Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR

Danny Pomanto Tindaklanjuti Keluhan Pelaku Usaha Industri Pariwisata Soal Kenaikan Pajak Hiburan 75%

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto akan menindaklanjuti keluhan pelaku usaha industri pariwisata terkait kenaikan pajak hiburan 75%. Pelaku usaha yang tergabung di Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM), dan Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) juga telah menemui Wali Kota Danny Pomanto. Didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah Firman Pagarra dan Sekretaris Dinas Pariwisata Irma Awalia, pertemuan tersebut berlangsung di Balai Kota Makassar, Rabu (24/01/2024). Kenaikan pajak hiburan hingga 75% bukan hanya berpolemik di Makassar, tapi hampir di seluruh daerah di Indonesia. Kebijakan itu merujuk pada UU Nomor 1 Tahun 2022 Pasal 58 Poin 2. Sehingga pemerintah kota akan menindaklanjuti keluhan pelaku usaha industri pariwisata sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Apalagi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah menerbitkan surat edaran tentang Petunjuk Pelaksanaan Pajak Barang dan Jasa Tertentu atas Jasa Kesenian dan Hiburan Tertentu. “Solusinya kita telaah dulu surat dari Mendagri. Kita ikuti itu, salah satunya dimungkinkan untuk diturunkan, tapi berapa penurunannya menurut undang-undang itu masih kita bahas,” tegas Danny Pomanto. Danny tidak menampik kenaikan pajak hiburan hingga 75% cukup memberatkan pelaku usaha. Karenya itu pihaknya akan menelaah kembali besaran pajak yang telah ditetapkan. “Kalau terlalu tinggi kepatuhan wajib pajak rendah. Itu masalahnya, kalau terlalu rendah juga ekonomi tidak maksimal,” ujarnya. “Jadi memang porsi itu harus lewat penelitian agar justru kekuatan fiskal kita jadi pemicu dan pemacu naiknya pertumbuhan ekonomi kita. Jadi angkanya harus dianalisa,” tambah Danny Pomanto. Namun begitu untuk sementara waktu pihaknya masih menerapkan peraturan daerah yang baru karena telah disahkan oleh DPRD Makassar. Sementara, Ketua PHRI Sulsel Anggiat Sinaga meminta Pemkot Makassar merevisi kembali regulasi yang mengatur tentang penarikan pajak hiburan 75%. Ia pun menyambut baik respon Wali Kota Danny Pomanto yang juga menilai pajak hiburan 75% memberatkan pelaku usaha industri pariwisata. “Mudah-mudahan ini kabar yang bagus dan membuat suasana kita kondusif, AUHM kondusif, PHRI kondusif, GIPI kondusif dengan respon dari pak Wali yang sangat luar biasa,” ungkapnya. Bahkan pihak PHRI, AUHM, bersama GIPI juga meminta agar pajak hiburan malam turun ke angka 10%. “Kemarin saja 25% kita sudah ngos-ngosan. Itu 25% saja sudah ngos-ngosan, loyo-loyo, jadi memang idealnya pajak itu yah 10% kalau kita bicara ideal,” tutup Anggiat. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto Apresiasi APPATTASA, Aksi Kolaborasi Duta Pemuda Dispora dan TP PKK Kecamatan Ujung Tanah

Duta Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Makassar berkolaborasi TP PKK Kecamatan Ujung Tanah akan menggelar aksi bersih-bersih APPATTASA di Kelurahan Cambaya, Kecamatan Ujung Tanah pada 27 Januari 2024, mendatang. Rencana aksi bakti sosial itu telah dilaporkan kepada Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang juga didampingi Ketua TP PKK Indira Yusuf Ismail, di Kantor Balai Kota, Rabu (24/01/2024). Wali Kota Danny Pomanto mengapresiasi aksi kolaborasi yang dilakukan Dispora Makassar bersama dengan TP PKK Kecamatan Ujung Tanah. Menurutnya, anak muda harus menjadi contoh. “Kita turun memberikan contoh yang baik untuk masyarakat. Jadi kegiatan ini bagus dan saya  sangat mengapresiasi. Ini menandakan anak muda kita punya power dan peduli terhadap lingkungan kita,” puji Danny Pomanto. Danny Pomanto juga mendorong kecamatan lain untuk mencontoh inovasi yang dilakukan oleh TP PKK Kecamatan Ujung Tanah bekerja sama dengan Duta Pemuda Dispora Makassar. Harapan itu juga disampaikan Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail. Ia berharap aksi seperti ini tidak hanya berhenti di Kecamatan Ujung Tanah tapi juga wilayah lain. “Saya berharap kegiatan ini tidak hanya sampai di sini, tidak hanya di sekitar wilayah Kecamatan Ujung Tanah, tapi juga berlanjut di wilayah lain yang betul-betul membutuhkan perhatian,” jelas Indira. Aksi kolaborasi ini merupakan bentuk dukungan Dispora Makassar bersama TP PKK Kecamatan Ujung Tanah terhadap program Lihat Sampah Ambil (LISA) yang kembali digalakkan Pemkot Makassar. Dengan harapan kebersihan Kota Makassar tidak lagi bertumpu pada petugas kebersihan tetapi karena kasadaran masyarakat khususnya anak muda agar tidak membuang sampahnya di sembarang tempat. Ketua TP PKK Ujung Tanah Andi Fadilah Rizki Rifai didampingi Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kota Makassar Muhammad Dasysyara Dahyar mengatakan pihaknya sudah melakukan survei di lokasi aksi bersih-bersih. Kegiatan ini melibatkan perwakilan beberapa kelurahan di Kecamatan Ujung Tanah dan dari beberapa komunitas pemuda di wilayah Ujung Tanah. “Kami mengajak para pemuda dan komunitas pecinta lingkungan untuk ikut turun dalam giat aksi bersih-bersih ini,” tutup Dila. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Pemkot Makassar Segera Terapkan Kawasan Tanpa Rokok, PJ Sekda : Dimulai Dari Lingkup OPD

PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menerima audiensi dari Dinas Kesehatan Kota Makassar terkait Kawasan Tanpa Rokok (KTR), di Balai Kota, Rabu (24/01/2024). Dalam kunjungan tersebut membahas terkait aturan-aturan yang terkait KTR serta langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kawasan mana yang boleh dan tidak diperbolehkan untuk merokok. Firman yang juga selaku ketua penegakan KTR Kota Makassar mengatakan langkah awal yang perlu dilakukan yakni dengan memasang stiker-stiker tanda larang merokok di kawasan yang tidak diperbolehkan. Stiker tersebut ditempelkan di setiap ruang yang telah dipilih oleh masing-masing OPD. “Sementara kita masih menyusun. Tapi langkah kecil yang kita harus lakukan dulu dengan memasang tanda larang untuk merokok. Dimulai dari kita dulu lingkup OPD,” ucapnya. Firman mengatakan untuk tahap awal ada 12 OPD yang akan melakukan penegakan KTR sesuai yang tertera dalam SK. Salah satunya Kominfo dan Bapenda. Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin menambahkan untuk 12 OPD tersebut bulan ini akan diberlakukan. “Jadi arahan pak sekda tadi kita buat grup WA saling berkordinasi tentang KTR. Lalu kita pasang secepatnya bulan ini stiker tanda larang merokok,” ungkapnya. Ia pun berharap dengan langkah awal penegakan KTR ini dapat memberikan dampak yang positif dan menekan kebiasaan merokok agar perlindungan kesehatan masyarakat terhadap dampak buruk dari asap rokok bisa berkurang. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto Support Film La Galigo, Ini Sejarah Kita!

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memberi dukungan penuh untuk Film La Galigo karya anak bangsa Dul Rahman. Dukungan itu diberikan Danny Pomanto saat menerima audiensi Tim Film La Galigo di Kantor Balai Kota, Rabu (24/01/2024). Film La Galigo bercerita tentang napak tilas manusia pertama di kerajaan bumi. Namun untuk sequel pertama, production house fokus ke kisah La Galigo keturunan ke-4 manusia pertama. “Kita dukung karena ini sejarah kita, dan yang membuat kita sebenarnya bernilai karena kita punya identitas,” kata Danny Pomanto. Danny Pomanto pun mengajak masyarakat untuk sama-sama menonton Film La Galigo. Sementara itu, Produser Film La Galigo Qurais Matta mengatakan film ini lahir dari kegelisahan yang mana ada banyak pentas yang menceritakan tentang La Galigo tapi tidak sesuai cerita sebenarnya. “Makanya kami dan teman-teman berdiskusi dengan beberapa tokoh dan kita juga sudah mendapatkan support dari Bupati Luwu Timur (waktu itu), karena ide cerita dasarnya kan dari sana,” tuturnya. “Dan pak Budiman (Bupati Luwu Timur) itukan yang juga menginisiasi yuk kita buat, kita rilis. Bahkan tadinya kita mau buat judul La Galigo Pulang Kampung, karena motivasi kita adalah ingin memulangkan La Galigo. Tapi setelah kita berdiskusi Pulang Kampungnya kita hilangkan dan fokus ke La Galigo-nya,” tambah Qurais. Rencananya, film ini akan dirilis dalam waktu dekat ini. “Filmnya antri sedang menunggu jadwal tayang, dalam waktu dekat kita mau premier dulu,” tutupnya. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Danny Sanjung Malam Sinergitas Forkopimda-Kodim 1408/MKS: Momentum Sipakalebbi untuk Sukseskan Pemilu

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menyanjung acara Sinergitas Forkopimda dan Kodim 1408/MKS yang digelar di Aula Makodim 1408/MKS, Selasa, (23/01/2024). Danny Pomanto sapaan akrabnya mengatakan, malam sinergitas yang diisi dengan penyerahan penghargaan kepada Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kota Makassar sebagai tanda kekompakan antar stakeholder terutama menyukseskan Pemilu 14 Februari nanti. “Mari terus memperat persaudaraan antar Forkopimda. Insyaallah Pemilu damai dan berkualitas terjadi di Makassar dan menjadi kota percontohan nasional,” kata Danny Pomanto pada sela-sela acara. Ia memuji Dandim Letkol Inf Lizardo Gumay yang mampu menghadirkan Forkopimda se-Makassar. Bahwa, tekan Danny, bukan soal penghargaannya tetapi lebih dari itu. Yakni silaturahmi; sambung rasa yang diimplementasikan. “Malam yang penuh dengan sikap sipakalebbi; saling menghargai satu sama lain. Dan ternyata inilah yang dipraktekkan oleh Dandim,” sanjungnya, malam tadi. Ia juga haturkan selamat kepada Dandim dan seluruh jajaran Kodim yang menoreh sejarah baru dan prestasi luar biasa. Dengan Pemilu yang tinggal menghitung hari, pria berlatar pendidikan arsitektur ini mengarahkan bahwa adat dan tradisi seperti ini menjadi tradisi yang sangat baik jelang Pemilu serentak. Apalagi masa politik yang sudah masuk masa kampanye. “Pemilu serentak ini sambung-menyambung hingga November nanti. Dan penentuan kesuksesan Pemilu ditentukan pada tanggal 14 Februari,” tekannya. Pada akhir sambutannya, wali kota dua periode ini berharap seluruh Forkopimda bersinergi dan saling bahu-membahu dalam menjalankan program prioritas. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Digitalisasi Layanan Pemerintah Jadi Topik Studi Tiru DPRD Kabupaten Bone di Kominfo Makassar

Digitalisai Layanan Pemerintah menjadi topik pembahasan dalam kunjungan kerja yang dilakukan DPRD Kabupaten Bone di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar. Berlangsung di Ruang rapat Diskominfo Makassar, Selasa (23/1/2024). Kunjungan ini dihadiri langsung oleh anggota Komisi I  DPRD Kabupaten Bone, H Kaharuddin. Rombongan disambut langsung oleh Kabid Aplikasi dan Informatika (Aptika) Andi Zulkarnain bersama Kabid Pengelolaan Data Elektronik (PDE), Suhendra dan Plt Kepala UPTD War Room, Petriyanto Nua Pasha. H Kaharuddin mengatakan,pemanfaatan teknologi digital berbasis elektronik di Kota Makassar merupakan hal utama yang ingin diketahui lebih dalam bersama rombongannya. “Kunjungan ini sebenarnya, kami ingin konsultasi tentang program-program digitalisasi Kota Makassar, sehingga ada studi tiru yang dapat kami kembangkan di Kota Bone,” katanya. “Mungkin kita semua sudah tahu bagaimana implementasi konsep metaverse dan pelayanan publik berbasis digital di Makassar ini,” tambahnya. Pada kesempatan tersebut, Kabid PDE bersama Kabid Aptika dan Plt Kepala UPTD War Room Diskominfo Makassar memaparkan seputar keunggulan teknologi informasi War Room hingga pengelolaan SP4N-LAPOR! di Kota Makassar. Lebih lanjut, H Kaharuddin menilai Kota Makassar telah terbukti, sehingga patut dijadikan contoh mengenai digitalisasi layanan yang diterapkan. “Tentu yang kita pelajari, alur komunikasi dan pola kerjanya bagaimana. Seperti Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (SP4N) – Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat (LAPOR!) dan War Room tadi, mengenai bagaimana tindak lanjut laporan atau aduan masyarakat yang masuk,”  jelasnya. Sumber: Humas Kominfo Makassar

PJ Sekda Dampingi Pangdam XIV Hasanuddin Lakukan Kunjungan Kerja di War Room Kodim 1408/Makassar

PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menyambut kedatangan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun di Makodim 1408/Makassar, Jalan Lanto Daeng Pasewang, Selasa (23/01/2024). Kehadirannya ini dalam rangka melakukan kunjungan kerja setelah serah terima jabatan secara resmi dengan Pangdam XIV/Hasanuddin sebelumnya awal Januari 2024. Kunjungan kerja ini merupakan salah satu agenda utamanya yakni memantau langsung war room Makodim dalam rangka menyambut Pemilu damai. Nampak di dalam War Room beberapa layar monitor CCTV yang memantau pergerakan kendaraan di seluruh ruas jalan Kota Makassar. Bahkan kabarnya, War Room Makodim ini juga terkoneksi dengan CCTV di lorong-lorong Kota Makassar. “Ini semua terkoneksi di bawah CCTV Pemerintah Kota Makassar. Apalagi menghadapi Pemilu, kita bisa pantau pergerakan semuanya,” terang Dandim 1408/Makassar Letkol Inf Lizardo Gumay. Melihat hal tersebut, Firman Pagarra mengatakan sinergitas Pemkot Makassar dengan jajaran TNI sudah terjalin sejak lama dan itu diperlukan untuk menjaga keamanan dan kedamaian warga Kota Makassar. “Pemkot Makassar mendukung penuh terciptanya Pemilu damai. Kordinasi dan sinergitas penuh kita dengan TNI/Polri kita rajut lebih intens lagi agar harapan kita bisa terealisasi nantinya,” tuturnya. Usai melakukan kunjungan ke War Room nampak PJ Sekda, Firman Pagarra duduk berdampingan dengan Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun berbincang santai, beramahtamah dengan jajaran Forkopimda yang hadir. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Melayat ke Rumah Duka, PJ Sekda Doakan Ibunda Kabag Tapem

Innalillahi wa innailahi rojiun, kabar duka datang dari Ibunda Kepala Bagian Tata Pemerintah Kota Makassar, Armin Paera, Almh. Hj. Nonte Binti Dg Mabela. Ia meninggal kemarin, Senin, 22 Januari 2024 akibat sakit. Ucapan bela sungkawa pun datang dari berbagai pihak, salah satunya PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra. Ia langsung melayat ke rumah duka yang beralamat di Jalan Abdul Kadir didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Mahyuddin, Sekretaris Dinas Kebudayaan Fadli, Camat Tamalate Emil Yudiyanto Tadjuddin, dan sejumlah ASN Pemkot Makassar. “Kami turut berduka atas berpulangnya ibunda pak Armin. Semoga beliau mendapat tempat terbaik di sisi-Nya,” ucapnya. Tak lupa, Ia juga berharap kepada Armin Paera dan keluarga yang ditinggalkan agar diberi kesabaran dan ketabahan serta selalu mendoakan almarhuma. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Buka Orientasi RKPD 2025, PJ Sekda Imbau Kasubag Perencanaan Intens Lakukan Kordinasi dengan Bappeda

PJ Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menekankan output dari Rancangan Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) 2025 mendatang untuk menyelaraskan persepsi antar OPD lingkup Pemkot Makassar. Hal itu diungkapkan saat memberikan sambutan pembukaan orientasi perencanaan RKPD 2025 yang digelar oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, di Aston Hotel, Senin (22/01/2024). Sebagaimana yang diamanatkan oleh Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, perencanaan RKPD menjadi salah satu tahapan penting dan layak untuk dilakukan persiapan yang matang. “Hari ini Bappeda sebagai pelaksana bertanggung jawab untuk masalah kordinasi. Kegiatan ini melibatkan seluruh OPD, seluruh kasubag perencanaan dan tim ahli guna memastikan kesamaan Visi Misi Kota makassar agar dapat segera diwujudkan,” ucap Firman. Karenanya, kata Firman, sekalipun baru saja memasuki tahun anggaran yang baru namun seluruh OPD Kota Makassar harus segera memikirkan kembali program dan kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2025 mendatang agar sesuai dan tepat sasaran. Kesiapan data pembangunan daerah dan evaluasi terhadap pencapaian kinerja tahun ke tiga merupakan situasi yang amat penting dan menentukan keberlanjutan serta keberhasilan pembangunan daerah. Karenanya, seluruh OPD dan kasubag perencanaan diimbau untuk tetap dan selalu berkordinasi dengan Bappeda. Hal itu guna menyamakan persepsi dan pemahaman dalam penyusunan RKPD. “RKPD juga harus diselaraskan dengan dokumen Rancangan Pembanngunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD). Saya tadi berdsikusi dengan kepala Bappeda bahwa tahun ini penyusunan dokumen RPJPD juga. Sebelumnya ini dilaksanakan 2004. Hari ini kita harus susun juga untuk 20 tahun mendatang. Kami mohon kepala OPD agar dapat mengawal perencanaan dengan baik karena 20 tahun itu butuh kordinasi yang matang dan kekompakan tim,” ungkapnya. Firman juga menyinggung tentang pertumbuhan ekonomi Makassar yang tidak jauh beda dengan angka pertumbuhan tingkat nasional dan provinsi. Ini salah satu poin penting untuk menentukan RKPD 2025 mendatang. Firman mengungkapkan  program-program yang menopang kesehatan ekonomi di Kota Makassar yakni Makassar Recover dan Lorong Wisata. Untuk itu, Ia meminta agar seluruh perangkat daerah meningkatkan upaya pemulihan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat pada tahun 2025. Adapun proyek-proyek strategis yang harus dimasukkan dalam RKPD 2025 mendatang yakni pembangunan Makassar Government Centre (MGC) dan Makassar Virtual Economic Centre (Marvec) sebagai keberlanjutan pembangunan dengan skema pengadaan multiyears. “Kita harus memikirkan proyek-proyek strategis yang berkelanjutan. Karenanya, mari kita sama-sama menghadapi tahun 2024 ini dengan penuh optimisme terhadap kinerja. Namun kita harus tetap waspada di tengah resiko emergency geo politik dunia,” harap Firman. Sumber: Humas Kominfo Makassar

Skip to content