itu, Syiraz mengapresiasi pembenahan yang dilakukan Pemkot Makassar dalam beberapa bulan terakhir. Ia menyebut progres penataan TPA menunjukkan perkembangan signifikan. Berdasarkan hasil kunjungannya, sekitar area timbunan yang ditinjau telah mendapatkan soil cover. Selain itu, telah tersedia delapan sumur penangkap gas metana, dengan tiga di antaranya disebut sudah aktif. "Progresnya luar biasa. Per hari ini rampung sudah ditutup dengan soil cover. Sumur penangkap metananya sudah ada delapan dan tiga sudah aktif," tuturnya. Selain pengendalian gas metana, pembenahan sistem pengelolaan air lindi juga menjadi bagian dari penataan TPA Tamangapa. Syiraz menilai langkah cepat Pemkot Makassar menunjukkan keseriusan dalam membenahi sistem pengelolaan persampahan. "Pak Wali Kota anagat serius memperbaiki TPA. Saya melihat intervensi yang dilakukan dengan cepat. Kalau kita planning dengan baik, harusnya masalah persampahan di Makassar bisa jauh lebih cepat teratasi," katanya. Pengembangan proyek carbon trade berbasis TPA sendiri membutuhkan sistem pengelolaan yang memenuhi standar teknis. Karena itu, ia menyebutkan pengelolaan TPA perlu meninggalkan pola open dumping dan beralih menuju sistem controlled landfill atau sanitary landfill yang dilengkapi infrastruktur penangkapan gas metana. Gas yang berhasil ditangkap kemudian dapat dikelola lebih lanjut, antara lain melalui proses flaring atau dimanfaatkan sebagai sumber energi apabila secara teknis dan ekonomis memungkinkan. "Dengan pendekatan ini, pembenahan TPA Tamangapa tidak hanya diarahkan untuk mengurangi persoalan lingkungan dan emisi, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan sampah sebagai bagian dari ekonomi sirkular," pungkasnya. Pada kesempatan ini, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menyampaikan bahwa bagi Pemkot Makassar, penjajakan bersama Oikos Earth ini menjadi salah satu opsi untuk melihat TPA dari perspektif kedepan. "Bukan semata sebagai beban biaya pengelolaan sampah, tetapi juga sebagai aset lingkungan yang berpotensi memberikan manfaat ekonomi apabila dikelola dengan teknologi, standar, dan tata kelola yang tepat," singkat Appi. (*)

Baca Selengkapnya
Kamis, 1 Oktober 2026

Munafri-Aliyah Hadiri Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2026

MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin langsung upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (1/10/2026). Upacara tersebut diikuti Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Sekretaris Daerah (Sekda) Makassar Andi Zulkifly Nanda, serta jajaran Pemerintah Kota Makassar, mulai kepala organisasi perangkat daerah (OPD), camat hingga lurah. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum untuk mengenang para Pahlawan Revolusi yang gugur dalam peristiwa Gerakan 30 September 1965. Sekaligus mengingat kembali perjalanan sejarah bangsa dalam mempertahankan Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Munafri mengatakan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lingkungan Pemerintah Kota Makassar tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk kembali meneguhkan komitmen aparatur pemerintah dalam mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai persatuan, gotong royong, keadilan dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam menjaga keutuhan NKRI serta memperkuat pelayanan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat. "Melalui peringatan hari Kesaktian Pancasila ini, kita harapkan terus menjaga semangat kebangsaan dan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat," singkat Appi. Dalam upacara tersebut, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham membacakan naskah ikrar Hari Kesaktian Pancasila. Dalam ikrar tersebut ditegaskan bahwa sejak diproklamasikannya Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945, berbagai rongrongan terhadap NKRI telah terjadi, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Ikrar juga mengingatkan bahwa berbagai ancaman tersebut dapat terjadi karena kelemahan dan kurangnya kewaspadaan terhadap berbagai upaya yang bertujuan menumbangkan Pancasila sebagai ideologi negara. Karena itu, semangat kebersamaan yang dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila menjadi kekuatan penting dalam memperkokoh tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Di hadapan Tuhan Yang Maha Esa, dalam memperingati Hari Kesaktian Pancasila, kami membulatkan tekad untuk tetap mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai sumber kekuatan menggalang kebersamaan untuk memperjuangkan, menegakkan kebenaran dan keadilan demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," demikian bagian ikrar yang dibacakan Wakil Wali Kota, dalam upacara tersebut. (*)

Baca Selengkapnya
Rabu, 30 September 2026

Hadir di HUT ke-45 FAJAR, Wali Kota Makassar Tekankan Fungsi Kontrol Media

MAKASSAR,—Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menghadiri syukuran dan peringatan hari ulang tahun (HUT) yang ke-45 tahun FAJAR di Gedung Graha Pena, Rabu (30/09/2026) malam. Munafri hadir didampingi Ketua TP PKK Kota Makassar, Melinda Aksa, dan Kepala Dinas Kominfo Kota Makassar, Moh Roem. Pada kesempatan tersebut, Munafri menyampaikan apresiasi dan harapannya agar FAJAR terus menjadi media terpercaya sekaligus penggerak perubahan positif bagi masyarakat di Makassar dan Sulawesi Selatan. Melalui momen tersebut, Wali Kota yang akrab disapa Appi ini juga menegaskan pentingnya peran media massa sebagai wadah penyeimbang dan kontrol sosial bagi penyelenggaraan pemerintahan di daerah. Ia meminta insan pers tetap bersikap objektif dan berani menyampaikan kebenaran, meskipun menjalin kerja sama atau kontrak publikasi dengan Pemerintah Kota Makassar. "Media ini merupakan wadah penyeimbang yang terjadi di tengah masyarakat yang harus memberikan tell the truth, sesuatu yang benar. Jangan gara-gara kita sudah berkontrak dengan Pemerintah Kota, sehingga pemberitaannya tidak lagi berimbang," tegasnya. Menurut wali kota eks penyiar radio ini, pemerintah membutuhkan media sebagai 'mata dan telinga' untuk menjangkau berbagai persoalan warga yang mungkin luput dari pengawasan Pemerintah Kota Makassar. "Di sinilah peran media sebagai penyeimbang untuk memberikan social control terhadap pola pembangunan yang ada di Kota Makassar," lanjutnya. Selain menyoroti independensi pers, Appi juga mendorong industri media untuk terus bertransformasi di tengah pesatnya perkembangan era digital dan perubahan pola algoritma informasi. Ia menilai tantangan industri media ke depannya tentu menuntut adaptasi yang lebih gesit. Ia pun mengapresiasi FAJAR yang masih berdiri sebagai salah satu media besar di Kota Makassar hari ini. Menurutnya bertahan selama 45 tahun merupakan bukti resiliensi FAJAR. "Kita harus punya kekuatan-kekuatan baru untuk melawan pola-pola algoritma baru. Penting sekali hari ini mengenali habit dari pembaca kita, apakah layanan yang kita berikan sudah sesuai dengan needs and wants mereka," pungkasnya.(*)

Baca Selengkapnya
Rabu, 30 September 2026

APBD Perubahan 5,2 Triliun Disahkan, Wali Kota Makassar Arahkan Anggaran Responsif ke Warga

MAKASSAR,—Pemerintah Kota Makassar bersama DPRD Kota Makassar menyepakati dan mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp5,26 triliun. Pengesahan tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Makassar yang digelar di Aula Sipakatau, Balai Kota Makassar, Rabu (30/9/2026). Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan perubahan anggaran dilakukan untuk memastikan kebijakan belanja pemerintah tetap sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat. “APBD ini diharapkan memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Itulah gunanya ada anggaran Perubahan ini untuk memastikan fit-nya antara kebutuhan yang diinginkan oleh masyarakat yang bisa disupport oleh pemerintah,” ujarnya. Dalam APBD Perubahan 2026, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp5,26 triliun, dengan pendapatan daerah Rp4,56 triliun. Munafri menyebut, nilai APBD Perubahan tersebut meningkat sekitar Rp80 miliar dibandingkan APBD pokok. Sementara, tambahan pembiayaan netto sebesar Rp699,85 miliar bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun sebelumnya. Dengan disahkannya APBD Perubahan, Munafri selanjutnya meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memaksimalkan pelaksanaan program dan penyerapan anggaran hingga akhir tahun. Ia mendorong seluruh OPD untuk tetap memaksimalkan realisasi belanja di atas 95 persen. “Setelah perubahan ini kan ada terkoreksi anggaran, mereka (OPD) harus memaksimalkan seperti target awal kita bahwa kita punya komitmen bersama-sama untuk memberikan kepastian terhadap realisasi belanja di atas 95%,” tegasnya. Munafri mengatakan, capaian tersebut akan terus dipantau melalui monitoring dan evaluasi (monev) untuk memastikan program yang telah dianggarkan dapat direalisasikan secara maksimal. “Inilah gunanya kita terus melakukan monev untuk memastikan serapan belanja itu bisa maksimal sampai di penghujung tahun,” ujarnya. Munafri juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Makassar atas pembahasan APBD Perubahan yang telah dilakukan secara bersama-sama. Ia menilai pembahasan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS hingga Ranperda Perubahan APBD 2026 menunjukkan komitmen eksekutif dan legislatif dalam menyusun anggaran yang dapat mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. “Pandangan anggota Dewan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 sungguh sangat berarti bagi peningkatan kinerja Pemerintah Kota Makassar, baik sekarang maupun di masa yang akan datang,” katanya. Pengesahan ini, lanjutnya, menjadi salah satu agenda strategis Pemkot Makassar dalam memastikan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik tetap berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat hingga akhir tahun anggaran. Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menyampaikan bahwa pembahasan Perubahan APBD 2026 perlu ditempatkan sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung keberlanjutan program pembangunan di Kota Makassar. “Kita berharap Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini dapat semakin memperkuat program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Tentunya, seluruh prosesnya harus dilaksanakan secara transparan, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya.(*)

Baca Selengkapnya
Rabu, 30 September 2026

Konsep HUT Kota Makassar ke-419 Mulai Dikemas, Munafri Arahkan Berdampak bagi Warga

MAKASSAR,—Pemerintah Kota Makassar mulai membahas konsep rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Makassar ke-419 pada November 2026 mendatang. Namun sebelum memulai pembahasan teknis kegiatan lewat rapat formal, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, lebih dahulu memberikan arahan soal inti konsep perayaan. Melalui pertemuan ringan di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Rabu (30/9/2026), Munafri meminta kepada seluruh panitia dan jajaran pemerintah Kota Makassar agar rangkaian kegiatan Hari Jadi yang dirancang memperhitungkan pelibatan dan manfaat kegiatan kepada masyarakat secara luas. "Yang paling utama adalah melibatkan masyarakat, apresiasi kepada masyarakat atau kelompok masyarakat, baik struktur pemerintah maupun di luar itu yang telah berkontribusi nyata juga kepada pemerintah atau kepada kota dengan berbagai macam kegiatan," katanya. Munafri mengingatkan agar berbagai rangkaian kegiatan yang dihadirkan harus merepresentasikan semangat harapan yang rencananya akan menjadi pesan utama pada tema perayaan HUT Kota yang ke 2026. Ia mengatakan di tengah berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, ia ingin momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Daeng ini menunjukkan bahwa masih ada kontribusi dan harapan yang terus tumbuh di Kota Makassar. "Yang kedua, saya tidak mau kegiatan ini bersifat hura-hura. Bersifat hura-hura saja yang setelah itu tidak ada lagi manfaatnya," tegasnya. Munafri juga meminta seluruh kegiatan yang masuk dalam rangkaian HUT Kota memiliki konsep dan tone yang selaras dengan Pemerintah Kota Makassar. Ia mendorong potensi dan talenta lokal lebih banyak dilibatkan, termasuk dalam penggunaan jasa maupun belanja kegiatan. "Dimaksimalkan talenta-talenta kota yang di miliki, maksimalkan apa yang kita miliki supaya memastikan bahwa HUT ini adalah HUT yang dilaksanakan oleh Kota Makassar dan untuk warga Kota Makassar," ujarnya. Selain konsep kegiatan, Munafri meminta panitia mengevaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Ia berharap kekurangan dalam pelaksanaan sebelumnya dapat diperbaiki pada pelaksanaan HUT tahun ini. Munafri juga meminta pembagian tugas setiap perangkat daerah diperjelas. Termasuk memastikan koordinasi seluruh instansi untuk memastikan keterlibatan serta tanggung jawab masing-masing dalam rangkaian Hari Jadi Kota Makassar ke-419. Faktor cuaca juga menjadi perhatian Munafri, karena menurutnya pelaksanaan Hari Jadi akan berlangsung memasuki musim hujan. Ia pun meminta panitia menyiapkan konsep teknis yang mempertimbangkan kondisi tersebut, termasuk lokasi dan alur setiap kegiatan. Terakhirnya, Munafri meminta panitia segera menentukan waktu dan menyiapkan konsep teknis secara menyeluruh untuk dipresentasikan kepadanya. Ia berharap peringatan Hari Jadi Kota Makassar ke-419 menjadi momentum yang lebih tertata, melibatkan warga, serta meninggalkan manfaat bagi masyarakat.(*)

Baca Selengkapnya

Video Gallery

Kegiatan & Dokumentasi Video

Lihat Semua Video
Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Pahlawan Makassar Bebas Sampah, ternyata ada di sekitar ta’.

Kenalkan, warga RT.002/RW.001, Kelurahan Rappokalling, Kecamatan Tallo. Bersama Ketua RT dan warga, mereka bergerak mengelola sampah dari lingkungan sendiri, mulai dari memilah sampah, mengolah sampah organik, hingga mengumpulkan sampah anorganik untuk dikelola kembali. Karena menjaga lingkungan bukan tugas satu-dua orang. Dari rumah, dari lorong, dari RT kita sendiri. Tidak perlu tunggu jadi superhero. Mulai dari sampah ta’. Kalau satu RT bergerak, satu lingkungan ikut berubah. Satu langkah kecil dari warga, jadi perubahan besar untuk Makassar.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa.

Kami Tidak Berhenti untuk Membenahi TPA Tamangapa. Kami terus memperbaiki TPA Tamangapa, pelan-pelan tapi nyata. Sampah ditata dan ditimbun, jalan dibenahi, akses kendaraan diperbaiki, dan sapi-sapi dijaga tetap di kandangnya agar lingkungan di sekitar TPA semakin tertata. Memang masih banyak yang harus dikerjakan. Tapi kami ingin perubahan ini terus dirasakan, pembenahan ini kita lakukan bersama sama, dengan langkah sederhana pilah sampah ta', mulai dari rumah ta' sendiri. Sedikit demi sedikit, TPA Tamangapa harus menjadi tempat yang lebih baik bagi semua yang beraktivitas di sekitarnya.

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Suara Warga, Aksi Nyata Pemerintah Kota Makassar

Melalui aplikasi LONTARA+, Pemkot Makassar menghadirkan ruang digital yang menghubungkan langsung suara warga dengan respons cepat dari OPD terkait — mulai dari pengaduan layanan publik, laporan infrastruktur, hingga informasi program pemerintah. LONTARA+ adalah wujud komitmen untuk hadir, mendengar, dan menyelesaikan demi Makassar yang lebih responif, transparan, dan terpercaya. Unduh sekarang LONTARA+ dan laporkan kejadian di sekitar-ta’ langsung dari HP. Karena setiap suara adalah bagian dari solusi.

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

29 Agustus, Kita Ingat. Kita Renungkan

Setahun berlalu, tetapi duka 29 Agustus 2025 tetap menjadi bagian dari ingatan kita. Mari mengenang mereka yang telah pergi dengan doa, dan menjadikan peristiwa ini sebagai pelajaran untuk terus menjaga Makassar sebagai rumah bersama yang damai dan penuh persaudaraan.#jagamakassarta'#pemkotmakassar #kominfomks #lontaraplus

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?

Podcast kali ini, kita main ke Makassar Creative Hub (MCH) ruang kreatif-nya anak muda di Kota Makassar yang jadi tempatnya para seniman, kreator, komunitas, sampai anak muda belajar, berkolaborasi, dan berkarya. Di episode “Intip MCH: Kreatif Betulan-ji Kah?”, kami ajak kamu lihat langsung fasilitas, aktivitas harian, dan ekosistem kreatif yang sedang dibangun di sini. Mulai dari ruang produksi, studio kreatif, area komunitas, sampai program-program pengembangan talenta. Benarkah MCH ini tempat lahirnya ide-ide besar Makassar? Yuk nonton sampai habis dan nilai sendiri!

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Satu seragam, ribuan harapan ikut terjahit untuk masa depan anak Makassar.

Pemkot Makassar berhasil melibatkan berbagai perusahaan untuk mengalokasikan dana CSR-nya dan turut andil dalam program pembagian seragam gratis. Dengan begitu setiap anak berangkat ke sekolah dengan percaya diri tanpa rasa minder karena keterbatasan. Ini bukan sekadar bantuan seragam, tapi langkah nyata menghadirkan kesetaraan pendidikan. Dari setiap sudut kota hingga kepulauan, kami pastikan seragam sampai tepat sasaran, karena Makassar percaya, setiap anak berhak melangkah menuju masa depan dengan bangga.

Jejak Rasa Kota Makassar

Jejak Rasa Kota Makassar

Jelajahi ragam hidangan autentik Kota Makassar yang menyentuh hati di setiap suapannya. Rasakan pengalaman kuliner yang tiada duanya hanya di Makassar, Kota Makan Enak!