HUT ke-419 Kota Makassar, Pemkot Hadirkan Sebulan Program Berdampak Langsung bagi Masyarakat
MAKASSAR, — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan berbagai program dan kegiatan yang berorientasi pada pelayanan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar.Mengusung tema “Menyalakan Harapan Merawat Masa Depan”, peringatan tahun ini akan diisi dengan sejumlah kegiatan sosial, kesehatan, pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, hingga pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.Berbagai program tersebut meliputi bedah 419 rumah warga, sunatan massal, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga penyelenggaraan Festival Muara.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, menjelaskan bahwa puncak peringatan HUT ke-419 Kota Makassar akan dilaksanakan melalui sidang paripurna yang berlangsung di Tribun Karebosi, Senin (9/11/2026), pukul 08.00 Wita.Menurutnya, peringatan tahun ini dikemas secara sederhana sebagai wujud empati Pemerintah Kota Makassar terhadap berbagai bencana yang terjadi di Indonesia.“Setelah sidang paripurna, kegiatan akan dilanjutkan dengan penampilan sejumlah penari dari sekolah-sekolah dan pemberian penghargaan kepada tokoh masyarakat,” ujar Muhammad Roem dalam konferensi pers, Rabu (28/10/2026).Roem mengungkapkan, meskipun pelaksanaan acara puncak berlangsung sederhana, rangkaian peringatan HUT Kota Makassar tetap akan dilaksanakan selama satu bulan penuh, mulai 1 hingga 30 November 2026.Pelaksanaan kegiatan diarahkan untuk mengurangi agenda yang bersifat seremonial dan lebih mengutamakan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.“Pesan dari Pak Wali Kota, kegiatan ini harus berdampak, mengurangi kegiatan-kegiatan seremoni,” jelasnya.Lebih lanjut, Roem menyampaikan bahwa sebanyak 23 organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar akan berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian kegiatan tersebut.Program-program yang dilaksanakan merupakan bagian dari agenda masing-masing OPD yang diselaraskan dengan momentum peringatan hari jadi Kota Makassar.“Ini kegiatan yang sebenarnya sudah ada di OPD, tapi memang kita lakukan di November sesuai dengan agenda kegiatan di masing-masing OPD,” ungkapnya.Salah satu program utama yang disiapkan adalah bedah 419 rumah warga berpenghasilan rendah yang dilaksanakan melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman.Program tersebut akan menjangkau 14 kecamatan di Kota Makassar sebagai upaya meningkatkan kualitas hunian masyarakat sekaligus membantu penanganan kawasan permukiman kumuh.“Menyasar 14 kecamatan dan bertujuan meningkatkan kualitas hunian sekaligus membantu mengatasi persoalan kawasan permukiman kumuh,” terang Roem.Selain peningkatan kualitas hunian, Pemerintah Kota Makassar juga menghadirkan berbagai layanan di bidang kesehatan dan sosial.Kegiatan yang disiapkan meliputi donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, sunatan massal, serta operasi celah bibir dan langit-langit yang dilaksanakan di RSUD Daya.Tidak hanya itu, Pemkot Makassar turut memfasilitasi pelaksanaan nikah massal dengan agenda akad nikah yang dijadwalkan pada 10 November dan resepsi pada 12 November 2026.Di bidang literasi dan pelestarian sejarah, Dinas Kearsipan akan menyelenggarakan pameran arsip yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal dan melihat koleksi arsip Kota Makassar.Sementara itu, Dinas Perpustakaan juga merencanakan penerbitan buku yang mengangkat kekhasan Kota Makassar.“Dinas Kearsipan akan menggelar pameran arsip yang memungkinkan masyarakat melihat koleksi arsip Kota Makassar. Dinas Perpustakaan juga merencanakan penerbitan buku mengenai kekhasan Makassar,” jelasnya.Pada sektor pelayanan publik, Pemkot Makassar melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) akan menghadirkan mobil layanan Sahabat Usaha yang berkeliling ke sejumlah kecamatan.Layanan tersebut juga mencakup pendampingan pengurusan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS), guna mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan perizinan.Sementara itu, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) menyiapkan program khusus bagi bayi yang lahir tepat pada 9 November.Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, bersama jajaran Pemerintah Kota Makassar direncanakan mengunjungi bayi-bayi tersebut untuk memberikan kejutan sekaligus menghadirkan layanan dokumen kependudukan.Roem menambahkan, perhatian terhadap kebersihan lingkungan dan kesiapsiagaan menghadapi musim hujan juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan HUT Kota Makassar.Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Pemkot Makassar akan melaksanakan kegiatan pembersihan kanal dan drainase sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan saat musim hujan.“Pemkot juga menyiapkan kegiatan bersih-bersih kanal dan drainase melalui Dinas Pekerjaan Umum untuk mengantisipasi genangan saat musim hujan. Kegiatan lain meliputi urban farming festival, klinik konflik pertanahan keliling, serta sejumlah aktivitas olahraga seperti memancing, golf, dan kejuaraan padel,” katanya.Di sektor ekonomi dan pariwisata, peringatan HUT ke-419 Kota Makassar juga menjadi momentum untuk mendorong aktivitas perekonomian melalui penyelenggaraan Makassar Great Sale.Program ini melibatkan delapan pusat perbelanjaan yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Sulawesi Selatan.Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat menikmati berbagai penawaran harga khusus dari masing-masing pusat perbelanjaan dan gerai, sekaligus menjadi upaya untuk meningkatkan daya beli masyarakat serta mendorong transaksi usaha.“Skema potongan harga akan ditentukan oleh masing-masing pengelola pusat perbelanjaan dan tenant. Pihak penyelenggara juga akan meminta laporan transaksi untuk mengevaluasi dampak kegiatan terhadap aktivitas ekonomi,” jelas Roem.Sementara itu, rangkaian kegiatan hiburan dan ekonomi kreatif akan ditutup melalui penyelenggaraan Festival Muara yang dijadwalkan berlangsung pada 28–29 November 2026 di kawasan Pantai Losari.Festival tersebut akan melibatkan seniman lokal, pelaku budaya, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya memperkuat potensi ekonomi kreatif dan pariwisata Kota Makassar.“Festival Muara dirancang sebagai wadah untuk memaksimalkan potensi maritim dan kreativitas lokal sekaligus menjadi fondasi pengembangan agenda wisata baru di Makassar,” tuturnya.Roem menegaskan, seluruh rangkaian kegiatan festival dapat diakses masyarakat tanpa dipungut biaya masuk. Adapun transaksi pembelian produk UMKM tetap dilakukan secara berbayar oleh pengunjung.Selain Festival Muara, Pemerintah Kota Makassar juga menyiapkan Makassar Jazz Festival, festival kopi, wisata kuliner dan belanja, serta program book stamp dengan buku edisi terbatas yang dapat diakses melalui Makassar Creative Hub.Melalui rangkaian kegiatan yang berlangsung sepanjang November tersebut, peringatan HUT ke-419 Kota Makassar diarahkan tidak hanya menjadi momentum perayaan hari jadi kota, tetapi juga sarana menghadirkan pelayanan, memperkuat kepedulian sosial, dan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.Semangat “Menyalakan Harapan Merawat Masa Depan” menjadi landasan pelaksanaan berbagai program yang diharapkan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Makassar.
Baca Selengkapnya

.png)














