Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

PEMERINTAH KOTA MAKASSAR

Makassar Triathlon Race 2023, Total Hadiah Rp 210 Juta

MAKASSAR,- Moment pertama kali di Makassar, setelah 20 tahun berlalu, Makassar Triathlon Race 2023, yang diinisiasi oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Makassar, dan didukung oleh berbagai sponsor seperti BPJS Ketenagakerjaan, Cleo, dan Primaya Hospital. Diikuti oleh 90 peserta, dengan total hadiah mencapai Rp 210 Juta, peserta diwajibkan menyelesaikan lintasan renang sejauh 750 meter, sepeda 20 kilometer dan lari lima kilometer. “Dari 90 peserta yang mendaftarkan diri, 81 atlet yang mengikuti race. Tahun depan semoga dapat lebih meriah lagi. Total hadiah sesuai dengan DPA di Dispora senilai Rp 210 Juta,” ungkap Fitri Juana, panitia pelaksana. Adapun tujuan dari Makassar Triathlon Race 2023 guna meningkatkan sportivitas atlet juga sebagai sport tourism di Makassar. Memilih lokasi pantai Akkarena, sehingga para peserta dapat menikmati keindahan pantai Akkarena. “Kita berharap event ini akan menjadi event tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga,” lanjutnya. Adapun kategori yang diperlombakan yakni Kategori Male usia 16-28 tahun, diraih oleh Muh Armyn dengan catatan waktu 01.02.18, disusul oleh Bertrand Amadeus (01.02.21), dan Aloysius Reckyardo (01.04.22). Kategori Female usia 16-28 Tahun, Juara 1 Firny Annisa (01.10.30), juara II Sri Wahyuni (01.13.42), dan Nurfa Inayah Nurul (01.24.34). Selanjutnya Male 29-39, Rezkiyanto (01.03.48) Muhammad Ridwan (01.05.04) dan Yusri (01.07.17). Female 29-39, Michelle (01.15.50), selanjutnya Male 40+, Basirun (01.10.57), Moh Irwin Naim (01.15.12), dan Bernad Huwae (01.15.20). Adapun yang berhasil juara di kategori overall male yakni Bima Muslim Perdana (00.57.38), Hauqalah Fakhal (00.58.17), dan Muhammad Syifa (01.00.48), sedangkan overall female yakni Martina Ayu Pratiwi (01.04.51), Renata Berliana (01.05.27), dan Nethayani Octaria (01.08.19). Sumber : Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto Paparkan Kerja Sama Antar Pemda untuk Tingkatkan Efisiensi Rantai Pasok

JAKARTA, – Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto memaparkan pentingnya kerja sama antar pemerintah daerah (Pemda) agar meningkatkan efisiensi rantai pasok. Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto menjelaskan bahwa posisi Makassar hingga Kawasan Timur Indonesia (KTI) memiliki pangsa pasar yang besar. “Rantai pasok memerlukan pasar dan dipengaruhi oleh transportasi laut. Terlihat bahwa pasarnya sangat besar di Makassar sendiri dengan total penduduk 1 juta, Mamminasata 2,9 juta, Sulsel 9 juta, Sulawesi 20 juta jiwa. Jika se-Indonesia Timur 42 juta jiwa. Jadi besar sekali pangsanya,” kata Danny Pomanto dalam seminar Kerja Sama Jejaring Daerah untuk Penguatan Global Value Chain dan Global Supply Chain ASEAN di Jakarta, Kamis (19/10/2023). Apalagi kata dia, ditambah variabel Makassar New Port (MNP) juga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) maka sangat potensi. Jika dibandingkan dengan Australia, jumlah penduduk di KTI sudah unggul. Olehnya dalam presentasinya dia mengajak agar masing-masing pemda menguatkan upaya Kerja Sama Antar Daerah sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah jangka panjang. “KAD mempercepat dan mengefisienkan rantai pasok harus menjadi perhatian pemerintah kabupaten kota juga provinsi. Mengefisienkan rantai pasok juga harus didahului dengan pembagian peran yang jelas, anatomis dan otonomis dari rantai pemerintahan mulai dari pemerintah kabupaten kota, pemerintah provinsi dan pemerintah pusat,” ucap Danny. Selain itu, satu-satunya kepala daerah yang diundang sebagai narasumber pada Seminar Nasional Dirjian Ekonomi dan SKA Debidjianstrat Lemhannas RI ini menambahkan, kerja sama antar daerah harus memiliki big data KAD, memperkuat koordinasi tingkat regional dan menepis egosentrisme masing-masing daerah. Selanjutnya, perihal regulasi. Yang mana harus terintegrasinya regulasi antar daerah agar memudahkan para pelaku usaha. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Wakili Sulsel di Tingkat Nasional, Pemkot Makassar Terima Kunjungan Tim Verifikasi Lomba Desa Kemendagri

MAKASSAR,- Kelurahan Maccini Sombala Kecamatan Tamalate yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai kelurahan terbaik mewakili Provinsi Sulawesi Selatan di tingkat nasional mendapat kunjungan dari Tim Verifikasi Lapangan Tingkat Nasional. Rombongan Tim Penilai dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Pemerintahan Desa (Pemdes) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang diketuai Analis Kebijakan Ahli Madya Ditjen Bina Pemdes Kemendagri, Tri Rustiana Harahap, menyambangi Kota Makassar dalam rangka melakukan verifikasi lapangan. Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail bersama Sekretaris Daerah Kota Makassar M. Ansar didampingi Kepala Bagian Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Camat Tamalate, dan Lurah Maccini Sombala menerima langsung kedatangan romongan tim penilai di Kelurahan Maccini Sombala, Jumat (21/07/2023). Indira Yusuf Ismail menyambut baik dan mengucapkan selamat datang kepada rombongan tim penilai Kemendagri yang telah bertandang ke Kota Makassar. Indira menuturkan hingga saat ini Pemerintah Kota Makassar terkhusus Kelurahan Maccini Sombala terus berbenah sebagai upaya membuktikan Kota Makassar dengan kelurahan yang layak menjadi percontohan kota maupun kabupaten lain. “Hari ini kita sama-sama tentu akan mendapatkan arahan dan penilaian dari Tim Kemendagri. Kelurahan Maccini Sombala dan Kecamatan Tamalate ini alhamdulillah sudah kita persiapkan untuk dinilai,” kata Indira dalam sambutannya. Pada kesempatan yang sama, Indira turut menyampaikan komitmen kuat Pemkot Makassar termasuk TP PKK Kota Makassar untuk terus berkolaborasi mewujudkan kelurahan ataupun desa dengan tata kelola pemerintahan yang baik. “Semoga kita bisa mendapat masukan-masukan bagaimana sebenarnya agar kelurahan itu bisa tertata dengan baik untuk kita terus berbenah,” ujarnya. Sementara itu, Tri Rustiana Harahap menjelaskan verifikasi lapangan di kelurahan dilakukan dengan mencocokkan kesesuaian data pada waktu penilaian administrasi. Beberapa bidang yang dinilai diantaranya bidang pemerintahan, kewilayahan, kemasyarakatan, termasuk inovasinya. “Tugas kita adalah mencocokkan apa yang ada di dalam administrasi dan apa yang ada di lapangan. Untuk tahapan penilaian administrasi Alhamdulillah Maccini Somba sudah berhasil,” ungkapnya. Tri melanjutkan, Kota Makassar yang berada di Regional III Wilayah Kalimantan-Sulawesi akan dinilai bersama lima kelurahan lainnya yang dinilai telah layak secara administrasi untuk mewakili Provinsi masing-masing. Lanjut, total sebanyak lima kelurahan yang saat ini tengah menjalani verifikasi lapangan akan diseleksi ke dalam tiga besar kelurahan yang kemudian melakukan presentasi langsung di Jakarta. “Selanjutnya nanti ada tahapan yang dari 5 provinsi yang kami nilai ini akan ada 3 yang maju untuk tahapan penentuan calon juara di Jakarta,” jelas Tri. Tri pun mengapresiasi Pemkot Makassar atas berbagai upaya dan kerja keras yang telah dilakukan untuk sampai di tingkat nasional. Tri mengungkapkan Kelurahan Maccini Sombala keluar menjadi Kelurahan terbaik di tingkat Provinsi dari total 153 Kelurahan di Sulsel. Serta menjadi lima kelurahan terbaik di tingkat nasional Regional III Kalimantan-Sulawesi dari 2.438 Kelurahan. “Hal ini dapat diperoleh karena merupakan hasil dari kerja keras dari pihak Pemkot Makassar, kecamatan, kelurahan dan pihak terkait lainnya,” tuturnya. Di acara yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi selatan, Muh Saleh turut hadir untuk menyerahkan secara resmi piagam penghargaan kelurahan terbaik tingkat Provinsi Sulsel kepada Lurah Maccini Sombala. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Penutupan Indonesia City Expo (ICE) Apeksi 2023, Anjungan Losari dipadati pengunjung

MAKASSAR, APEKSI 2023 menjadi milik semua, bukan hanya bagi peserta APEKSI namun juga bagi seluruh masyarakat Kota Makassar. Antusias dari seluruh warga kota Makassar dapat terlihat saat penutupan Indonesia City Expo (ICE) APEKSI 2023, yang digelar di anjungan losari, Jumat (14/07/2023). Sejak pukul 19.00, depan panggung ICE mulai dipadati warga, dan turut bergoyang dihibur dengan lagu lagu yang dilantunkan oleh beberapa band lokal Makassar. Selain band lokal Makassar, Penutupan ICE juga menghadirkan Armada Band, yang melantunkan beberapa buah lagu diantaranya mau dibawa kemana, cinta itu buta, dan lagu lagu hits lainnya yang membuat seluruh pengunjung spontan turut bernyanyi. Menikmati lantunan musik, dengan semilir kesegaran angin pantai losari, dan aneka jajanan kuliner, melengkapi suasana penutupan ICE APEKSI 2023. ICE APEKSI ini berlangsung selama 4 hari dengan melibatkan 128 stand pameran dan 22 penampilan budaya dari berbagai kota se Indonesia. Sebelumnya diumumkan pula stand terbaik serta penampilan terbaik. Untuk stand expo terbaik juara 1 diraih oleh Kota Balikpapan, Juara 2 Kota Palangkaraya, Juara 3 Kota Palembang, Juara harapan 1 Makassar, Juara harapan 2 Kota Tangerang Selatan, dan Juara harapan 3 Kota Bandung. Sedangkan untuk penampilan konteks budaya  terbaik yang diikuti oleh 22 kota, Juara pertama diraih oleh Kota Serang, Juara kedua Kota Balikpapan, dan juara ketiga Kota Cilegon, Juara harapan satu Kota Tangerang Selatan, Harapan dua Kota Gorontalo, dan Harapan ketiga Kota Tarakan. Sumber : Humas Kominfo Makassar

APEKSI 2023, Legalitas Makassar Sebagai Kota Makan Enak

MAKASSAR, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto, saat penutupan Indonesia City Expo (ICE) APEKSI 2023, menyampaikan legalitas Makassar sebagai kota makan enak. Dengan hadirnya ribuan peserta APEKSI dari seluruh kota se Indonesia dan merasakan makanan di Makassar. “Banyak nilai yang dipetik dari APEKSI, jni salah satunya Makassar Kota Makan Enak,  kita membuat branding itu klaim sendiri, tapi dengan hadirnya perwakilan dari seluruh kota se Indonesia dan bersepakat bahwa Makassar sebagai Kota Makan Enak, maka inilah yang menjadi legalitas, Insya Allah menjadi Kota Makan Enak di seluruh Indonesia,” ungkapnya  Moment APEKSI mampu menghadirkan berbagai suku di Makassar. Dimana setiap suku, daerah memiliki kekhasan kuliner masing-masing. Namun kuliner Makassar dapat diterima oleh lidah dari suku manapun. “Ada dari Papua, Batak, Padang, dan daerah lainnya, berkumpul disini, dan mereka semua enjoy, energik, bukti bahwa makanan di kota Makassar dapat diterima oleh semua,” lanjutnya. Selain itu, Danny menambahkan bahwa moment APEKSI 2023, juga menjadi pembelajaran bagi semua, melakukan hal yang luar biasa dengan kerjasama dari berbagai pihak. “Di Akhir even ini, saya mengucapkan terima kasih kepada APEKSI, ketua dan jajaran direktur eksekutif, dan seluruh team yang terlibat. Begitupun dengan keterlibatan seluruh SKPD, bahkan asisten, sekda, ketua PKK dan wakil wali kota menjadi kurator dalam perhelatan APEKSI ini. Seluruhnya membentuk sinergi dan kolaborasi, sehingga dapat berjalan dengan baik,” ungkapnya. Di Akhir kata, Danny menitipkan agar APEKSI yang sebentar lagi akan menjadi kenangan, tidak hanya menjadi kenangan dalam pikiran namun juga menjadi kenangan dalam hati. “Untuk segala kekurangan, ataupun ada ketidak puasan, saya Wali Kota Makassar memohon maaf,” tutur Danny diakhir kata. Selain itu, Danny berharap, agar sisa waktu selama di Makassar dapat dinikmati, dengan sebaik-baiknya, dan dapat kembali ke kota masing-masing dengan selamat dan penuh kegembiraan. Sumber : Humas Kominfo Makassar

50 Kota Ikut One-on-one Business Matching dengan Investor Asing di Forum Makassar Investment Apeksi 2023

MAKASSAR,- Makassar Investment Forum (MIF) Apeksi 2023 berhasil mencatat 50 kota yang ikut dalam One-on-one Business Matching dengan investor asing. Puluhan peserta yang tergabung dalam Rakernas Apeksi itu menyatakan kesanggupannya dalam One-on-one Business Matching dengan delegasi investor. Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengatakan sudah ada sekitar 50 kota akan membuat business matching, artinya one-on-one meeting dengan para investor. Hasil itu menandakan MIF kali benar-benar berhasil menggaet minat investasi di Indonesia, khususnya di Sulawesi dan Sulsel. “Alhamdulillah ini sangat spektakuler sekali karena ada 50 kota yang sangat berminat dan menawarkan apa yang dibutuhkan untuk investasi kedepan,” kata Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto di sela-sela acara MIF, di Hotel Claro, Jumat, (14/07/2023). Apalagi, Danny menyebut, jumlah investor asing ini bertambah dari tahun lalu yang mencatat 8 negara sementara sekarang 10 negara. Dari sini, antusiasme peserta Apeksi yang hadir sangat luar biasa.  Selain para pemodal luar negeri, dia juga menyebut pihaknya mengundang pengusaha muda, Kadin se-sulsel hingga se-Sulawesi dan beragam pengusaha lainnya. Sementara itu, Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru, dan Pasifik Kementerian Investasi/BKPM Saribua Siahaan mengatakan pemerintah pusat memberikan dukungan penuh atas investasi. Langkah itu seperti, jika ada investor yang ingin berinvestasi di Makassar maka pihaknya meyakinkan untuk membuat mudah izin investasi. Sebagaimana ketika mengantongi Investment Project Ready to Offer (IPRO) dari pusat maka status proyek dinyatakan clean and clear dan dapat dipastikan minim permasalahan sehingga siap untuk ditawarkan ke para investor.  Nah, IPRO itulah, sebut dia, sebagai bukti untuk meyakinkan investor bahwa investasi itu terpercaya. Meski, dia memberi catatan bahwa tiap investasi asing wajib berkolaborasi dengan masyarakat lokal dengan dukungan pemerintah lokal.  Hal itu agar masyarakat setempat mendapatkan add value atau nilai tambah dan dampak positif dari investasi itu.  Business matching sendiri merupakan pertemuan bisnis yang terjadwal antara pelaku bisnis dengan, calon mitra distribusi, calon mitra supplier, calon mitra pendanaan dan juga calon mitra investor. Aktivitas ini bersifat bisnis to bisnis (B2B), yang dalam implementasinya terjadi antara dua belah pihak yang memiliki pola dan latar belakang bisnis yang match alias mirip dan sama. Business Matching juga diciptakan sebagai upaya mengelola berbagai risiko agar para investor atau delegasi mendapatkan pembeli yang potensial. Sehingga segala rencana dan tujuan yang telah dibuat dapat mencapai target sempurna. Dalam agenda MIF ada beberapa item kegiatan di dalamnya. Seperti, Business and Investment Forum, One-on-one Business Matching, Mayor’s Project Expose dan Pinisi Sultan Project Expo dengan tema besarnya yakni Smart City, Investing The Future. Sumber : Humas Kominfo Makassar 

Apeksi Catatkan 5 Ribu Pengunjung dan Transaksi Rp50 Miliar selama Rakernas di Makassar

MAKASSAR,- Rakernas Apeksi XVI di Makassar mencatatkan total pengunjung mencapai 5 ribu orang. Sementara itu, jumlah transaksi keuangan selama acara mencapai Rp50 miliar. “Ada angka 5 ribu orang yang hadir dan bermalam di 300 hotel. Dengan hitungan perputaran angka Rp50 miliar,” kata Ketua Apeksi Bima Arya Sugiarto di sela-sela acara Makassar Investment Forum (MIF) Apeksi, di Hotel Claro, Jumat, (14/07/2023). Hal itu berdasarkan perhitungan yang dilakukannya bersama tim khususnya. Yang mana berasal dari menghitung jumlah kehadiran peserta dan pengunjung juga total perputaran uang dari acara ini selama lima hari. Bahkan secara mengejutkan, sambung dia, angka itu bertambah dengan potensi nilai menyentuh Rp100 miliar dan pengunjung 10 ribu orang. Hitung-hitungan itu diperolehnya dari transaksi yang tak terhitung secara langsung. Beda halnya dengan hitungan pertama yang dilakukan secara formal. Dengan data-data itu, Bima yang juga Wali Kota Bogor ini menunjukkan optimisme investasi di Indonesia juga di Makassar. Sama halnya Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto.  Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengaku iklim investasi di Makassar begitu ramah. Dari sisi regulasi, konsumsi sangat berpeluang. Apalagi, Makassar merupakan pusat perekonomian di Sulsel hingga di Kawasan Timur Indonesia. Ditambah, angka pertumbuhan ekonomi kian membaik yang melampaui Sulsel dan nasional. Olehnya, sinyal optimisme itu menjadi berkah bagi para investor. Tak sampai di situ, suksesnya penyelenggaraan event internasional dan nasional, seperti MNEK, Apeksi dan F8 nantinya membuat kota dunia ini makin inklusi, ramah dan baik untuk semua. Makanya dengan pengalaman tersebut, dirinya mengajak para investor agar jangan ragu untuk berinvestasi di Makassar. Diketahui, MIF merupakan rangkaian terakhir dalam perhelatan Apeksi 2023 di Makassar. Sumber : Humas Kominfo Makassar 

Tegaskan Keterlibatan Perempuan dalam Sektor Bisnis, Indira Yusuf Ismail Hadiri Makassar Investment Forum 2023

MAKASSAR,- Ketua TP PKK Kota Makassar Indira Yusuf Ismail turut hadir pada penyelenggaraan Makassar Investment Forum. Acara yang merupakan rangkaian kegiatan dari Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakornas APEKSI) ini dihelat di Hotel Claro, Jumat (14/6/2023). Kegiatan ini menjadi ajang pertemuan para pemangku kepentingan dan pelaku bisnis untuk membahas peluang investasi dan mempromosikan potensi ekonomi yang dimiliki oleh kota-kota anggota APEKSI. Indira menyampaikan bahwa melalui forum ini, Kota Makassar menyediakan wadah untuk menyatukan pemerintah kota dan sektor swasta dalam mengembangkan potensi masing-masing daerah. Ia menekankan bahwa kerja sama yang baik antara kedua sektor ini dapat membawa dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan lapangan kerja, yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Indira di forum ini turut menegaskan bahwa perempuan juga memiliki potensi yang besar dalam berkontribusi pada pengembangan ekonomi melalui kewirausahaan dan keterlibatan aktif dalam sektor bisnis. “Makanya pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender itu juga penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan berkelanjutan,” katanya. Pada forum ini, akan dibahas berbagai sektor potensial untuk investasi, mulai dari pariwisata, industri kreatif, infrastruktur, dan beragam potensi lainnya. Melalui kegiatan ini, diharapkan investor akan semakin tertarik untuk berinvestasi sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Sumber : Humas Kominfo Makassar

BI Sulsel Apresiasi Langkah Danny Jemput Investasi Melalui MIF di Pasca Pandemi

MAKASSAR, – Dukung upaya investasi di Sulsel, khususnya Makassar, Deputi Kepala Kantor Bank Indonesia, Perwakilan Sulawesi Selatan, M. Firdaus Muttaqin, apresiasi langkah cepat yang dilakukan Wali Kota Makassar menjemput investasi dan menggelar Makassar Investment Forum (MIF) “Saat ini, pertumbuhan ekonomi di Sulsel cukup bagus, mencapai 5,29 persen dibanding triwulan lalu, di kuartal IV 2022 yang berada di angka 5,11 persen,” tutur Firdaus, mengawali sambutannya di MIF, yang digelar di Hotel Claro, Jumat (14/07/2023). Langkah yang dilakukan Danny Pomanto sangat tepat disaat kondisi global belum membaik, akibat pasca pandemi Covid 19. “Pertumbuhan perekonomian berasal dari domestik dan luar negeri, untuk domestik dapat dicapai melalui konsumsi dan investasi, sedangkan dari luar negeri melalui ekspor,” jelasnya. Ditengah kondisi global yang belum membaik serta adanya potensi perlambatan, langkah yang dilakukan Pemkot Makassar dibawah kepemimpinan Danny Pomanto menjadi sangat tepat dengan mendorong pertumbuhan melalui investasi, karena memiliki multiplier effect. “Jemput investasi, dengan memberi rasa aman bagi investor, yang dibuktikan melalui indeks daya saing Makassar yang mampu berada di atas indeks daya saing nasional, menjadi daya tarik untuk berinvestasi di Makassar,” lanjutnya. Selain itu, menurutnya, investasi di Sulsel saat ini terbesar berada di sektor pertambangan, transportasi, pergudangan dan telekomunikasi. Sektor ini sebagian besar berada di Makassar yang mencapai 1,38 triliun untuk Kuartal I, 2023. “Makassar didukung dengan teknologi, informasi dan komunikasi serta pasar yang cukup luas, namun perlu dikembangkan dari infrastruktur dan keuangan,” tambahnya. Sumber: Humas Kominfo Makassar 

Danny Pomanto Sudah Kantongi Status IPRO Buat Japparate, Pra Bidding Ke Investor

MAKASSAR, —  Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto melaunching Pra Bidding proyek Japparate Commercial and Tourism Center (JCTC).  Launching Pra Budding ini dirangkaikan dengan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSIS) XVI, MIF 2023 berlangsung di Hotel Claro, Jumat (14/7/2023). Danny Pomanto mengatakan untuk proyek JCTC sendiri sudah mengantongi Investment Project Ready to Offer (IPRO) dari pusat.  IPRO ini sebuah status jika proyek dinyatakan sudah clean and clear dan  dapat dipastikan minim permasalahan sehingga siap untuk ditawarkan ke para investor.  “Kita sudah masuk di list ipro. Artinya Japparate ini proyek siap tender,” ucapnya.  Meskipun kata Danny, untuk Japparate sendiri masih menunggu 1 perda namun secara keseluruhan seperti izin Amdal, sertifikasi lokasi dan kelengkapan ijin lainnya sudah selesai.  Proyek Japparate sendiri ini sudah ada beberapa negara yang menyatakan ketertarikannya dengan proyek tersebut.  Ia membocorkan peluang terbesar dinyatakan dari negara Korea Selatan.  “Tadi saya dapat kabar peluang terbesar itu Korea Selatan menyatakan kesiapannya,” bebernya. Meski demikian, ada enam negara lain juga yang ikut tertarik dengan Japparate diantaranya Belanda, Korea Selatan, Inggris, Italia, Rusia, Jepang, dan Taiwan. Direktur Promosi Daerah kementerian investasi, Saribua Siahaan menyatakan dukungan penuh atas proyek Japparate untuk ditawarkan ke investor.  “Pasti ketika ada. ijin kita kawal habis agar investor di Makassar ini tdk terganggu urusan ijin. IPROnya sudah terbit. IPROnya ini meyakinkan investor untuk tidak takut berinvestasi,” ungkapnya. Meski demikian, jika sudah ada investor, Saribua mengharuskan adanya kolaborasi antara investor dengan pemerintah setempat. “Jangan sampai dia mau bawa semua pekerja dari luar. Tidak begitu. Kita harus berdayakan pekerja lokal juga,” sebutnya. Diketahui, Japparate sendiri adalah salah satu proyek strategis Kota Makassar. Japparate atau jembatan layang tiga lantai yang rencananya akan dibangun di kawasan Anjungan Pantai Losari sepanjang 1,6 kilometer dengan nilai investasi Rp5 triliun.  Selain Japparate, Danny Pomanto juga akan menawarkan proyek Elevated Road lanjutan dari tol layang pettarani. Nantinya, ini akan terhubung ke Anjungan Pantai Losari sepanjang 22-24 km.  “Nanti keliling Makassar, sambung ke Pantai Losari. Ini investasi yang sangat menarik,” pungkasnya. Sumber : Humas Kominfo Makassar 

Skip to content