Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR

Wali Kota Danny Hadiri Ajang Ramah Tamah Natal Dan Imlek IKA Smansa Angkatan 86

MAKASSARKOTA, MAKASSAR, – Ikatan Alumni Smansa angkatan 86 Makassar, menggelar malam ramah tamah perayaan Natal dan Imlek di Baruga Anging Mammiri Rujab Walikota. Kamis (3/2/2022).   Sebagai alumni Smansa, Danny mengapresiasi alumni angkatan 86 menggelar kegiatan malam ramah tamah seperti ini.   “Itulah gunanya kita terhimpun disini, tidak ada pangkat saling duduk sejajar, karena kita punya ikatan erat secara emosional,” ucap Danny dalam sambutannya.   Menurutnya hari ini adalah hari yang sangat luar biasa, karena Ini baru pertama inovasi dari alumni angkatan 86.   “Kata kuncinya adalah inovasi dan kreativitas mengisi ruang silaturahmi, antar sesama alumni Smansa yang punya prestasi dan potensi luar biasa,” jelasnya.   Sementara itu ketua umum ikatan Alumni Smansa, A. Ina Kartika Sari menyampaikan rasa terima kasihnya kepada angkatan 86 yang tetap menjalin tali silaturahmi sesama alumni.   “Tentu sebagai ketua IKA Smansa saat ini, saya sampaikan, ini adalah hal yang sungguh luar biasa, seluruh angkatan telah merawat tali silaturahmi. Saya sebagai angkatan 93 harus patuh dan hormat. Kita bersyukur Kakak Danny Pomanto sebagai Walikota memiliki rasa saru kebersamaan,” tandasnya.   Sumber : Hidayat  

Danny Instruksikan Camat Hingga RT/RW Antisipasi Penyebaran Omicron

MAKASSARKOTA, MAKASSAR, – Mengantisipasi terjadinya penyebaran varian Covid 19 Omicron, Walikota Makassar Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto memerintahkan Camat Lurah RT RW mengambil langkah langkah untuk pencegahannya.   Hal tersebut diungkapkan Danny saat menggelar konferensi pers, bersama awak media yang dihadiri seluruh Camat, Kadis kesehatan dan epidemiologi, terkait Makassar Recover. Bertempat di ruang Sipakatau Lantai Dua Kantor Walikota Makassar. Kamis (3/2/2022).   “Solusi yang harus dilakukan adalah vaksinasi lengkap kalau dalam satu rumah ada satu orang saja yang vaksin itu sama saja tidak berguna, harus lengkap dua dosis,” ucapnya.   Danny juga meminta seluruh tim detektor untuk turun langsung mensosialisasikan serta mengkampanyekan vaksinasi 100 persen lengkap.   Sedangkan untuk sekolah pembelajaran tatap muka, Danny memerintahkan Kadis pendidikan membentuk dokter kelas disetiap sekolah.   “Kalau ada teman kelasnya tidak masuk sekolah, langsung dilaporkan ke command center, supaya diperiksa di rumahnya,” ujarnya.   “Tim Raika berfungsi maksimal lagi sekarang. Tim 3T, untuk Covid Hunter kita perbaiki termasuk vaksinator juga akan diperbaiki lebih cepat,” imbuhnya.   Sementara itu, epidemiologi Unhas, Ansariadi mengatakan, hasil studi baru menjelaskan virus varian Omicron banyak tinggal di tenggorokan, walaupun tidak seperti varian delta, yang menjangkiti paru paru namun, masyarakat tidak boleh lengah.   “Perlu ada penekanan vaksinasi , karena dampaknya jauh lebih berat dari mereka yang sudah di vaksin. Seiring berjalannya waktu, kalau sudah 24 bulan efektifnya akan berkurang sampai 49 persen,” ujarnya.   Ansariadi menambahkan bahwa studi mengatakan kalau ditambah dengan Booster akan bertambah lagi imunitasnya.   “Suntikan ketiga yakni Booster naik sekitar 80 persen, tahan terhadap delta dan Omicron. Sudah diteliti tidak usah khawatir, karena memberi perlindungan yang cukup bagus,” terangnya.   Sumber : Hidayat  

Di Hadapan Pewarta Ekonomi Danny Kenalkan Lorong Peduli Plastik

Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Danny Pomanto menjadi narasumber pada FGD bersama pewarta ekonomi Makassar. FGD terkait sistem digitalisasi banking yang diadakan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Region X, Sulawesi dan Maluku. Kegiatan berlangsung di Hotel Novotel Makassar, Selasa (16/1). Danny menyampaikan kegiatan ini sangat menarik. Utamanya karena sejalan dengan program penerintah kita yang mewajibkan setiap inovasi SKPD untuk didigitalisasi. “Dulu kita Lorong Garden, Lorong Sehat, Badan Usaha Lorong (Bulo). Sekarang kira punya lorong peduli plastik. Kita coba fokus plastik. Ukuran-ukuran plastik menggunakan timbangan digital agar report tentang volume plastik tiap hari itu real time,” kata Danny. Termasuk kata Danny layanan transaksi digital, tender proyek hingga gaji dan honor pegawai sudah lama berjalan. “Kalau ingin mengecek pencairan suatu proyek misalnya kita bisa buka aplikasi Cek DPta,” tambahnya. Sehingga produktivitas ekonomi masyarakat dengan tingkat public engagement yang tinggi akan termonitor dari makro hingga mikro. “Jadi kita bisa mengukur. sense ekonomi kita menjadi lebih peka. Sehingga kita bisa menjaga. Kalau kita tidak punya peta transparan tentang ekonomi kita, kita tidak pernah tahu apakah kita maju atau mundur secara ekonomi,” sebut wali kota berlatar arsitek ini. Karena itu, Danny menyampaikan apresiasinya terhadap Forum Pewarta Ekonomi. Baginya hal ini menjadi tanda, media (jurnalis), menempatkan sebuah produktivitas ekonomi menjadi bagian yang penting bagi kehidupan pemerintahan.(*/cammang)

Wali Kota Makassar Kunjungi Korban Pemerkosaan Anak di Bawah Umur

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto, mengunjungi remaja yang menjadi korban pemerkosaan di Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A), di Jalan Anggrek, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (15/1/2019). Danny, sapaan Wali Kota, sempat bercengkrama dengan korban dan memberikan wejangan penyemangat. Dari kasus itu, katanya, sangat penting untuk memaksimalkan sensor sosial dalam masyarakat. “Utamanya untuk mendeteksi dini masalah sosial yang kerap melibatkan anak-anak, baik sebagai pelaku maupun korban kekerasan atau pun kejahatan lainnya,” katanya. Menurut Danny, selama ini, berbagai upaya telah dilakukan pemerintah guna mencegah terjadinya kekerasan terhadap anak, seperti program unggulan Pemerintah Kota Makassar yang bernama “Jagai Anak ta”. Ia menganggap, intensitas dari program ini sangat dibutuhkan demi terjaganya anak-anak, masyarakat dari ancaman kejahatan. Danny mengaku akan memberi bantuan kepada korban terutama proses pemulihan mental dan mendorong agar melanjutkan pendidikan serta mengembalikannya ke sekolah. “Kita imbau kepada anak kita ini agar jangan mudah tertipu oleh informasi dari media sosial yang terkadang tidak benar, menyesatkan, dan menjerumuskan mereka,” imbuhnya. Pelaku pemerkosaan terhadap I (14), masing-masing Rahmat Hidayat, Saleh, Amran, telah diringkus aparat, dan ketiganya sudah mendekam di tahanan Polrestabes Makassar. Kasus pemerkosaan itu berawal dari perkenalan I dengan salah satu pelaku di media sosial Facebook. Pada Kamis (10/1) malam, pelaku kemudian menjemput korban dan menjebaknya hingga terjadi pemerkosaan. Para pelaku sangat pantas dijerat dengan pasal berlapis sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Perlindungan Anak dan UU ITE. “Korban perlu dipulihkan kondisi kejiwaannya, karena jangan sampai harga dirinya runtuh, dan merasa tak lagi punya masa depan. Korban bisa diajak lakukan hal kreatif dan produktif yang menunjukkan bahwa dia bisa isi hari-harinya secara positif dan bermanfaat, bukan saja bagi dirinya tapi juga bagi orang banyak.

Pemkot Makassar Terima Penghargaan Kinerja Terbaik Pengurangan Sampah dari KLHK

MAKASSAR – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia memberi penghargaan kategori kinerja pengurangan sampah kepada 11 kepala daerah. Penghargaan diberikan bagi yang berhasil menunjukkan kepemimpinannya dalam merumuskan dan menerapkan kebijakan dan program kerja guna meningkatkan kualitas lingkungan hidup di daerahnya, termasuk Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto. Menteri LHK, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M. Sc mengatakan, program Adipura merupakan program nasional dan dilaksanakan setiap tahun, untuk mendorong kepemimpinan pemerintah kabupaten dan kota dalam membangun partisipasi aktif masyarakat dan dunia usaha dalam mewujudkan sustainable city. Khusus untuk tahun ini, KLHK menambahkan kategori penghargaan baru untuk kota yang berkonsentrasi terhadap pengurangan sampah khususnya sampah plastik. “Di awal tahun 2019 pemerintah melalui kementerian lingkungan hidup dan kehutanan memberikan anugerah Adipura kepada 146 penerima penghargaan termasuk 11 kepala daerah yang berhasil mengurangi sampah di daerahnya,” cetusnya. Ia juga menambahkan 11 kota ini laik diberikan karena mampu mengontrol pengelolaan sampah didaerahnya masing – masing Tak hanya itu, penghargaan ini diperuntukkan bagi kepala daerah yang mampu meningkatkan kinerja bank sampah hingga proses daur ulang yang sangat berdampak positif bagi masyarakat perkotaan. Sementara, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Danny Pomanto mengaku bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat. Artinya, Makassar masih menjadi perhatian dari Pemerintah pusat. “Jadi alhamdulillah kita menerima penghargaan yang baru kategori yang baru yaitu inovasi dengan pengurangan sampah sesuai amanat Undang-Undang. Meski Makassar tidak dapat Adipura, namun akan terus menyempurnakan lagi. Namun, dalam hal ini memang kita fokus pengurangan sampah dan bank sampah kita sangat aktif,” beber Danny. Lanjut pria dengan latarbelakang arsitek ini, dirinya merasa heran dengan Makassar tidak mendapatkan penghargaan Adipura. Pasalnya, semua jajaran Pemkot terus berupaya dan kerja nyata dalam mewujudkan Makassar bersih. Diantaranya, membuat Master Plan hingga Kebijakan Strategi Daerah (Jastrada). “Tapi tidak apa-apa, insya allah kita optimis dan akan memperbaiki kekurangan-kekurangan kita dan ini menjadi cambuk bagi Makassar dan insyaa allah kedepan kita berbuat lebih baik lagi,” pungkasnya. Selain kota Makassar, Kota yang meraih penghargaan yang sama yakni Kota Surabaya, Jakarta Barat, Bandung, Malang, Padang, Cimahi, Depok, Balikpapan, Banjarmasin dan Bogor.(dayat/cammang)

Wali Kota Ambon dan Wali Kota Makassar Saling Puji di Natal Ikwamal

Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Danny Pomanto dan Wali Kota Ambon Richard Louhenapessy saling puji kesuksesan memimpin pemerintahan. Hal ini terlihat saat keduanya hadir pada perayaan natal bersama warga kristus Maluku domisili Makassar di Balai Prajurit M Yusuf, Jumat (11/1). Di tengah ratusan orang yang tergabung dalam Ikatan Warga Maluku (Ikwamal) Wali Kota Ambon Richard yang menyampaikan sambutan lebih dulu langsung memuji Danny. “Saya harus berterima kasih ke bapak Wali Kota Makassar. Salah satu faktor pembangunan di kota Ambon berkembang, karena rakyat dan pemerintah belajar kesuksesan Danny memimpin Makassar,” ucapnya. Beberapa waktu sebelumnya, Richard memang pernah memboyong hampir seluruh SKPD Pemkot Ambon belajar ke kota Makassar. Sementara itu, Danny Pomanto pun memberi pujian yang sama. Menurutnya, tidak benar jika Ambon belajar ke Makassar. Namun kedua kota memiliki ikatan dan persamaan yang begitu kuat. Sehingga keduanya saling belajar kelebihan masing-masing daerah satu sama lain. Ambon bagi Danny, begitu berbeda dari apa yang pernah di saksikannya 10 tahun lalu. Artinya kata dia, perkembangan begitu pesat terjadi dan tentunya hal itu juga bisa menjadi inspirasi untuk OPD di Makassar. “Saat saya jamu Pak Wali Kota Ambon, bersama hampir semua OPD Ambon di rumah, saya lihat semua begitu pintar menyanyi. OPD kota Makassar harus belajar menyanyi di OPD Ambon. Pak Wali juga punya inovasi menjadikan Ambon sebagai Music City, saya kira itu ide yang akan membawa Ambon mendunia” katanya. Tak lupa Danny menyampaikan terima kasih yang luar biasa kepada warga Ambon di Makassar yang telah menjadi bagian kesuksesan pemerintah membangun kota ini Terakhir, ia berpesan di tahun ini, memasuki tahun politik, apa pun pilihan pada pemilu nanti diharapkan tetap satu. “Dalam satu bangsa yang paling mahal adalah persatuan. Makassar rumah besar semua etnik. Terima kasih pemerintah Ambon telah mengirim atraksi bambu gila pada F8 lalu,” tutupnya. (*/cammang)

Wali Kota Makassar Bahas Pengembangan Kawasan Industri di Kantor Kementerian BUMN  Bersama Pemegang Saham PT Kima

Jakarta – Wali Kota Makassar Moh. Rammdhan Danny Pomanto hadir memimpin Rapat Umum Pemegang Saham terkait persetujuan rencana jangka panjang perusahaan tahun 2019-2023 PT Kima, di Kantor Kementerian BUMN, Selasa (8/1). Dalam ksempatan tersebut, Danny sapaan akrabnya mengaku bersyukur PT Kima sudah memiliki master plan untuk pengembangan ke depan. “Kami sudah mendapat laporan dari salah satu Komisaris mewakili pemerintah kota Makassar, akan ada pengembangan di Maros,” ucap Danny. Danny mengatakan posisi pengembangan kawasan industri di Maros ini cukup dipahaminya. Ia pernah menjadi bagian pada saat penentuan Kawasan Keselamatan Operasi Penerbangan (KKOP), dengan tata-tata ruang di sekitarnya. Termasuk ide tentang Airport City, yang lahir dari tata ruang kota Makassar sebelumnya. “Kebetulan kami juga yang buat (Tata Ruangnya). Jadi ada hal yang menarik, kami sebagai wali kota menjalankan tata ruang yang dulu kami buat langsung,” ucap Mantan Konsultan Tata Ruang ini. Memang Kawasan Industri Maros ini bagus menurut Danny. Hanya kata Dia, perlu dilakukan kajian secara seksama terkait rencana pinjaman Rp.300miliar dengan melihat berbagai variabel yang ada. Mulai harga tanah, kecepatan penjualan, hingga kelayakan atas pinjaman Rp.300miliar tersebut. Ada usulan, jika pengembangan Kawasan Industri Makassar ini di daerah mana pun tidak melepaskan nama aslinya. Seperti PT Kima Maros, PT Kima Pangkep, dan lain sebagainya. Hal ini agar bendera Kawasan Industri Makassar bisa berkibar dan semakin dikenal di mana pun. (*/cammang)

Danny Pomanto: Mari Isi 2019 dengan Kerja, Kerja, Kerja

Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Danny Pomanto melakukan serangkaian kegiatan religius melewati pergantian tahun di Makassar. Dimulai dengan zikir dan doa syukur di awal malam, yang kemudian dilanjut salat isya berjamaah di atas ponton. Di tempat yang sama juga digelar salat subuh berjamaah sebagai kegiatan pertama di subuh awal tahun 2019. Pagi-pagi, Wali Kota yang sejak awal pemerintahannya begitu konsen dengan persoalan lingkungan ini langsung memipin bersih-bersih sampah tahun baru di anjungan pantai losari, (1/1/19). “Dengan melibatkan seluruh pemerintah di Makassar kita sama-sama membersihkan sampah-sampah bekas tahun baru. Karena kita punya program Makassar Tidak Rantasa, kita punya Program Lisa, dan kita juga libatkan seluruh lapisan masyarakat,” kata Danny. Seluruh kegiatan baik yang bersifat religius, maupun pre-launching F8 sebagai even internasional water front terbaik berjalan dengan baik. Sebagai penyempurna dari seluruh rangkaian kegiatan, kata Danny ditutup dengan membersihkan sampah. Turut berpartisipasi dalam pembersihan sampah tahun baru ini yakni, Jaringan Lintas Iman se-kota Makassar. “Kita berasal dari lintas iman, artinya ada berbeda-beda agama yang memiliki visi yang sama untuk kebersihan. Ini serentak di 50 kota di Indonesia,” kata perwakilan Jaringan Lintas Iman. Lebih lanjut disampaikan Danny, agar warga Makassar tidak berlarut-larut dalam perayaan tahun baru ini. Hal ini guna menghargai dan sebagai rasa simpati terhadap bencana kemanusiaan di berbagai daerah di Indonesia. “Kita isi 2019, mulai hari pertama kita isi dengan kerja, kerja, dan kerja. Kita terus berkolaborasi dengan semua pihak menjaga kota ini dari doa-doa kita, usaha-usaha kita menjaga kota dari bencana, menjaga agar damai lalu menjaga kekompakan seluruh masyarakat Makassar,” pungkas Danny Pomanto. Danny menegaskan, persatuan adalah hal yang paling mahal dalam sebuah kemajuan. Dengan persatuan masyarakat bisa maju. Dan dengan kemajuan bisa berubah dua kali tambah baik. “Insya Allah kita bisa berubah lebih baik lagi dan bisa meraih minpi kita lebih baik lagi kedepan, Amin,” tutupnya. (*/cammang)

Danny Pantau Banjir di Kompleks Kodam III Katimbang

Makassar – Wali Kota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto telah menetapkan status siaga banjir untuk wilayah Makassar. Ia menginstruksikan seluruh jajaran aparat pemerintah terkait agar sigap dan mengantisipasi kemungkinan yang terjadi. Begitu pun kepada masyarakat agar tetap waspada. Selain memantau langsung pintu air di Balang Baru dan kanal Mariso, ia juga mengunjungi kompleks Kodam III Katimbang, Kecamatan Biringkanaya, Jumat (28/12). “Saya mengunjungi kanal Mariso yang menjadi ukuran genangan, banjir, atau pun pasang di kota Makassar. Selain itu juga ke Kompleks Kodam III, wilayah yang rendah yang sedang tergenang. Pantauan satelit akan terjadi pasang tertinggi pada jam 18.00-21.00 Wita. Tetap waspada, namun tidak perlu panik, meski kondisi itu bisa mengakibatkan banjir, tapi selama tidak hujan, masih aman,” ucap Danny. “Semua petugas di kecamatan stand by memastikan air mengalir tidak tersumbat sampah-sampah. Insya Allah mari kita berdoa dan berusaha mengantisipasi banjir. Saya sampaikan semua kecamatan siaga banjir, seluruh kelurahan dan aparat stand by 24 jam,” sambungnya. Khusus di Kompleks Kodam, Danny mengatakan genangan tersebut akan turun sejalan dengan surutnya air sungai. Wilayah yang menjadi langganan banjir tersebut juga telah disiagakan BPBD, Dinas Sosial, dan seluruh petugas kecamatan. (*/cammang)

Skip to content