Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR

Danny Pomanto Sebut Kemajuan Makassar Sangat Signifikan saat Refleksi Akhir Tahun

Makassar – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menggelar refleksi akhir tahun sebagai pertanggungjawaban publik kinerja pemerintahan tahun 2018. Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto menyampaikan selama setahun terakhir, kota ini mengalami kemajuan yang sangat signifikan. Mulai dari pelayanan publik, kesehatan, pendidikan dan berbagai inovasi pemerintah daerah yang dihasilkan. Dari kewajiban menciptakan 2 inovasi unggulan per SKPD hingga lahir 100 inovasi daerah, beberapa di antaranya masuk kategori top inovasi secara nasional. Banyak juga yang kini diadopsi kementerian terkait menjadi program inovasi nasional, yang distuditirukan di kabupaten/ kota seluruh Indonesia. Sebut saja, pelayanan kesehatan 24 jam ke rumah yang dilengkapi dengan sistem telemedicine, dikenal home care ‘Dottoro’ta’. Program ini kemudian dijadikan program kementerian kesehatan RI dengan nama telemedika nusantara. Selanjutnya, Kartu Anak Makassar yang diadopsi menjadi Kartu Identitas Anak Nasional, Lorong Sehat (Longset), Lorong KB yang secara nasional disebut Kampung KB, dan angkutan anak sekolah dengan memanfaatkan angkot bekas, Pasikola. Pasikola telah mewakili Indonesia sebagai top inovasi skala internasional. “Sejelek-jeleknya hari ini Makassar punya kemajuan yang sangat signifikan. Tapi di balik kemajuan besar itu begitu banyak juga kekurangan yang terlihat. Karena kita selalu survei secara priodikal. Banyak sisi, pelayanan publik, kesehatan, inovasi dan sisi lainnya yang masih butuh penanganan serius kedepan,” kata Danny di Hotel Sheraton, Rabu, (26/12). Melihat kondisi tersebut, Danny bepandangan jika memang pemerintah itu harus selalu disegarkan. Dalam dua tahun harus ada penyegaran-penyegaran berarti di struktur birokrasi. Dengan demikian antara harapan masyarakat terhadap pemerintah bisa sesuai dengan kenyataan. “Hari ini tampak betul dari apa yang ditampilkan Herman Heizer (Tim Survei- Direktur CRC) terjadi kesenjangan antara harapan dan kenyataan. Pada saat tahun lalu justru kesenjangan itu menipis. Antara harapan dan kenyataan itu sudah hampir satu, sekarang merenggang lagi. Ternyata setelah kami mencoba melihat data, itu terjadi pada saat Pilkada kemarin,” jelas Danny. Menurut hemat mantan konsultan tata ruang ini, politik destruktif bisa menghancurkan kinerja, politik bisa memundurkan masyarakat. Makanya tidak salah jika di musim Pilkada kemarin ia memproklamirkan tagline jangan biarkan Makassar mundur lagi. “Sangat berbahaya sekali, politik yang destruktif itu bisa menghancurkan. Makanya kita mencoba merecovery ini. Insya Allah 5 bulan ini saya janji akan memperbaiki agar antara harapan dan kenyataan bisa sesuai,” ucap Danny. (*)

Kunjungan Natal di Aula Keuskupan, Danny Minta Jemaat Doakan Keselamatan Makassar

Makassar – Sebagai bentuk kepedulian, Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto meminta warga Makassar menyalurkan bantuan untuk meringankan beban korban bencana tsunami Selat Sunda. Hal ini disampaikan wali kota yang akrab disapa Danny ini saat kunjungan natal di Aula Keuskupan, jalan MH Thamrin, Makassar, Rabu, (26/12). Menurutnya ada dua fenomena bencana yang langka, bahkan baru terjadi di Indonesia. Yakni, peristiwa likuifaksi Palu dan tsunami tanpa gempa di Selat Sunda. “Dalam suka cita natal ini, kita juga dikagetkan dengan adanya musibah (tsunami) Selat Sunda. Ijinkan saya memohon kepada Pak Uskup, menitipkan doa untuk saudara-saudara kita di sana,” ucap Danny. Ia menyampaikan saat refleksi akhir tahun ia juga telah mencanangkan tentang penggalangan donasi untuk Banten dan Lampung. Namun mengingat beberapa peristiwa bencana merupakan hal yang baru, pengalaman baru di Palu dengan likuifaksinya yang pertama terjadi dan Selat Sunda juga pertama tsunami tanpa gempa bumi. Dengan adanya peristiwa tersebut, Danny mengajak seluruh lapisan masyarakat, agar senantiasa mengirimkan doa. “Artinya banyak tanda-tanda memberikan kita pelajaran bahwa usaha saja tidak cukup, pengetahuan saja tidak cukup, tetapi harus dengan doa. Tuhan memberikan kita doa untuk kita pakai menjadi saluran perlindungan kita, sehingga doa-doa kita semua menjadi bahagian yang penting dalam kehidupan ini. Musibah-musibah ini memberi kita tanda bahwa doalah yang bisa menyelamatkan di dunia dan di akhirat,” katanya. Kepada Uskup dan keluarga besar pastoral Danny juga menyampaikan atas nama pemerintah kota Makassar, selamat natal dan tahun baru. Dengan harapan, semoga semangat natal kali ini lebih baik dari kemarin. “Mari kita songsong 2019 dengan optimisme kita tapi lebih dari semua itu, jangan lupa kekuatan doa kita untuk keselamatan kota kita tercinta, keselamatan Indonesia, dan keselamatan para pemimpin kita,” pungkas Danny. (*)

Sistem Smart City Makassar Siap Support Tilang Kamera

Makassar – Rencana kepolisian daerah tentang pemberlakuan tilang kamera mendapat respon baik Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar. Wali kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto sangat mengapresiasi inovasi Kapolda Sulawesi Selatan ini dan siap memberi support maksimal. “Awal kami membangun smart city Makassar yang pertama adalah keamanan, yang kedua adalah ketertiban. Keamanan dan ketertiban ada di kepolisian. Jadi memang kami membuat ini semua untuk bagaimana bisa mensupport maksimal kepolisian untuk bagaimana bisa membuat kota ini jauh lebih tertib,” ucap Danny sapaan akrabnya. Pernyataan ini disampaikan usai menandatangani MoU penerapan penindakan pelanggaran lalu lintas melalui bukti elektronik atau tilang kamera, di Kantor Polrestabes Makassar, Rabu, (26/12). Di dalam survei kota hal yang pertama menjadi keluhan masyarakat adalah kemacetan. Menurut Danny hal itu sudah berlangsung 3 tahun berturut-turut. “Kemacetan ini terjadi ternyata karena ketidakdisiplinan. Dengan adanya tilang kamera ini, saya kira adalah sebuah terobosan memanfaatkan teknologi kita yang sekarang sudah on going, kemudian difokuskan pada tilang kamera, tentunya ini akan menimbulkan kesadaran kedisiplinan masyarakat yang akhirnya meninbulkan ketertiban hingga mampu mereduksi kemacetan,” pungkasnya. Termasuk mereduksi kriminal. Tahun depan Pemkot akan mensupport lagi pihak kepolisian dengan facing analytic. Jadi tidak hanya zoom plat nomor kendaraan, tapi muka pengendara pun akan dizoom. Danny menyebut ada aplikasi yang bisa melakukan hal tersebut. Pemkot sendiri telah memiliki big data. Sehingga begitu muka dizoom, aplikasi langsung menganalisa dan akan ketahuan nama dan alamat tempat tinggal bersangkutan. “Kita mulai dulu. Walau sekarang baru 15 (kamera) saya akan fokuskan anggaran kamera saya untuk membantu kepolisian khusus untuk ini. Karena tilang kamera ini memberi dampak banyak hal. Bukan hanya pelanggaran lalu lintas, tapi kriminalitas juga menjadi bagian yang sangat penting. Kenapa, karena orang akan takut (berbuat kriminal) karena di setiap perempatan pasti mukanya tercapture,” jeas Danny lagi. Untuk hal itu, pihaknya mengaku akan terus memberi dukungan maksimal bahkan tahun depan akan menambah 100 unit kamera untuk 100 titik. Ada pun 15 titik yang terpantau kamera CCTV tilang tersebut, saat ini, yakni simpang lima bandara, simpan empat Daya, Telkomas, bawah Fly Over, atas Fly Over, Jalan Lanto Dg Pasewang-Ratulangi, Rujab Gubernur Jalan Sudirman. Kemudian, Jalan Sudirman- Jalan Kartini, Jalan Haji Bau-Ratulangi, Abd Dg Sirua- SMA 5, dan Jalan Kerung kerung- Jalan Veteran. Selanjutnya, Jalan Masjid Raya- Jalan Bandang, Jalan Andalas- Jalan Tentara Pelajar, Jalan Haji Bau- Jalan Penghibur dan Jalan Bawakaraeng- Jalan Latimojong. Termasuk juga di Jalan Bawakaraeng- Jalan Veteran, Jalan Latimojong- Sungai Saddang, Jalan Tentara pelajar- Wahidin, Jalan Toddopuli-Anggrek, depan Polrestabes Makassar, Teras Balaikota, Roof Top Hotel Sahid Jalan Ratulangi, Jalam Adyaksa-Pengayoman dan Monumen mandala. (*)

SMART HEALTHCARE

Menyediakan akses kesehatan langsung ke rumah 24 jam dengan peralatan tele medicine yang canggih.

SMART PUBLIC SECURITY

Sistem War Room atau Command Center yang dimiliki oleh Kota Makassar merupakan salah satu yang terbaik di Indonesia.

SMART COMMUNITY

Smart RT/RW adalah usaha mobilisasi RT/RW dengan membagikan smartphone Android lengkap dengan aplikasi khusus yang akan memonitoring dan melaporkan semua kegiatan masyarakat secara online.

SMART TOURISM

‘Tourism Makassar’ merupakan aplikasi yang menghimpun semua data pariwisata di dalam Kota Makassar secara digital. Mulai dari destinasi berbagai pilihan jenis wisata, beragam transportasi, alternatif akomodasi.

Skip to content