|
Khas Makassar (Traditional Cuisine) |
|
|
|
|
COTO
MAKASSAR
Masakan khas daerah
berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar yang terdiri dari
usus, hati, otak, daging sapi atau kuda, dimasak dengan bumbu
sereh, laos, ketumbar, jintan, bawang merah, bawang putih, garam
yang sudah dihaluskan, daun salam, jeruk nipis, dan kacang.
Pada umumnya Coto Makassar disajikan/dimakan bersama ketupat.
Nikmati makanan ini disekitar jalan Gagak
|
Coto Makassar (porsi 6 orang)
Bahan:
500 gram daging sapi, sandung lamur
500 gram babat, rebus matang
300 gram hati sapi, rebus matang
200 gram jantung sapi, rebus matang
5 batang serai memarkan
4 sm lengkuas memarkan
2 cm jahe memarkan
5 lembar daun salam
250 gram kacang tanah, goreng haluskan
2,5 liter air cuci beras/tajin
1 sdm bumbu kaldu bubuk rasa sapi
6 sdm minyak sayur
Haluskan :
10 siung bawang putih
8 butir kemiri sangrai
1 sdm ketumbar sangrai
1 sdt jintan sangrai
1 sdt garam dan 1 sdt merica butiran
Pelengkap : bawang goreng, irisan daun bawang dan irisan seledri,
sambal taoco
Haluskan : 10 bawang merah, 5 siung bawang putih, 10 cabai keriting
rebus sebentar, 100 gram taoco, tumis dengan 6 sdm minyak sayur
hingga matang, haluskan tambahkan garam dan gula merah.
Cara Membuat:
1.Rebus daging sapi, babat, hati dan jantung, beri serai, lengkuas,
jahe dan salam setelah matang angkat, tiriskan, potong dadu. Jerohan
sapi matang, potong dadu. Sisihkan.
2.Panaskan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum, masukkan
kedalam kaldu, tambahkan kacang tanah goreng, didihkan.
3.Penyajian, siapkan mangkuk, isi dengan daging dan jerohan beri
kuahnya, taburi bawang goreng, irisan daun bawang dan seledri
sajikan dengan buras dan sambal taoco.
|
| |
|
|
SOP
KONRO
Masakan khas daerah
yang disajikan berupa sop berkuah maupun dibakar dengan bahan-bahan
dasar seperti tulang rusuk sapi atau kerbau, dimasak/dibakar dengan
bumbu ketumbar, jintan, sereh, kaloa, bawang merah, bawang putih,
garam, vitsin yang sudah dihaluskan. Sop Konro pada umumnya
disajikan/dimakan bersama nasi putih dan sambal.
Nikmati makanan ini disekitar Karebosi dan jalan Ratulangi
|
Bahan:
1 kg iga sapi, potong-potong
2 ltr air
2 cm kayu manis
3 butir cengkeh
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2000 ml air
3 sdm minyak goreng untuk menumis
½ sdm garam
5 butir bawang merah, iris tipis
2 sdm air asam jawa
Bumbu Halus :
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
1 sdt merica bulat
½ sdt pala
2-3 buah lkuwek, ambil dagingnya
50 gr kacang merah direbus matang
1¼ sdm garam
Cara membuat:
1. Rebus iga, kayumanis, cengkeh, daun salam, lengkuas, garam
dan air asam jawa.
2. Tumis bumbu halus dan bawang merah iris hingga harum.
3. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan iga dan masak sampai bumbu
meresap dan iga matang.
4. Sajikan panas dengan sambal dan air jeruk nipis.
|
| |
 |
SOP
SAUDARA
Masakan khas daerah
yang berupa sop berkuah dengan bahan-bahan dasar seperti daging
sapi/kerbau yang dimasak dengan aneka bumbu dan disajikan bersama
nasi putih atau ketupat dengan Ikan Bakar sebagai tambahan lauknya.
Nikmati makanan ini disekitar jalan DR. Wahidin Sudirohusodo
|
Bahan:
250 gr daging sengkel, potong kotak 2 cm
750 ml air
1 cm jahe, memarkan
1 cm lengkuas, memarkan
3 lbr daun jeruk, sobek-sobek
2 btg serai, memarkan
1 sdt garam
1/4 sdt pala bubuk
1 cm kayumanis
Minyak goreng
Bumbu halus:
7 bh bawang merah
3 siung bawang putih
2 btr kemiri, sangrai
1/2 sdm ketumbar, sangrai
2 cm kunyit
1/4 sdt jinten
Pelengkap:
50 gr soun, seduh sebentar
1 btg daun bawang, iris
Bawang goreng
Ketupat, potong-potong
Keripik Paru
Perkedel Kentang
Cara membuat:
1. Rebus daging sengkel bersama air hingga lunak.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus, jahe, lengkuas, daun jeruk,
dan serai sampai harum.
3. Tuang tumisan bumbu ke dalam rebusan daging, tambahkan garam,
pala, dan kayumanis, masak hingga bumbu meresap.
4. Taruh dalam mangkuk, ketupat, soun, daun bawang, bawang goreng,
paru kering dan perkedel kentang, siram dengan kuah dan daging.
Untuk 4 orang
|
| |
 |
PALLU MARA
Bahan:
3 ekor cakalang, bersihkan, potong-potong
1 genggam asam jawa, asam belimbing juga boleh
1 sdm kunyit bubuk
10 bh cabe rawit
1 btg sereh, memarkan
Kemangi secukupnya
Gula merah secukupnya
3 bh bawang merah, iris halus, goreng
2 siung bawang putih, iris halus, goreng
Garam dan penyedap rasa secukupnya
Cara membuat:
1. Ikan yang sudah dibersihkan taruh dipanci dan tambahkan air
secukupnya sampai ikan terendam.
2. Buat air asam dari segenggam asam jawa. Tambahkan pada air
ikan, masukkan juga kunyit, potongan gula merah secukupnya, cabe
utuh, sereh, kemangi, garam dan penyedap rasa (bila perlu).
3. Masak sampai mendidih.
4. Bawang merah dan bawang putih yang sudah digoreng dimasukkan
kedalam ikan pallu mara, beserta dengan minyak gorengnya sekitar
1-2 sendok makan.
5. Siap disantap.
|
| |
 |
PALLU BASA
Bahan :
500 gram daging sandung lamur
1.750 ml air
300 gram usus sapi, direbus, dipotong-potong 6 cm
300 gram hati sapi, direbus, dipotong-potong 2 cm
1 sendok teh asam jawa + 50 ml air
2 batang serai, dimemarkan
3 cm lengkuas, dimemarkan
4 1/2 sendok teh garam
3 1/2 sendok teh gula pasir
4 sendok makan minyak untuk menumis
200 gram kelapa setengah tua dikupas, diparut kasar, disangrai sampai
kecokelatan lalu dihaluskan
5 lembar daun jeruk
2 lembar daun pandan
Bumbu halus:
8 butir bawang merah
3 siung bawang putih
2 batang serai
1 sendok teh ketumbar
1/2 sendok teh merica
3 cm lengkuas
Cara Membuat:
1.Rebus daging sampai lunak. Keluarkan daging dan potong kotak
2 cm. Ambil kaldunya 1.500 ml. Kalau jumlah kaldu kurang, tambahkan
air hingga cukup 1.500 ml.
2.Tumis bumbu halus sampai harum. Tambahkan daun pandan, daun
jeruk, serai, dan lengkuas masak sampai layu.
3.Tambahkan usus, hati, daging, air asam, dan kelapa sangrai.
Aduk rata.
4.Masukkan kaldu, gula, dan garam. Rebus hingga bumbu meresap.
Pallu Basa (bisa dinikmati malam di jalan Onta dan siang di jalan
Serigala)
|
| |
 |
LANGGA ROKO
Bahan:
2 ekor ikan baronang dengan berat sekitar 1 kg
5 sdm air asam
2 ruas jari kunyit, haluskan
1 sdt garam
3 sdm minyak untuk menumis
daun pisang
Bumbu yang dihaluskan:
10 bh bawang merah
3 siung bawang putih
5 bh cabai merah
5 btr kemiri
1 sdt ketumbar
2 iris lengkuas
2 btg serai
1 sdt garam
1 sdm air asam jawa
Cara membuat:
1. Bersihkan ikan, lumuri dengan air asam, kunyit, dan garam,
sisihkan.
2. Panaskan minyak, tumis bumbu yang dihaluskan hingga harum.
Masukkan ikan, aduk-aduk sebentar. Angkat.
3. Alasi ikan dengan daun pisang, bakar di atas bara api hingga
matang.
|
| |
 |
KAPURUNG
Walaupun bukan asli khas Kota Makassar, aslinya dari Luwu. Makanan
ini bisa anda nikmati di Kota Makassar sekitar jalan Rajawali II.
Bagi penikmatnya, makan kapurung dianggap memiliki seni tersendiri
dan sensasi yang luar biasa. Anda harus mencobanya.
Bahan:
125 gr tepung sagu
300 ml air untuk membuat bola-bola sagu
250 gr udang
25 gr daun kangkung
25 gr daun kemangi
50 gr kacang panjang, potong 4 cm
100 gr jagung manis pipilan
5 bh belimbing sayur, potong 1 cm
1000 ml air
Bumbu yang dihaluskan:
4 bh cabai merah
3 bh bawang merah
1 sdt terasi
2 bh jeruk nipis ambil airnya
1 sdt garam
Cara membuat:
1. Campur sagu dan air, masak sambil diaduk-aduk. Jika sudah cukup
kental, angkat lalu dinginkan. Bentuk adonan bola-bola dengan
2 sendok kecil.
2. Kupas udang, sisihkan kulit dan kepalanya. Rebus kulit dan
kepala udang bersama 1 liter air hingga mendidih, lalu saring.
Masukkan bola-bola sagu ke dalam rebusan kaldu udang, didihkan.
3. Tambahkan bumbu yang sudah dihaluskan, masak hingga matang.
Masukkan udang, kangkung, kacang panjang, jagung manis, dan belimbing
sayur.
4. Terakhir tambahkan daun kemangi. Sajikan selagi hangat dengan
sambal cabai rawit.
|
| |
| |
| Selain masakan khas tersebut diatas, masih
banyak lagi masakan khas Makassar lainnya, Palluce'la, Pallu Kaloak
(Sop Kepala Ikan, nikmati di jalan Tentara Pelajar), aneka Seafood,
dan lain sebagainya. |
| |
|
|
PISANG
EPE'
Makanan khas daerah
yang terbuat dari pisang kepok yang mengkal, dibakar dan dipipihkan.
Pisang Epe' disajikan dengan kuah air gula merah yang biasanya
telah dicampur dengan durian atau nangka yang aromanya dapat membangkitkan
selera.
|
| |
|
|
ES
PALLU BUTUNG
Terbuat dari pisang
yang sudah dipotong-potong, dimasak dengan santan yang diberi
tepung terigu, gula pasir, vanili, serta sedikit garam dan disajikan
dengan es serut dan sirop merah.
|
Bahan:
5 bh pisang kepok yang tua dan matang
50 gr tepung beras
750 ml santan dari 1 btr kelapa
1/2 sdt garam
2 lbr daun pandan
75 gr gula pasir
sirup warna merah
es serut
Cara membuat:
1. Kukus pisang hingga matang. Angkat lalu potong-potong melintang
setebal 1 cm, sisihkan.
2. Cairkan tepung beras dengan 200 ml santan, aduk rata. Masak
sisa santan bersama garam, daun pandan, dan gula pasir hingga
mendidih dan gula larut.
3. Masukkan larutan tepung ke dalam santan mendidih, aduk terus
supaya tidak menggumpal. Masak sampai halus, licin, dan matang,
angkat.
4. Cara menghidangkan: dalam mangkuk taruh irisan pisang dan bubur
tepung, beri es serut dan sirup merah. Hidangkan.
Untuk 4 porsi
|
| |
|
|
ES
PISANG HIJAU
Terbuat dari pisang
raja, dibungkus dengan tepung terigu yang sudah diberi santan
dan air daun pandan sebagai pewarna dang pengharum sehingga berwarna
hijau, disajikan dengan saus yang diberi es serut dan sirop.
|
| Bahan-Bahan :
40 gr tepung beras
1/2 sendok teh garam
300 ml air
100 ml air daun suji
3 tetes pewarna hijau atau pasta pandan
175 gr tepung beras
5 buah pisang raja yang tua
es serut
sirup merah (cocopandan)
Bahan Saus:
650 ml santan
50 gr tepung terigu
75 gr gula pasir
1 lbr daun pandan
1/4 sendok teh garam
Cara Mengolah :
1. Aduk tepung beras, garam, air, air daun suji, pewarna hijau
lalu rebus sambil diaduk sampai mendidih, angkat.
2. Tambahkan tepung beras, aduk rata lalu aduk lagi sampai kalis
(tidak lengket). Tipiskan adonan, balutkan pada pisang hingga
tertutup.
3. Kukus pisang selama 20 menit. Angkat dan sisihkan.
4. Rebus bahan saus sampai mendidih, angkat lalu dinginkan.
5. Potong-potong pisang hijau, tuangkan saus, es serut, dan sirup
merah.
|
| |
|
|
BARONGKO
Barongko adalah makanan
penutup khas daerah Bugis-Makassar yang dibuat dari buah Pisang
Kepok matang yang dikukus dengan daun pisang. Dahulu paada
masa pemerintahan kerajaan di Sulawesi Selatan, Barongko merupakan
makanan penutup yang mewah, dan hanya disajikan untuk Raja-raja,
dan disajikan pada moment-moment tertentu, seperti acara perkawinan,
ulang tahun, dan lain. lain. Untuk menambah cita rasa dan selera,
bahan dasar Barongko biasanya ditambah dengan irisan buah Nangka
atau Kelapa muda.
|
Bahan:
200 gr tepung beras
25 gr tepung kanji
100 ml air mendidih
150 gr gula pasir
1/2 sdt garam
850 ml santan kental hangat
5 bh pisang raja tua matang
Daun pandan, iris 2 cm
Daun pisang
Kuah:
350 ml santan kental
1/2 sdt garam
Cara membuat:
1. Campur tepung beras dan tepung kanji, tuang air mendidih sambil
di aduk-aduk hingga rata. Masukkan gula pasir dan garam, ratakan.
2. Tuang santan hangat sedikit demi sedikit, aduk rata, jerang
di atas api, masak hingga matang dan kental, angkat.
3. Kupas pisang, belah dua memanjang, iris tebal ½ cm,
masukkan ke dalam adonan, aduk rata.
4. Ambil selembar daun pisang, taruh daun pandan di bawahnya,
ambil 2-3 sdm adonan dan 3 sdm santan kental, bungkus tum dan
semat dengan lidi. Lakukan hingga adonan habis.
5. Masukkan dalam dandang yang telah dipanaskan, kukus hingga
matang, angkat.
|
| |
 |
OTAK-OTAK
Kudapan bergizi karena terbuat dari ikan , biasanya otak-otak disajikan sebagai makanan pembuka
Bahan:
350 gr daging ikan tenggiri, haluskan
100 gr tepung sagu
1 sdm tepung beras
1/2 sdt lada bubuk
1 sdt gula pasir
1 sdt garam
1 btr putih telur
100 ml santan kental
10 helai daun kucai, iris halus
daun pisang untuk bungkus
Sambal kacang:
50 gr kacang tanah
2 btr kemiri
2 bh cabai merah
5 bh cabai rawit
1 sdt garam
1 sdm gula pasir
1/2 sdt cuka
50 ml air
Cara membuat:
1. Campur ikan tenggiri, tepung sagu, tepung beras, lada, gula
pasir dan garam, masukkan putih telur, aduk rata, kemudian uleni
sambil dituangi santan sedikit demi sedikit sampai halus. Masukkan
irisan kucai, uleni lagi sampai tercampur rata, sisihkan.
2. Ambil daun pisang, taruh 1 sdm adonan, rapikan, gulung sambil
dipadatkan hingga memanjang, dan semat kedua ujungnya dengan lidi.
3. Bakar di atas bara arang sambil dibalik-balik sampai daunnya
matang dan kering. Angkat dan sajikan dengan sambal kacang.
4. Buat sambal: goreng kacang dan kemiri sampai matang, angkat,
tiriskan, lalu haluskan bersama cabai merah, cabai rawit, garam,
dan gula pasir. Cairkan dengan air dan cuka, masak hingga mengental.
Angkat.
Untuk 24 bungkus
|
| |
|
|
|
| |
|
|