Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR

Dikeluhkan Warga, Pemkot Makassar Tegur Pengelola Exodus Cafe

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar melakukan peneguran sekaligus memantau langsung aktifitas usaha Exodus Cafe & Bar di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 12, Sabtu malam (23/7/2022).   Camat Tamalanrea, Andi Salman Baso menyebut pihaknya bersama Kapolsek Tamalanrea dan Satpol PP menegur pengelola Exodus guna menindaklanjuti laporan masyarakat terkait suara musik yang bising dan mengganggu kenyamanan.   “Jadi tadi malam kita tegur karena suaranya bising mengganggu kenyamanan warga sekitar, kita himbau agar dievaluasi secepatnya,” ujar Andi Salman, Minggu (24/7/2022).   Mengenai persoalan kelengkapan izin, Andi Salman mengaku menunggu informasi lebih lanjut dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.   “Kalau mengenai izin kita menunggu info dari PTSP, karena kalau bar itu izinnya lewat lembaga pusat, melalui OSS (One Single Service) BKPM RI (Badan Koordinasi Penanaman Modal),” tukasnya.   Sementara itu, Kasatpol PP Kota Makassar, Ikhsan mengatakan pihaknya mengedukasi pihak Exodus agar tetap mengedepankan kenyamanan dan ketertiban.   Dan juga, dia menegaskan kepada pengelola Exodus agar menjalankan aktivitas usahanya sesuai dengan izin usaha yang dimiliki   “Kami ini memediasi apa yang menjadi keluhan warga kita, sembari mengedukasi pihak Exodus agar tetap mengedepankan kenyamanan warga sekitar dan juga menegaskan agar menjalankan usahanya sesuai izin,” paparnya.   Menurutnya, jika diketahui menjalankan aktivitas usaha tidak sesuai izin maka pihaknya tidak segan menindak sesuai dengan aturan yang berlaku.   Sumber : Humas Kominfo Makassar

Diskominfo Kota Makassar Road To Radio 2019 Kolaborasi Radio, Bersihkan Polusi Hoax di Udara Makassar

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar, Icwan Yacub memulai sebuah langkah cerdas di awal Kepemimpinannya. Bersama para pejabat strategisnya, mantan Kepala Bagian Umum di Sekertariat Pemkot Makassar ini menginisiasi sebuah gerakan jemput bola dengan mendatangi sejumlah media meastream yang ada di kota ini. Datang dengan sebuah niat tulus, mengetuk satu demi satu pintu stasiun radio, menawarkan sebuah misi bersama, yakni membersihkan polusi Hoax melalui konten cerdas di udara Makassar. “Kita mengawali dengan mendatangi radio-radio siaran yang selama ini eksis dan akrab di telinga publik Makassar. Ini gerakan membangun sinergi kesepahaman antara pemerintah dan lembaga media radio untuk membentuk masyarakat cerdas di kota kita” ujar Icwan Yacub. Dengan sistem dor to dor, Ichwan borsama tim mendatangi stasion stasion radio yang selama ini eksis di Kota Makassar, di antaranya, Radio Fajar FM, Radio Mercurius FM, RRI Pro 2 FM, Radio Smart FM, iRadio FM, Radio Venus FM, Radio Telstar FM. Sejumlah pejabat internal ikut mendampingi, yakni Kepala Bidang Aplikasi dan Telematika,Denny Hidayat, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik, Ade Ismar Gobel, Kepala Bidang Persandian, Abram, serta Kepala Bidang Pengelolaan Data Elektronik, Andi Ardy Rahadian Sulham. Dalam setiap diskusi yang terbangun, beberapa isu strategis di bahas diantaranya membangun kerjasama untuk lebih massif mensosialisasikan inovasi layanan Pemkot Makassar di tengah masyarakat, seperti layanan Nomor Tunggal Panggilan darurat 112, tilang elektronik hasil kerjasama Pemkot Makassar dengan Polda Sulsel, layanan CCTV kota, termasuk gerakan membersihkan polusi Hoax secara bersama lewat konten-konten cerdas di udara Makassar. “Ini baru langkah awal. Selanjutnya gerakan jemput bola ini akan menjalar ke seluruh media meanstream lainnya, baik itu cetak, elektronik (TV), termasuk juga media online. Ini bagian dari pelaksanaan amanah yang di titipkan Bapak Walikota Makassar kepada seluruh SKPD untuk tidak phobia dan bahkan membangun sinergi dengan media. Kita sadar, sehebat apapun program layanan publik yang kita buat, tidak akan pernah berjalan maksimal tanpa dukungan dari media dalam meningkatkan partisipasi masyarakat” tutur Ichwan.(dayat/cammang)

Diskominfo Kota Makassar Sosialisasi 4 Tahun Pemeritahan Kabinet Kerja Yang Kerja Sama Kemenkominfo Bidang IKP RI

Makassar – Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar kerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika RI melalui Dirjen IKP mengadakan sosialisasi 4 Tahun Pemerintan Kabinet Kerja malalui kontes flash design dengan tema 4 Tahun Indonesia Kreatif pada hari Jum’at 25/12 di Hotel Aryaduta Makassar Jl. Maipa. Acara Ini dihadiri oleh Dirjen IKP Kemkominfo RI ( Rosita Nike Widyastuti), Direktur Pengolahan Media Kemkominfo RI (Drs. Siti Meiningsih, M.Sc), TIM Komunikasi Presiden (Andoko Darta), Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar (Ichwan Jacub) beserta seluruh Kabid , Kelompok Informasi Masyarakat, dan Relawan TIK Kota Makassar. Dalam sambutannya Rosarita Niken Widyastuti selalu Dirjen IKP mengatakan “Kreativitas sudah tentu akan mendorong inovasi dan inovasi tentu akan menciptakan nilai tambah. Maka itu pemerintah melalui Badan Ekonomi Kreatif (BeKraf) misalnya sejak beberapa tahun belakangan menggulirkan program inspiratif bertajuk ‘IKKON’ (Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara) sebagai bagian pemberdayaan kolaborasi di bidang Ekonomi Kreatif”. “Pertumbuhan sektor ekonomi kreatif sekitar 5,76 %. Artinya berada di atas pertumbuhan sektor listrik, gas dan air bersih, pertambangan dan penggalian, pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan, jasa-jasa dan industri pengolahan. Di bidang IT, hingga tahun 2020, potensi industri aplikasi, game hingga Internet of Things (IoT) di Tanah Air, diproyeksikan mencapai USD130 miliar atau senilai Rp1.734 triliun. Potensi ekonomi sebesar itu akan datang dari para pelaku industri kreatif, yang mungkin saat ini masih dalam tahap startups. “Dan Makassar menjadi salah satu kota pencetak anak-anak muda kreatif, yang tidak hanya membanggakan bagi diri sendiri, tapi juga daerah dan secara luas, membanggakan bangsa”.Lanjut R Niken Widyastuti. Salah satu kanal tersebut adalah Flash Desain seperti yang di selenggarakan ini. Bekerjasama dengan Tim Komunikasi Presiden, Kementerian Kominfo mengangkat tema “Empat Tahun Indonesia Kreatif. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang kreativitas menciptakan generasi muda yang optimis, berpikiran positif, religius, menjunjung nasionalisme, kebhinnekaan, serta menjadi pengguna media sosial yang bertanggung jawab.(ikhwan/cammang)

Khairun Azman Sekretaris Pertama (Politik) Kedutaan Besar Republik Singapura Sambangi War Room Makassar

Kunjungan Embassy of The Republic Of Singapore Mr. Khairun Azman Bin Rahmat, First Secretary (Political) di Operation Room dilantai 10 menara Balaikota Makassar, Selasa (22/1/2019). Dalam Kunjungannya Mr. Khairun Azman Bin Rahmat di Operation Room diterima langsung oleh Kepala Bidang Aplikasi dan informatika Denny Hidayat dan Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Kota Makassar, Ade Ismar Gobel. Menurut Denny Hidayat Mr. Khairun sangat tertarik, ingin mengetahui serta mempelajari lebih jauh mengenai tekhnologi Kota Makassar, yang tidak hanya mengedepankan hardware tapi juga software dalam membangun dan mengusung konsep Smart City. “Dalam menciptakan kondisi keamanan yang kondusif secara ideal, tidak ada kata lain kita mengususng konsep smart city, melibatkan unsur pengawasan masyarakat sebagai swadaya dan swakarsa yang berkolaborasi dengan seluruh jajaran keamanan. Olehnya itu kamera CCTV adalah sebagian kecil unsur teknologi dari keterpaduan semua unsur untuk tujuan menciptakan kenyamanan bagi warga kota Makassar ,”jelas Denny. Pada kesempatan itu juga, Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Kota Makassar, Ade Ismar Gobel memberikan penjelasan secara perspektif mengenai awal mula dikembangkannya konsep smart city . Menurut Ade pengembangan smart city di Kota Makassar bermula tahun 2014 yang berangkat dari fakta bahwa Makassar sebagai kota metropolitan dimana tingkat pengangguran yang tinggi, tingkat kemiskinan, kemacetan, serta jumlah tindak kriminal hingga 256 kasus dalam sebulan, kawasan kumuh yang banyak, hingga tekanan geografis sebagai waterfront city. Berdasarkan hal tersebut bapak walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto berinisiatif melakukan penanganan dengan menggunakan tools yang tepat. Sehingga untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan pendekatan ICT melalui konsep smart city. “Tentunya konsep smart city yang kita gunakan tidak boleh melupakan kearifan lokal budaya kota Makassar itu sendiri,” terangnya.(dayat/cammang)

Diskominfo Kota Makassar Gelar Bimbingan Teknis Standar Service Excellent Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112

Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Makassar menggelar bimbingan teknis Standar Service Excellent Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 kegiatan berlangsung di hotel Ibis Makassar City Centre, Rabu (16/1). Pelaksana Tugas Kadis Kominfo Kota Makassar Ichwan Jacub mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk memaksimalkan kembali NTPD 112. “Apa yang sekarang dilakukan ini adalah bentuk dari pada merekrut kembali Operator NTPD 112 kedepannya,” kata Ichwan. Dengan perekrutan operator NTPD 112 ini, diharapkan pelaksanaan bisa berjalan maksimal dan sesuai dengan standar call center yang ada. Ichwan menambahkan, tenaga kontrak ini nantinya akan diberikan insentif khusus sesuai standar biaya Kota Makassar. semua ini sesuai dengan sertifikasi yang menandakan bahwa mereka bekerja sesuai dengan standar tenaga ahli dibidangnya, lanjutnya. Meski begitu, ia menyadari pelayanan 112 belum berjalan maksimal. Maka dari itu, diharapkan NTPD 112 kedepannya mampu melayani kebutuhan masyarakat Makassar yang harus direspon cepat. “Pelayanan NTPD 112 menjadi pelayanan yang mampu memberikan laporan yang akurat,” tukas Ichwan.

Skip to content