Portal Resmi Pemerintah Kota Makassar

Ketua TP PKK Kota Makassar Beri Dukungan Moril kepada Istri Almarhum Camat Ujung Pandang

Suasana duka makin menyelimuti kediaman almarhum Camat Ujung Pandang, Syahrial Syamsuri, saat keluarga, kerabat, dan rekan-rekan berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir pada upacara pelepasan jenazah, di rumah duka Jalan Bontonompo, Kecamatan Tamalate, Jumat (6/9/2024). Di antara mereka, hadir Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto yang memimpin upacara pelepasan jenazah, Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, sejumlah Ketua TP PKK Kecamatan se-Kota Makassar, hingga jajaran pejabat lingkup Pemerintah Kota Makassar. Pada kesempatan itu, Indira Yusuf Ismail tampak memberikan perhatian khusus kepada istri almarhum, Andi Khadijah Fira Artilia J. Rifai. Dalam momen yang penuh haru tersebut, Indira terlihat berusaha menenangkan istri almarhum yang tampak sangat terpukul atas kepergian suaminya. Indira merangkul sang istri erat, sambil memberikan kata-kata penghiburan dan dukungan moril. Meskipun suasana sangat berat, kehadiran Indira memberikan secercah kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. Sebagai seorang pemimpin TP PKK yang juga sering berinteraksi langsung dengan Ketua TP PKK kecamatan, Indira memahami betul betapa besar kehilangan yang dirasakan oleh istri almarhum. Tak hanya sekadar rekan kerja, hubungan mereka sudah seperti keluarga yang saling mendukung dalam setiap langkah, baik dalam menjalankan tugas organisasi maupun dalam menghadapi cobaan hidup. “Saya tahu ini bukan masa yang mudah, tapi yakinlah bahwa almarhum telah menjalankan tugasnya dengan baik dan dengan sepenuh hati. Kami semua turut berduka dan akan selalu mendukung keluarga,” ujar Indira. Sesaat sebelum pelepasan jenazah, Indira tetap berada di sisi keluarga, memastikan bahwa istri almarhum mendapatkan dukungan yang ia butuhkan. “Di momen seperti ini, dukungan emosional adalah bagian penting dalam menghadapi duka yang mendalam, dan di saat-saat seperti ini, kekuatan dan kebersamaan menjadi hal yang sangat berharga,” pungkas Indira. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Tangis Danny Pomanto Pecah Saat Upacara Pelepasan Jenazah Almarhum Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri

Innalillahi Wa Innalillahi Rojiun, kepergian Almarhum Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri menghadap Sang Pencipta menyisahkan duka yang mendalam bagi keluarga besar Pemkot Makassar. Cali’ begitu ia akrab dipanggil, meninggal dunia diusianya ke 36 tahun dan meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak yang masih belia. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya di RS Plamonia pada 5 September 2024 pukul 14.43 Wita usai dirawat intensif akibat pecah pembuluh darah beberapa hari lalu. Tak ingin kehilangan moment terakhir kalinya bersama almarhum, Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto melapas jenazah almarhum. Danny Pomanto tiba di rumah duka pukul 9.43 Wita. “Selamat jalan camat andalanku, selamat jalan pamong terbaikku. Terima kasih kepada seluruh keluarga yang telah memberikan adinda Cali menjadi pamong terbaik yang kita miliki,” tangis Danny Pomanto pecah saat Upacara Pelepasan Jenazah Almarhum Syahrial Syamsuri, di Rumah Duka, Jumat (6/9/2024). Di hadapan keluarga dan pelayat yang hadir, Danny Pomanto menyebut bahwa almarhum adalah sosok pamong terbaik yang dimiliki Pemkot Makassar. Meski usianya masih terpaut muda, tapi Cali’ merupakan sosok pejabat pemerintah kota yang pekerja keras, loyal, dan memiliki integritas yang begitu tinggi. “Kehilangan seorang pamong yang luar biasa, itu adalah sebuah kehilangan yang besar bagi kami, kehilangan yang sangat besar bagi pemerintah kota,” tuturnya. “Hari ini kita berkumpul dalam cinta kita kepada almarhum. Saya banyak melihat kedukaan seperti ini, tapi saya jarang melihat bagaimana masyarakat yang luar biasa. Semua berduka, semua begitu rindu kepada beliau dan ini menjadi tanda insyaallah husnul khatimah,” ucap Danny Pomanto penuh haru. Usai Upacara Pelepasan, Jenazah Almarhum Camat Ujung Pandang Syahrial Syamsuri dibawa ke Masjid HM Asyik sebelum di kebumikan di TPU Islam Panaikang. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto Doakan Almarhum Syahrial di RS Pelamonia dan Dijadwalkan Melepas Jenazah Esok Hari

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mendoakan almarhum Syahrial Syamsuri saat melayat ke RS Pelamonia, Kamis, 5 September 2024. Danny Pomanto sapaan akrabnya juga dijadwalkan secara langsung akan melepas jenazah Camat Ujung Pandang itu, Jumat, 6 September besok. Danny mengatakan, saat mendapat kabar duka, dirinya langsung menyempatkan diri melayat dan mendoakan almarhum di RS sekitar pukul 15.00 Wita. Syahrial meninggal sekira pukul 14.43 Wita dan segera wali kota dua periode ini mengunjungi jenazah dan mengucapkan belasungkawa kepada keluarga. Di RS tadi, Danny mengaku terharu lantaran banyak sekali warga Makassar khususnya Kecamatan Ujung Pandang yang bersediih atas kepergian Cali sapaan akrab Syahrial. Mereka juga berbondong-bondong mengantar jenazah ke rumah duka. “Saya terharu sekaligus bangga karena saya benar-benar melihat masyarakat Kecamatan Ujung Pandang menangis di rs atas kepergian beliau,” ujar Danny di Balaikota sore tadi. Dia mengungkapkan apa yang dirasakan masyarakat sama dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat Kecamatan Ujung Pandang. “Saya kira sakit memang kehilangan orang terbaik. Memang, kalau orang baik kita merasa betul-betul kehilangan. Sosok Cali begitu panggilan saya kepada beliau ialah sosok yang diam,” kata Danny. Dia juga memuji sosok almarhum yang selalu 100 persen selalu melaksanakan perintah dengan baik. Dan tidak butuh pujian kalau mendapat prestasi. Danny mengaku sehari sebelum almarhum sakit sempat bertemu dengannya. Olehnya dia merasa kaget saat Cali masuk rumah sakit. Dia meminta warga Makassar mendoakan Cali juga memohon maaf atas nama keluarga jika ada kesalahan selama almarhum bertugas. “Saya mohon doakan agar beliau husnul khatimah menghadap sang khalik dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” harap Danny. Almarhum diketahui dirawat sejak Senin di RS Pelamonia dan meninggal pada, Kamis, 5 September hari ini pukul 14.43 Wita pada usia 36 tahun. Almarhum mengalami pecah pembuluh darah di otak sehingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Hanya saja sejak kejadian tersebut, almarhum tak pernah sadarkan diri hingga ajal menjemput. Almarhum meninggalkan istri Andi Khadijah Fira Artilia J Rifai dan tiga anaknya yakni, Muhammad Arsakha Jen Syahrial, Muhammad Syauqi Ar Rasya Syahrial dan Alea Nasyifa Syahrial. Kini jenazah sudah berada di rumah duka Jl Bonto Nompo No. 8 Gunung Sari. Rencananya almarhum akan dikebumikan di Pekuburan Panaikang selepas Jumat, besok. *** Sumber : Humas kominfo Makassar

Indira Yusuf Ismail Hadiri Pelantikan Sapma PP Sulsel, Dorong Sinergi untuk Kemajuan Makassar

Ketua TP PKK Kota Makassar, Indira Yusuf Ismail, menghadiri pelantikan Satuan Pelajar Siswa dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Provinsi Sulawesi Selatan. Pelantikan ini dilangsungkan di Hotel Aerotel Smile, Kamis (5/06/2024). Turut dihadiri Ketua MPC Pemuda Pancasila, Ketua Sapma PP Provinsi Sulsel, Ketua PP Kota makassar, serta sejumlah Anggota DPRD Kota Makassar. Pada sambutannya, Indira menyampaikan rasa bangganya kepada para pemuda-pemudi Sapma Pemuda Pancasila yang akan dilantik. Indira bangga mereka mampu mengenali dan mau mengembangkan potensi dengan bergabung di organisasi. “Alhamdulillah siang ini saya merasa terhormat dan bangga bisa berdiri di hadapan para pemuda pemudi Sapma Pemuda Pancasila. Hari ini insya Allah akan dilaksanakan pelantikan,” ucap Indira. Lanjut, Indira tidak lupa menyampaikan selamat kepada para pemuda-pemudi yang merupakan kader dan calon pengurus PP yang akan dilantik. Pada kesempatan itu, indira juga menegaskan pentingnya kolaborasi Sapma Pemuda Pancasila dalam mendukung Kesuksesan Program Pemerintah Kota Makassar. Seperti ikut berpartisipasi mendukung berbagai program Pemerintah Kota Makassar ataupun mengajak dan memberikan edukasi kepada sesama pemuda Kota Makassar. “Semoga ke depannya kader dan pengurus dapat berkolaborasi dengan seluruh pemuda-pemudi di Makassar untuk membantu mensukseskan program pemerintah kota,” tambahnya. Indira berharap, kegiatan pelantikan ini menjadi momentum penting bagi Sapma Pemuda Pancasila dalam berperan aktif membantu pembangunan dan kemajuan kota Makassar.(*) Sumber : Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto dan Dubes Australia Penny Williams Bahas Kerja Sama Pendidikan dan Lingkungan

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto bersama Dubes Australia untuk Indonesia Penny Williams membahas kerja sama antara Pemkot Makassar dengan Australia. “Ini bukan sebuah kunjungan pertama dan bukan kunjungan orang baru. Beliau sudah berapa kali ke sini. Jadi kami sudah punya kerja sama begitu panjang, begitu padat dan begitu serial,” kata Danny Pomanto sapaan akrabnya usai menerima Penny di Kantor Balaikota, Kamis, 5 September 2024. Olehnya, Danny bersyukur karena Penny kembali ke Makassar sehingga bisa bercerita banyak hal tentang sejarah, pendidikan, penelitian, dan lainnya. Dengan banyaknya kolaborasi dengan dua negara ini, terbukti begitu banyak alumni Australia di Kota Makassar. Danny menambahkan, pihaknya juga berminat dalam kerja sama mengurangi emisi karbon di Makassar. Yang mana dalam pertemuan singkat itu, mereka menyebut bahan bangunan seperti kaca dapat meningkat emisi karbon. Kaca memacu suhu tinggi yang mana menyebabkan kondisi lebih panas dari sinar matahari itu. Makanya itu masuk dalam emisi karbon. “Dengan rencana penelitian ini kami langsung nyatakan berminat,” ucap Danny. Pasalnya, tekan dia, Makassar sudah punya semangat low carbon sehingga semangatnya sama persis dengan apa yang menjadi riset tersebut. Apalagi, Pemkot Makassar kini tengah menggunakan panel surya di sekolah, motor listrik, dan pembangunan PSEL yang sebentar lagi dimulai. “Jadi persis sebagaimana apa yang dibahas,” tekannya. Penny dalam kesempatan yang sama mengungkapkan sudah beberapa kali ke Makassar dan bertemu dengan Danny. “Kami bicara tentang kerja sama Australia-Makassar khususnya di bidang pendidikan, riset dan investasi serta perdagangan,” katanya. “Kami juga bicara tentang sejarah panjang Makassar, Sulsel dengan Australia,” sambungnya. *** Sumber : Humas Kominfo Makassar

Danny Pomanto dan Warga Makassar Berduka, Camat Ujung Pandang Berpulang

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengucapkan rasa belasungkawa atas meninggalnya Camat Ujung Pandang, Syahrial Syamsuri. Danny Pomanto sapaan akrab Ramdhan Pomanto mengaku dirinya dan masyarakat Kota Makassar merasa kehilangan sosok yang berdedikasi tinggi. “Saya kira sakit memang kehilangan orang terbaik. Memang, kalau orang baik kita merasa betul-betul kehilangan. Sosok Cali begitu panggilan saya kepada beliau ialah sosok yang diam,” kata Danny di Balaikota, Kamis, 5 September 2024. Dia juga memuji sosok almarhum yang selalu 100 persen selalu melaksanakan perintah dengan baik. Dan tidak butuh pujian kalau mendapat berprestasi. Danny mengaku sehari sebelum almarhum sakit sempat bertemu dengannya. Olehnya dia merasa kaget saat Cali masuk rumah sakit. Danny juga menyaksikan betul bahwa masyarakat Kecamatan Ujung Pandang khususnya semuanya menangis atas kepergian beliau. “Makanya saya bangga kepada almarhum. Kami mohon maaf atas nama keluarga jika ada kesalahan selama beliau bertugas. Saya mohon doakan agar beliau Husnul khatimah menghadap sang khalik dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah,” harap Danny. Almarhum diketahui dirawat sejak Senin di RS Pelamonia dan meninggal pada, Kamis, 5 September hari ini pukul 14.43 Wita pada usia 36 tahun. Almarhum mengalami pecah pembuluh darah di otak sehingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan. Hanya saja sejak kejadian tersebut, almarhum tak pernah sadarkan diri hingga ajal menjemput. Almarhum meninggalkan istri Andi Khadijah Fira Artilia J Rifai dan tiga anaknya yakni, Muhammad Arsakha Jen Syahrial, Muhammad Syauqi Ar Rasya Syahrial dan Alea Nasyifa Syahrial. Kini jenazah sudah berada di rumah duka Jl Bonto Nompo No. 8 Gunung Sari. Rencananya almarhum akan dikebumikan di Pekuburan Panaikang selepas Jumat, besok. *** Sumber : Humas Kominfo Makassar

Kemenag RI Visitasi Kepemimpinan Nasional PKN ke Makassar, Pj Sekda Berbagi Inovasi dan Konsep Sombere And Smart City

Pj Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra menerima kunjungan peserta visitasi kepemimpinan nasional PKN tingkat II angkatan XXVII Kementerian Agama (Kemenag) RI Badan penelitian dan pengembangan dan pendidikan pelatihan, di Ruang Sipakalebbi, Rabu (4/09/2024). Visitasi ini diketuai Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Kemenag RI, Dr. H. Syafi’i M. Ag dengan 15 orang peserta dari latar belakang berbeda-beda. “Hari ini kami kedatangan tamu-tamu hebat. Selamat datang di Kota Makassar. Terimakasih sudah memilih Kota Makassar sebagai titik lokusnya untuk visitasi kepemimpinan,” ucap Firman. Visitasi Kepemimpinan Nasional ini diisi dengan sesi pemaparan dan diskusi yang berfokus pada berbagai aspek pemerintahan, termasuk inovasi dalam pelayanan publik, digitalisasi dan tata kelola pemerintahan serta konsep sombere and smart city. Firman Pagarra mengatakan keberhasilan kota Makassar tidak terlepas dari pemimpin yang memiliki kemampuan menciptakan solusi lewat inovasi. Ratusan inovasi yang dimiliki kota Makassar ini sangat memicu peningkatan PAD yang berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Selain itu, Dia menjelaskan di Kota Makassar sendiri ada namanya protokol sentuh hati. Dimana seluruh lurah dan camat mengunjungi rumah warga setiap harinya. “Sombere and Smart City sebagai platform dan induk kota pintar bagi Makassar telah menghasilkan beragam program cerdas untuk mengidentifikasi persoalan dan sekaligus telah menemukan solusinya. Salah satunya, melalui program Lorong Wisata yang memuat 21 konten,” ungkapnya. Tak hanya itu, Ia pula memperkenalkan beberapa aplikasi penunjang keberhasilan kota Makassar di sektor pendapatan yakni Pakinta dan peran aktif RT/RW yang ikut menyukseskan. Sesuai dengan tema penguatan layanan publik dengan digitalisasi. Pada sesi ini pula, Plt Kadiskominfo, Ismawaty Nur turut memaparkan konsep pelayanan publik di Kota Makassar yang berbasis digitalisasi dan Kepala Bappeda, Andi Zulkifly Nanda memaparkan terkait item-item dari RPJPN. Sementara, Kepala Pusdiklat Tenaga Administrasi Kemenag RI, Dr. H. Syafi’i M. Ag berterima kasih kepada jajaran Pemkot Makassar atas sambutannya yang luar biasa. Ia berharap semoga visitasi ini membuahkan hasil yang maksimal dan dapat menjadi bahan untuk keberhasilan aksi proyek perubahan bagi peserta diklat. “Jadi ada dua lokus yang kami pilih Kota Makassar dan Denpasar. Di Makassar kami 30 orang hadir tapi terbagi dua lagi lokasinya di Pemkot dan di UIN. Kami pilih makassar karena melihat potensi dan inovasinya yang luar biasa. Semoga peserta diklat ini dapat belajar dan mengambil hal-hal yang penting,” harapnya. (*) Sumber : Humas Kominfo Makassar

Melalui Kajian Perawatan Jenazah, TP PKK Kota Makassar Dorong Kesiapan Masyarakat Hadapi Situasi Darurat

Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan dan peningkatan pengetahuan anggota PKK dalam hal perawatan jenazah, Pokja I TP PKK Kota Makassar kembali mengadakan kegiatan rutin Kajian Islam terkait perawatan jenazah, Selasa (3/9/2024). Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor TP PKK Kota Makassar, dan diikuti sebanyak 200 masyarakat dari perwakilan 5 kecamatan se-Kota Makassar, yakni Mamajang, Panakkukang, Ujung tanah, Manggala, dan Ujung Pandang. Kegiatan ini juga bakal dilaksanakan selama tiga hari ke depan dan menyasar seluruh kecamatan di Kota Makassar. Tema yang diangkat pada kajian kali ini tidak hanya relevan secara praktis, tetapi juga sarat akan nilai-nilai Islami yang dipegang teguh oleh masyarakat Kota Makassar. Melalui kajian ini, TP PKK Kota Makassar berupaya melestarikan tradisi dan nilai-nilai Islam yang diwariskan secara turun-temurun. Perawatan jenazah merupakan salah satu ritual penting dalam agama Islam, yang harus dilakukan dengan penuh kesucian dan kehormatan. Dengan memberikan pemahaman yang benar mengenai proses ini, Pokja I TP PKK ingin memastikan bahwa masyarakat memiliki kesiapan mental dan keterampilan yang diperlukan dalam situasi yang memerlukan penanganan jenazah. Selain itu, kegiatan ini juga mencerminkan peran aktif TP PKK dalam mendukung kesiapan masyarakat menghadapi situasi darurat. Tidak jarang, pengetahuan tentang perawatan jenazah menjadi krusial ketika suatu keluarga atau kerabat kehilangan anggotanya. Selain penjelasan teoretis, peserta juga diberikan kesempatan untuk menyaksikan langsung tata cara memandikan dan mengkafani jenazah. Demonstrasi ini dilakukan oleh para ahli yang dipimpin langsung oleh Ketua Pokja I Yeyen Ma’mun Rauf, yang menunjukkan setiap langkah dengan detail, sehingga peserta dapat memahami dan mempraktikkan proses tersebut dengan benar. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya mengetahui, tetapi juga mampu melaksanakan tugas ini jika diperlukan di masa mendatang. “Kajian ini penting bagi kita semua, terutama dalam menjalankan tanggung jawab sosial sebagai bagian dari masyarakatnya yang saling membantu. Perawatan jenazah ini bukan hanya soal pengetahuan teknis, tetapi juga tentang penghormatan terakhir yang kita berikan kepada orang yang kita cintai,” ujar Yeyen. Selain penguatan pengetahuan, TP PKK Kota Makassar juga menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemakaman yang Islami dan layak. Kajian ini merupakan salah satu bentuk konkret dari dukungan tersebut, di mana para peserta diajarkan untuk mempraktikkan proses perawatan jenazah sesuai dengan tuntunan agama. “Hal ini juga sejalan dengan visi kami di TP PKK Kota Makassar untuk membentuk masyarakat yang tidak hanya sehat jasmaninya, tetapi juga rohaninya,” paparnya. Yeyen juga menambahkan bahwa kajian ini tidak hanya memperkaya pengetahuan agama para peserta, tetapi juga memperkuat ikatan spiritual dan sosial di kalangan masyarakat. Diharapkan, melalui kegiatan ini masyarakat Kota Makassar bisa semakin siap menghadapi berbagai situasi, baik dalam hal perawatan jenazah maupun dalam aspek kehidupan lainnya yang menuntut kedewasaan, pengetahuan, dan kesigapan. “Kajian seperti ini menjadi sarana penguatan spiritual yang sangat berarti, apalagi dengan tema yang sangat esensial seperti perawatan jenazah. Ini juga mempererat hubungan di antara masyarakat karena kita belajar bersama dan saling mendukung dalam setiap aspek kehidupan,” jelas Yeyen. Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan paket perangkat alat mandi jenazah kepada 5 orang perwakilan tiap kecamatan. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Kapolrestabes, Dandim dan Pj Sekda Kota Makassar Komitmen Bersama Wujudkan Pilkada Damai 2024

Pj Sekda Kota Makassar, Firman Hamid Pagarra bersama Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib dan Dandim 1408/Makassar, Letkol Inf Lizardo Gumay menyatakan komitmen bersama untuk mewujudkan pemilu damai 2024. Hal itu diungkapkan saat menghadiri kegiatan Cooling Sistem yang dihadiri oleh seluruh Kapolsek, Camat, Lurah, Bhabinkabtimmas, Babinsa se Kota Makassar, di Tribun Lapangan Karebosi, Senin (02/09/2024). Cooling sistem ini digelar sebelum pilkada serentak November 2024 mendatang dengan tujuan menyatukan komitmen bersama dari tiga pilar demi wujudkan pilkada serentak yang damai dan aman. Karenanya, Firman Pagarra dalam sambutannya menitipkan kepada semua pihak baik itu dari penyelenggara, peserta, unsur TNI dan Polri serta jajaran Pemerintah Kota untuk menjaga marwah pilkada serentak tahun 2024. Dimana seluruh proses tahapan kegiatan pilkada ini wajib bersama-sama bertanggung jawab untuk menjaga keamanan, ketertiban dan kondusifitas wilayah Kota Makassar. “Makassar selalu masuk dalam zona merah setiap pilkada namun kita selalu melewati hal tersebut. Terbukti selama enam tahun terakhir ini Makassar selalu berhasil menjaga ketertiban dan keamanan pemilu serentak tahun ini,” ucapnya. Keberhasilan itu disebut Firman tak lepas dari keterlibatan pihak TNI/Polri yang senantiasa menjaga dan berusaha meningkatkan sinergitas mulai dari tahapan pilkada hingga selesai. “Kegiatan ini sangatlah tepat diadakan deklarasi pilkada damai sebelum dimulainya tahapan masa kampanye berlangsung. Hal ini merupakan bukti adanya semangat untuk secara bersama-sama mewujudkan pemilu damai, langsung umum, bebas, rahasia, jujur dan adil di Kota Makassar,” tuturnya. Melalui deklarasi pilkada damai dengan tujuan cooling sistem ini dapat berjalan aman dan kondusif. Usai sambutan, Firman pun membacakan komitmen pilkada damai. Sementara, Kapolrestabes Kota Makassar, Kombes Mokhamad Ngajib menyebutkan tingkat kerawanan dalam pilkada tahun ini sangatlah besar dibandingkan pilkada-pilkada sebelumnya. Karena kontestannya berasal dari wilayah yang sama. “Tapi saya yakin kita bersama-sama bisa menjaga ketentraman penyelenggaraan pilkada agar integritas yang adil, objektik dan profesional bisa terwujud di Kota Makassar,” pungkasnya. (*) Sumber : Humas Kominfo Makassar

Makassar Juara Umum I Harganas ke-31 Tingkat Sulsel, Danny Pomanto: Keluarga Inti Sebuah Kota

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto menghadiri puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, di Kantor Bupati Maros, Senin (2/9/2024). Selain dihadiri perwakilan dari 24 kabupaten/kota di Sulsel, juga turut hadir Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN RI Bonivasius Prasetya Ichtiarto dan Kepala BKKBN Sulsel Shodiqin. Kepala BKKBN Sulsel Shodiqin dalam arahannya mengatakan keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat dan memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. “Ini merupakan bentuk apresiasi dan komitmen pemerintah terhadap keluarga-keluarga di Indonesia. Peringatan HARGANAS diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam merevitalisasi kembali peran keluarga dalam pembangunan,” kata Shodiqin. Mengusung tema ‘Keluarga Berkualitas menuju Indonesia Emas’, mencerminkan komitment kita di dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga indonesia menuju 2045. Kata Shodiqin, salah satu tantangan besar yang dihadapi Indonesia saat ini adalah isu stunting yang masih menjadi perhatian utama. Prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan sebesar 15,7% dalam 1 dekade terakhir dengan rata-rata penurunan sekitar 1,57 per tahun. Meski begitu, angka tersebut masih jauh dari target 14% di 2024 sehingga langkah-langkah strategih berfokus pada upaya pengukuran yang tepat dan intervensi serentak pencegahan stunting di seluruh wilayah Indonesia. “Upaya ini mencakup peningkatan akses dan kesadaran masyarakat terhadap gizi yang baik pada masa pertumbuhan anak serta perbaikan layanan kesehatan ibu dan anak,” tuturnya. BKKBN Sulsel tahun ini juga meraih sebelas penghargaan dari BKKBN RI yang diserahkan pada peringatan Harganas di Semarang waktu lalu. Empat diantaranya dari Kota Makassar. “Harapan kita capaian prestasi nasional ini dapat menjadi motivasi dan penyemangat bagi kita kedepan menyukseskan pelaksanaan Program Bangga Kencana dan percepatan penurunan stunting khususnya di Sulsel,” ungkapnya. Disela-sela puncak peringatan Harganas Tingkat Provinsi Sulsel yang diselenggarakan di Maros, Danny Pomanto menyempatkan diri meninjau both IPeKB Sulsel. Yaitu Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana Indonesia yang merupakan organisasi profesi Penyuluh KB. Dibentuk untuk meningkatkan kesadaran sikap, mutu, dan kegiatan penyuluh KB di Bidang Bangga Kencana. Sehingga pada momentum ini, Danny Pomanto mengucapkan Selamat Hari Keluarga Nasional ke-31. Katanya, inti dari pembangunan sebuah kota “Di Makassar kita punya program yang relevan dengan ini dan itulah kenapa saya medapatkan Satyalencana Wira Karya dari Presiden Jokowi. Kita ada program Jagai Anakta,” ungkap Danny Pomanto. Ia juga menaruh perhatian yang lebih terhadap IPeKB Sulsel, karena menurutnya yang diurus tidak hanya menyangkut kota/daerah tapi soal kehidupan. IPeKB, lanjut Danny Pomanto sejalan dengan program Jagai Anakta’ yang ia gagas periode pertama dirinya menjabat sebagai Wali Kota Makassar. “Artinya inti dari sebuah kota itu adalah keluarga, dan inti dari sebuah keluarga adalah ibu dan anak. Tidak menyepelekan bapak, tapi kalau ibu betul-betul mengurus anaknya maka Insyaallah sebuah kota atau provinsi akan jauh lebih baik,” bebernya. Peringatan Harganas ke-31 Tingkat Provinsi Sulsel sudah berlangsung sejak 1-2 September 2024. Makassar keluar menjadi juara umum usai berhasil menang di delapan kategori lomba dari 18 kategori yang diperlombakan. Yakni Juara II Kategori Penyuluh PNS, Kampung KB Nusa Indah Kelurahan Pannampu (Apresiasi Kampung KB Sulsel), Juara III Rumah Dataku Marsel Kelurahan Maricaya Selatan (Apresiasi Rumah Dataku Provinsi Sulsel). Juara I Sekolah Siaga Kependudukan Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Makassar. Juara 1, 2, dan 3 Lomba Ajang Kreasi Kawulah Muda (AKUKAMU) kategori remaja inklusi. Juara 1 ASIK KBPP kategori Bidan STAR KBPP, Juara 1 Peran Klinik Swasta dalam Peningkatan Pelayanan KB, Juara 1 Role Model TPMB dalam Pelayanan KB. Sumber : Humas Kominfo Makassar

Skip to content